Categories: Metro 24 Jam

Ketahuan Ajak Bocah 5 Tahun Tonton Film Mesum, Karyawan Andiga Motor Desa Petatal Menghilang

Seorang karyawan Andiga Motor, yang beralamat di Jalan Lintas Sumatera, Desa Petatal, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, diduga telah melakukan perbuatan asusila terhadap bocah perempuan berusia 5 tahun.

Pria berinisial ST tersebut saat ini tak lagi terlihat bekerja di showroom tersebut, setelah aksi tak senonohnya terbongkar.

Hal itu diungkapkan MR, ibu bocah berusia 5 tahun itu, saat ditemui di Desa Petatal, Kamis(26/08/2020). Ia mengaku sangat kaget ketika pertama kali mengetahui hal itu setelah teman-teman putrinya, melaporkan perbuatan ST kepadanya.

Menurut MR, saat itu putrinya sedang bermain-main di sekitar rumah mereka, persis di belakang showroom Andiga Motor.

“Kejadiannya sekitar 4 hari lalu. Saya pertama dengar dari para kawan-kawan anak saya. Anak saya itu dipanggil sama pegawai Andiga, biasa kami panggil dia Judika,” katanya.

Berdasarkan pengakuan teman-teman gadis ciliknya itu, ST telah mengajak bocah tersebut menonton film mesum.

“Waktu saya tanya ke anak saya, ternyata benar. Anak saya itu dikasih lihat film yang gak senonoh dari handphone si pegawai itu,” kata MR.

“Jelas saya gak terima! Masa anak saya masih kecil diperlihatan tontonan yang gak pantas buat anak perempuan seusianya,” sambungnya.

MR pun segera mendatangi ST di showroom tersebut. Insiden itu pun sempat membuat heboh warga sekitar. Usai heboh, ST berjanji akan datang menemui MR dan meminta maaf dengan membuat surat pernyataan.

“Kemarin katanya mau minta maaf, dia mau buat surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, karena kemarin itu, saya mau buat laporan ke polisi. Eh…! Ditunggu gak datang-datang, mala menghilang sudah berapa hari ini gak kelihatan,” ungkap ibu satu anak itu.

Terpisah, Pimpinan Unit Andiga Motor Desa Petatal Herman Nasution ketika dikonfimasi membenarkan bahwa ST adalah salah satu karyawan di perusahaan tersebut.

“Benar ST memang karyawan kemarin di sini, cuma sekarang sudah tidak kelihatan lagi. Dia itu bekerja sebagai kolektor,” katanya.

Terkait dugaan perbuatan tak senonoh yang telah dilakukan ST terhadap bocah 5 tahun tersebut, Herman mengaku sudah coba memfasilitasi mediasi.

“Saat ini saya masih melakukan kordinasi terhadap yang bersangkutan, namun hingga saat ini belum bisa dihubungi,” ungkapnya. (Taufik)

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago