Categories: Metro 24 Jam

Mayat Diduga Dikubur Dalam Rumah, Pengelola Pesantren Disebut Pernah Terlibat Kasus Cabul

Warga di kawasan Lingkungan VI, Jalan Pasar 1, Gang Kancil, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, meminta polisi segera membongkar salah satu lantai kamar di rumah eks pesantren yang diduga menjadi lokasi penguburan mayat.

Sejumlah warga mengaku curiga adanya dugaan pembunuhan karena pengelola pesantren sebelumnya terlibat kasus fedofilia (pencabulan anak).

“Sebelumnya kami sudah masuk ke dalam rumah itu bang, bau kali. Memang aku belum pernah mencium bau mayat manusia, tapi ini memang baunya macam bangkai gitulah bang,” sebut seorang wanita yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi tersebut.

Mereka meminta polisi segera melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk memberikan kepastian kepada warga.

“Kalau sudah dibongkar kan kami puas bang. Kalau memang gak ada syukurlah, tapi kalau memang ada pembunuhan di situ, kami kan khawatir juga. Apalagi, pengelola pesantren itu sudah pernah kasus pencabulan, disodominya santri. Sekarang kabarnya sudah bebas pula itu,” beber wanita itu, diamini warga lainnya yang juga mengaku sudah masuk ke rumah tersebut sebelumnya.

Meski begitu, wanita itu mengaku tak ingat persis kapan masuk ke dalam rumah tersebut. “Pokoknya rame waktu itu kami ke dalam, tapi gak ingat persis kapan itu. Bau… kali!” katanya sembari kembali menegaskan aroma tak sedap yang sempat tercium.

Warga juga mengaku siap membayar ganti rugi kerusakan yang diakibatkan pembongkaran, jika dugaan mereka ternyata tidak benar.

“Udah kami bilang sama Kepling, kalau memang nanti gak ada mayat di bawah lantai itu, kami semua mau mengganti keramik yang rusak. Sama polisi pun sudah kami bilang. Biar pasti aja semua bang,” katanya lagi.

Sementara itu, wanita paruh baya yang sebelumnya sempat dibawa beberapa pria menaiki mobil, saat diwawancarai Metro24jam.com mengatakan, saat itu dia dibawa ke tempat salah satu korban pencabulan pengelola pesantren.

“Ooo..! Tadi itu aku dibawa untuk mencari anak yang jadi korban cabul itu. Tapi dia mengaku cuma dicabuli, gak pernah tau soal kamar itu. Katanya, itu kamar rahasia, gak ada santri yang pernah masuk situ,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi sekira pukul 00.15 Wib, sejumlah personel kepolisian tanpa seragam menginterogasi seorang wanita lain yang sebelumnya mengaku pertama kali mencium aroma tak sedap tersebut.

Dalam keterangannya kepada polisi, wanita tersebut kembali menegaskan bahwa setelah mencium aroma tak sedap tersebut, seorang wanita yang juga warga setempat sempat terlihat seperti kesurupan dan meminta agar 4 ubin berbeda di dalam salah satu kamar agar dibongkar.

“Nggak tau kalau ibu itu kesurupan atau tidak, tapi waktu ngomong gitu (meminta lantai dibongkar-red), matanya entah ke mana-mana,” kata perempuan berperawakan gemuk tersebut kepada polisi yang disebut dari Polda Sumatera Utara.

Warga berkerumun mengikuti petugas yang akan masuk ke dalam rumah. (Metro24jam.com)

Usai meminta keterangan wanita tersebut, polisi kemudian masuk ke dalam rumah didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) setempat. Salah seorang petugas mengatakan, mereka masuk untuk memeriksa kondisi ubin kamar yang disebut telah diganti.

“Kita mau memeriksa aja dulu,” katanya sembari menutup gerbang pagar.

Saat petugas masuk, warga kembali berteriak agar polisi segera membongkar lokasi dimaksud. “Bongkar…! Bongkar…!” Teriak warga dari luar pagar,
namun masih dalam suasana terkendali dan tenang.

Sekira 15 menit di dalam rumah, petugas kemudian keluar dan tak lama kemudian langsung meninggalkan lokasi.

“Besok (Senin, 14/9/2020) pagi katanya dibongkar,” sebut salah seorang warga. (asp)

BACA JUGA:
Beredar Isu Ada Mayat Dikubur di Rumah Eks Pesantren, Warga Pasar 1 Tanjung Sari Heboh!

Recent Posts

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin…

19 jam ago

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar,…

19 jam ago

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy…

20 jam ago

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang…

21 jam ago

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon…

22 jam ago

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di…

23 jam ago