Categories: Metro 24 Jam

Beredar Isu Ada Mayat Dikubur di Rumah Eks Pesantren, Warga Pasar 1 Tanjung Sari Heboh!

Ratusan warga berjubel-jubel mendatangi Jalan Pasar 1, Gang Kancil, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Minggu (13/9/2020) malam.

Pasalnya, beredar isu bahwa ada mayat dikubur di dalam salah satu rumah, yang sebelumnya merupakan lokasi pesantren di kawasan tersebut. “Bongkar…! Bongkar…!” Teriak puluhan warga di lokasi, saat Metro24jam.com mendekati lokasi rumah.

Sejumlah personel Polsek Sunggal dipimpin Kanit Reskrim AKP Budiman Simanjuntak juga sudah berada di lokasi untuk mengamankan massa, sekira pukul 21.50 Wib.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, isu pembunuhan itu berawal dari keterangan salah seorang warga yang disebut kesurupan. Wanita itu kemudian meminta agar sejumlah keramik yang disebut sudah tidak seragam lagi dengan ubin lainnya di dalam rumah itu agar dibongkar.

“Katanya ada warga sini ada mencium bau tak sedap. Terus ada ibu-ibu kesurupan di situ. ‘Bongkar keramik itu!’ gitu katanya. Keramik yang disuruh bongkar itu memang sudah beda, kayak pasangan baru gitu,” ungkap salah seorang warga sekitar yang mengaku tinggal tak jauh dari lokasi.

Berdasarkan ucapan wanita yang disebut sedang kesurupan tersebut, warga kemudian menghubungi Kepala Lingkungan setempat yang kemudian meneruskannya ke lurah dan Polsek Sunggal.

“Makanya polisi datang ke sini, kalau nggak takutnya nanti dibongkar massa ini,” sebutnya lagi.

Terkait isu pembunuhan itu, warga itu mengatakan, bahwa sebelumnya ada seorang ibu yang mencari putranya ke lokasi. Namun saat itu, wanita tersebut tak menemukan apa-apa karena pesantren itu sudah ditutup.

“Jadi ini masih nunggu yang punya rumah, orang ini (polisi) nggak mau membongkar kalau gak ada yang punya rumah,” sebutnya.

Meski begitu, pria tersebut mengaku tak mengetahui siapa dan di mana pemilik rumah tersebut berada. Ia menjelaskan, dugaan warga berawal dari kasus yang sebelumnya menimpa pengelola pesantren beberapa waktu lalu.

“Dulu pengelola pesantrennya ditangkap karena kasus sodomi. Kalau gak salah sebelum corona ini lah, sekitar bulan 2 (Februari) atau bulan 3,” katanya.

Setelah terungkapnya kasus tersebut, pesantren dan para santri, menurut dia memang terlihat kurang terurus. “Kalau pesantren ini sudah ada sekitar 1 bulan lah ditutup. Mungkin gara-gara kasus itu,” katanya lagi.

Mobil yang ditumpangi wanita yang dibawa dari lokasi rumah. (Metro24jam.com)

Pantauan di lokasi, seorang wanita berusia lanjut terlihat dibawa beberapa pria dari lokasi halaman rumah ke dalam salah satu mobil yang terparkir di Jalan Pasar 1. Seorang wanita lainnya terlihat mengikuti wanita tersebut sembari bertanya, “Mau dibawa ke mana?”

Saat ditanyai Metro24jam.com, perempuan berusia sekitar 30 tahun itu mengaku bahwa dia dan keluarganya yang pertama kali mencium aroma tak sedap dari lokasi eks pesantren tersebut.

“Kami semua tau lah bang. Tercium kali kok!” katanya sembari berlalu dan tak bersedia lagi memberikan penjelasan lebih rinci.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak saat dikonfirmasi di lokasi mengaku pihaknya belum bisa mengambil tindakan apa pun terkait dugaan-dugaan warga tersebut.

“Apa mau kita buat? Ini kan belum pasti semua. Kalau ada yang mengetahui silahkan lapor ke Polsek biar kita proses,” katanya sembari berlalu. (asp)

Recent Posts

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan…

8 jam ago

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor…

10 jam ago

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).…

11 jam ago

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli…

11 jam ago

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk…

12 jam ago

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu…

13 jam ago