Categories: Metro 24 Jam

Ketahuan Ngutil, Rampas HP Kasir Indomaret, 2 Pria Ini Ditangkap Polisi, Temannya Diburu

Dua bulan usai beraksi mengutil dan merampok kasir Indomaret di Jalan HM Said, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (19/6/2020) lalu, 2 dari tiga terduga pelaku akhirnya diringkus Team Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Informasi diperoleh, kedua terduga yang diamankan adalah Ade Ramadan (22) dan Joni Johannes Aritonang (35)–masing-masing warga Jalan Pelita 1, Gang Pinang serta Gang Selaras, Kelurahan Durian, Medan Perjuangan.

“Kedua pelaku ditangkap di Jalan Pelita 1 dan Jalan Perjuangan, Sabtu (22/8/2020) sekira jam 13.00 wib,” kata Kanit Resmob Polrestabes Medan, Iptu Donny Pance Simatupang, Selasa (25/8) siang.

Penangkapan tersebut berdasarkan pengaduan karyawan Indomaret Jalan HM Said, Putri Irene Tobing (27), warga Jalan Taut, Medan Tembung, Kota Medan, sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/2074/K/VIII/ 2020/ SPKT Restabes Medan.

Perampokan berawal ketika Putri yang saat itu bertugas bersama rekannya, Rahmat, kedatangan 3 konsumen laki-laki di Indomaret Jalan HM Said.

Dua orang kemudian masuk, sedangkan satu lainnya berdiri di dekat pintu, tepatnya di depan kasir. Sementara seorang lainnya mengambil barang di rak penjualan.

Setelah selesai mengambil beberapa barang dari rak penjualan, ketiganya pun hendak membayar ke kasir. Namun saat itu, Rahmat curiga melihat gelagat pria yang mengambil barang dari rak dan meminta agar dilakukan pemeriksaan badan.

“Setelah dilakukan cek body, ternyada ditemukan satu botol parfum merk Bellagio,” kata Donny.

Lantaran aksi ngutilnya ketahuan, para pelaku langsung mendorong Rahmat dan memukulnya hingga terjatuh. Saat bersamaan, seorang pelaku lainnya langsung merampas HP merk Vivo V11 pro milik Putri yang saat itu terletak di meja kasir.

Akibat kejadian itu, Putri mengalami kerugian sebesar Rp6.100.000 lalu membuat pengaduan ke Polrestabes Medan.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku hingga akhirnya berhasil meringkus Ade Ramadan dan Joni Johannes Aritonang.

Kepada polisi, Ade dan Joni mengakui bahwa aksi itu mereka lakukan bersama temannya berinisial W. Keduanya juga mengatakan bahwa HP milik Putri telah dijual kepada seorang pria berinisial IL.

Dari penangkapan kedua laki-laki itu, polisi juga turut mengamankan pakaian yang digunakan mereka saat beraksi.

“Satu orang pelaku lainnya masih diburon. Dari pemeriksaan HP korban mereka jual seharga Rp700.000,” pungkas Donny. (asn)

Recent Posts

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan…

8 jam ago

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor…

10 jam ago

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).…

11 jam ago

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli…

11 jam ago

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk…

12 jam ago

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu…

13 jam ago