Categories: Metro 24 Jam

BNNK Simalungun Talkshow Tentang Bahaya Narkoba di Tigaraja

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Simalungun menggelar Talkshow dengan masyarakat untuk untuk menuju kelurahan Bersih Narkoba, di Harungguan Bolon (Conferece Hall) Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kamis (27/8/2020).

Kegiatan Talkshow dihadiri Lurah Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, Bhabinkamtibmas Polsek Parapat, Babinsa Koramil/11 Parapat Serma T Anturi dan puluhan undangan.

Kasi P2M BNNK Simalungun, Romince V Sitorus SKM menjelaskan, tujuan Talkshow memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

“Selama tahun 2020, ada 2 perawatan yang dilakukan BNN, yaitu rawat inap dan rawat jalan. Kalau rawat jalan ditangani BNN sendiri, sedangkan rawat inap dirujuk ke Lido, kemudian direhabilitasi secara gratis. Namun, biaya transport ke Lido ditangung pelaku sendiri,” tegasnya.

Remince mengimbau para pengguna atau pengedar narkoba agar menghentikan kegiatan berbahaya yang bisa merusak generasi muda tersebut.

Ia menjelaskan, sesuai data BNNK Simalungun, ada sebanyak 72 nagori dianggap rawan narkoba yang berada di Kecamatan Girsip dan Tapian Dolok, termasuk Kelurahan Parapat dan Tigaraja.

“Rencananya BNNK Simalungun akan membentuk 2 Desa Bersinar yaitu Kelurahan Sinaksak dan Nagori Purbasari untuk menurunkan penyebaran narkoba. BNNK akan lebih gesit lagi sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui spanduk dan lainnya. Karena narkoba memang sangat berbahaya sebagai ‘penjajah tanpa wajah’,” katanya.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Parapat, Aiptu Teddy Purba meminta agar masyarakat dan BNNK serta kepolisian bersinergi memberantas peredaran narkoba.

“Mari kita saling peduli lingkungan masing-masing, untuk mencegah peredaran narkoba, para orangtua juga perlu memberikan perharian khsus kepada anak-anaknya, sehingga keluarga kita lepas dari narkoba,” imbaunya.

Sedangkan Kepling II Kelurahan Tigaraja, Lasma D Simangunsong mengapresiasi kegiatan talkshow yang dilakukan BNNK.

“Sesuai data BNNK, Kelurahan Tigaraja sudah terindikasi sebagai sarang pengguna dan pengedar narkoba, bahkan sudah ada korban meninggal. Jadi, harapan kita ke depan, bila ada sosialisasi seperti ini agar diundang yang terindikasi, begitu juga bandarnya. Sehinga kegiatan sosialisasi BNNK tepat sasaran yang membuat para pelaku mengerti bahaya naekoba,” sebut Lasma.(sil)

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago