Categories: Metro 24 Jam

Polresta Deliserdang Paparkan Tersangka Pembunuh Nick Wilson, Ini Motifnya!

Polresta Deliserdang memaparkan pengungkapan kasus pembunuhan Nick Wilson (13) alias Dimas, pelajar Kelas II SMPN Galang, Rabu (2/8/2020).

Remaja warga Dusun IV, Desa Ujung Rambe, Kecamatan Bangun Purba itu, sebelumnya ditemukan warga tewas dengan kondisi terikat dalam goni di aliran Sungai Merah, Dusun V, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu (18/8/2020) lalu.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi dalam keterangannya kepada awak media mengatakan, pelaku tunggal yang menghabisi Nick adalah Masri (25), warga Desa Tanjung Siporkis, Kecamatan Galang.

“Tersangka Masri ditangkap personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang pada Sabtu (29/08/2020) sekira pukul 15.00 Wib di Jalan Lintas Sumatera, Simpang Jembatan Merah, Desa Purba Baru, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal,” jelasnya.

Selain itu, polisi juga mengamankan dua tersangka lain yang terlibat dalam penjualan sepedamotor milik Nick Wilson, masing-masing berinisial E dan B.

Masri ditangkap setelah polisi mengimbau keluarganya agar ia menyerahkan diri. Pria itu akhirnya menyerahkan diri dan dijemput personel Sat Reskrim Polresta Deliserdang di Kabupaten Madina.

Kapolresta menjelaskan, sebelum pengungkapan, Sat Reskrim sudah memeriksa 17 saksi dan melakukan analisa secara bertahap hingga akhirnya menetapkan tersangka.

“Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sakit hati kepada abang korban dan korban yang katanya sering mengejek ayahnya dan di rumah tersangka juga sering dijadikan tempat menggunakan dan peredaran narkoba,” jelas Yemi didampingi Kasat Reskrim Kompol Muhammad Firdaus.

Pembunuhan itu berawal pada Sabtu (15/08/2020) sekitar pukul 09.00 Wib. Saat itu Masri bertemu dengan Nick Wilson. Masri kemudian memaksa remaja itu membawanya ke arah Jembatan Permina di Sungai Merah, Dusun V, Desa Sei Merah, Tanjung Morawa dengan mengendarai sepedamotor korban.

“Di lokasi tersebut, tersangka kemudian berpura-pura hendak buang air kecil lalu korban mengikuti. Saat keduanya duduk berdampingan, tersangka kemudian berdiri dan langsung menjerat leher korban dengan tali,” jelasnya.

Akibatnya, Nick Wilson terjatuh sembari mengerang kesakitan. Karena melihat remaja itu masih bergerak, Masri lalu menggepit tubuh Nick lalu menarik kembali tali yang menjerat leher remaja tersebut hingga ia pingsan.

“Ketika korban pingsan, tersangka kembali menghantamkan batu koral ke kepala korban. Selanjutnya korban dimasukkan ke dalam goni yang diisi dengan batu lalu diceburkan ke sungai,” jelas Kombes Yemi.

Setelah memastikan Nick tenggelam di sungai, Masri kemudian membawa sepedamotor milik remaja itu ke bengkel sepeda motor milik E–yang merupakan sepupunya–di Jalan Tirta Deli, Kecamatan Tanjung Morawa.

Kepada E, Masri kemudian mengatakan agar menjualkan sepedamotor tersebut. Selanjutnya, E berhasil menjualkan sepedamotor tersebut seharga Rp2.000.000 kepada B.

“Dari hasil penjualan sepedamotor, E mendapat upah Rp200.000,” katanya.

Bermodal uang hasil penjualan sepedamotor tersebut, Masri kemudian pulang ke rumahnya hingga kemudian jenazah Nick ditemukan warga pada Rabu (18/08/2020) lalu.

Mendengar kabar tersebut, Masri langsung melarikan diri ke Desa Tabuyung, Kabupaten Mandailing Natal dan bekerja di PT AS.

“Tersangka kita jerat dengan pasal 340 dan pasal 338 subs pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup,” tandas Kapolesta Yemi Mandagi.

Sementara itu, Ketua Komnas Anak, Arist Merdeka Sirait, yang hadir pada konferensi pers tersebut mengaku sepaham dengan pasal 340 KUHP yang ditetapkan polisi kepada tersangka.

“Kami kemari memang bertujuan melihat langsung proses penanganan kasus pembunuhan terhadap Nick Wilson dan merasa sepakat dengan Polresta Deliserdang yang menjerat tersangka dengan pasal yang pantas, sesuai cara cara tersangka saat melakukan pembunuhan,’ kata Arist di Aula tribrata Polresta Deliserdang.

Ia menjelaskan, saat ini Kabupaten Deliserdang merupakan wilayah yang masuk dalam zona merah kejahatan terhadap anak.

“Ini mestinya jadi perhatian kita bersama, terutama Pemerintah Kabupaten Deliserdang,” tandasnya. (Fan)

BACA JUGA:
Terduga Pembunuh Nick Wilson Ditangkap di Tapanuli Selatan
Mayat Ditemukan di Sungai Merah Ternyata Siswa SMPN 2 Galang, Polisi Buru Pembunuhnya

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago