Sabtu, 26 September 2020 | 06.17 WIB
Value Impression Banner
Metro24Jam>News>Mayat Diduga Dikubur Dalam Rumah, Pengelola Pesantren Disebut Pernah Terlibat Kasus Cabul

Mayat Diduga Dikubur Dalam Rumah, Pengelola Pesantren Disebut Pernah Terlibat Kasus Cabul

Senin, 14 September 2020 - 05:20 WIB

IMG-99570

Petugas saat meminta keterangan saksi yang mengaku pertama kali mencium aroma tak sedap dari dalam rumah. (Metro24jam.com)

Sky Scrapper Value Impression

MEDAN, metro24jam.com – Warga di kawasan Lingkungan VI, Jalan Pasar 1, Gang Kancil, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, meminta polisi segera membongkar salah satu lantai kamar di rumah eks pesantren yang diduga menjadi lokasi penguburan mayat.

Sejumlah warga mengaku curiga adanya dugaan pembunuhan karena pengelola pesantren sebelumnya terlibat kasus fedofilia (pencabulan anak).

“Sebelumnya kami sudah masuk ke dalam rumah itu bang, bau kali. Memang aku belum pernah mencium bau mayat manusia, tapi ini memang baunya macam bangkai gitulah bang,” sebut seorang wanita yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi tersebut.

Mereka meminta polisi segera melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk memberikan kepastian kepada warga.

“Kalau sudah dibongkar kan kami puas bang. Kalau memang gak ada syukurlah, tapi kalau memang ada pembunuhan di situ, kami kan khawatir juga. Apalagi, pengelola pesantren itu sudah pernah kasus pencabulan, disodominya santri. Sekarang kabarnya sudah bebas pula itu,” beber wanita itu, diamini warga lainnya yang juga mengaku sudah masuk ke rumah tersebut sebelumnya.

Meski begitu, wanita itu mengaku tak ingat persis kapan masuk ke dalam rumah tersebut. “Pokoknya rame waktu itu kami ke dalam, tapi gak ingat persis kapan itu. Bau… kali!” katanya sembari kembali menegaskan aroma tak sedap yang sempat tercium.

Warga juga mengaku siap membayar ganti rugi kerusakan yang diakibatkan pembongkaran, jika dugaan mereka ternyata tidak benar.

“Udah kami bilang sama Kepling, kalau memang nanti gak ada mayat di bawah lantai itu, kami semua mau mengganti keramik yang rusak. Sama polisi pun sudah kami bilang. Biar pasti aja semua bang,” katanya lagi.

Sementara itu, wanita paruh baya yang sebelumnya sempat dibawa beberapa pria menaiki mobil, saat diwawancarai Metro24jam.com mengatakan, saat itu dia dibawa ke tempat salah satu korban pencabulan pengelola pesantren.

“Ooo..! Tadi itu aku dibawa untuk mencari anak yang jadi korban cabul itu. Tapi dia mengaku cuma dicabuli, gak pernah tau soal kamar itu. Katanya, itu kamar rahasia, gak ada santri yang pernah masuk situ,” ungkapnya.

Pantauan di lokasi sekira pukul 00.15 Wib, sejumlah personel kepolisian tanpa seragam menginterogasi seorang wanita lain yang sebelumnya mengaku pertama kali mencium aroma tak sedap tersebut.

Dalam keterangannya kepada polisi, wanita tersebut kembali menegaskan bahwa setelah mencium aroma tak sedap tersebut, seorang wanita yang juga warga setempat sempat terlihat seperti kesurupan dan meminta agar 4 ubin berbeda di dalam salah satu kamar agar dibongkar.

“Nggak tau kalau ibu itu kesurupan atau tidak, tapi waktu ngomong gitu (meminta lantai dibongkar-red), matanya entah ke mana-mana,” kata perempuan berperawakan gemuk tersebut kepada polisi yang disebut dari Polda Sumatera Utara.

Warga berkerumun mengikuti petugas yang akan masuk ke dalam rumah. (Metro24jam.com)

Usai meminta keterangan wanita tersebut, polisi kemudian masuk ke dalam rumah didampingi Kepala Lingkungan (Kepling) setempat. Salah seorang petugas mengatakan, mereka masuk untuk memeriksa kondisi ubin kamar yang disebut telah diganti.

“Kita mau memeriksa aja dulu,” katanya sembari menutup gerbang pagar.

Saat petugas masuk, warga kembali berteriak agar polisi segera membongkar lokasi dimaksud. “Bongkar…! Bongkar…!” Teriak warga dari luar pagar, namun masih dalam suasana terkendali dan tenang.

Sekira 15 menit di dalam rumah, petugas kemudian keluar dan tak lama kemudian langsung meninggalkan lokasi.

“Besok (Senin, 14/9/2020) pagi katanya dibongkar,” sebut salah seorang warga. (asp)

BACA JUGA:
Beredar Isu Ada Mayat Dikubur di Rumah Eks Pesantren, Warga Pasar 1 Tanjung Sari Heboh!

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
4 Ruko di Mongonsidi Ludes Dilahap Api, Diduga Gara-gara Korsleting
BREAKING NEWS

4 Ruko di Mongonsidi Ludes Dilahap Api, Diduga Gara-gara Korsleting

Empat unit ruko di Jalan Mongonsidi, Kelurahan Polonia, Medan Polonia, ludes terbakar, Jumat (25/9/2020) jam 23.30 Wib. Tidak ada korban ...
Naik Motor Lampu Tak Nyala, 2 Remaja Kampung Banjar Tabrakan, Warga Jalan Nagur Sekarat!

Naik Motor Lampu Tak Nyala, 2 Remaja Kampung Banjar Tabrakan, Warga Jalan Nagur Sekarat!

Seorang pria terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami kecelakaan di Jalan Pendidikan, Simpang Gang Semangka, Kelurahan Sukadame, Siantar Utara, ...
Ibu-ibu Perwiritan Sakinah Kecamatan Siantar Dukung Paslon H4RUS

Ibu-ibu Perwiritan Sakinah Kecamatan Siantar Dukung Paslon H4RUS

Dr H Anton Achmad Saragih menghadiri undangan Perwiridan Sakihan dari ibu-ibu di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Jum'at (25/9/2020). Kunjungan Calon ...
Tak Sampai 6 Jam, Polisi Tangkap Perampok dan Pembunuh Sekretaris Peternakan Ayam di Binjai

Tak Sampai 6 Jam, Polisi Tangkap Perampok dan Pembunuh Sekretaris Peternakan Ayam di Binjai

Personel Polres Binjai berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan seorang wanita Rani Anggraini, warga Tanjung Merahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat ...
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Kiri Desa Bagan Dalam, Keluarga Siapa?

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Kiri Desa Bagan Dalam, Keluarga Siapa?

Sesosok mayat laki-laki ditemukan nelayan mengambang di aliran Sungai Kiri, Dusun X, Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, ...
Baru Beli Sabu, 2 Pecandu Dicegat Personel Polsek Medan Baru di Cinta Damai Helvetia

Baru Beli Sabu, 2 Pecandu Dicegat Personel Polsek Medan Baru di Cinta Damai Helvetia

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru menangkap 2 pecandu sabu-sabu di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Cinta Damai Kecamatan Medan Helvetia, ...
Value Impression
VI Outstream
Value Impression Video
Awie
MGID

Loading…