Rabu, 23 Juni 2021 | 13.04 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Pasca Didemo, Tambang Pasir Sungai Bah Bolon Beroperasi Lagi, Uspika Dinilai Tak Berdaya

Pasca Didemo, Tambang Pasir Sungai Bah Bolon Beroperasi Lagi, Uspika Dinilai Tak Berdaya

Minggu, 23 Agustus 2020 - 20:41 WIB

IMG-98507

H Mahmudin Nasution (kemeja putih) saat menghadapi para pengunjukrasa Juni 2020 lalu. (Suhendra/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Kegiatan penambangan Galian C diduga liar masih tetap beroperasi di aliran Sungai Bah Bolon, Kecamatan Bandar, Simalungun. Meski sudah berulangkali diprotes warga setempat, puluhan truk tetap hilir mudik mengangkut pasir seolah tidak ada masalah.

Seorang warga Kecamatan Bandar yang ikut menolak keberadaan tambang pasir tersebut mengatakan, beroperasinya kembali aktifitas penambangan seakan memperolok-olok demo yang sebelumnya dilakukan massa gabungan yang menamakan diri Aliansi Pemuda Perdagangan (APP), di depan Kantor Kecamatan Bandar, Senin (29/6/2020) lalu.

“Koordinator Aksi Krismon Gultom seharusnya pertanyakan masalah ini kepada pihak Uspika Bandar. Sebab saat unjukrasa itu, Uspika Bandar nyata-nyata telah memerintahkan menutup kegiatan tambang dan meminta¬† mengeluarkan alat berat dari lokasi,” kata G Sirait (43), kepada Metro24jam.com saat ditemui di seputaran jembatan penghubung Kabupaten Simalungun-Batubara, Sabtu (22/8/2020) siang.

Menurut Sirait, warga Perdagangan menyesalkan sikap Uspika dan anggota dewan, yang terkesan tutup mata terjadinya konflik warga dengan pengelola galian C di wilayah Nagori Perdagangan II, Kecamatan Bandar.

Padahal saat itu Uspika menyatakan, berjanji menutup semua aktifitas penambangan tidak memiliki izin yang ada di kawasan aliran Sungai Bah-bolon Kecamatan Bandar.

Warga menganggap Uspika dan para wakil rakyat seakan tak berdaya dan mengabaikan permasalahan yang sedang dialami mereka.

“Karena aktifitas pengelola galian C itu merusak lingkungan dan akan menyebabkan konflik horisontal antar warga Kecamatan Bandar sekitarnya,” katanya.

“Kami menuntut tanggungjawab Uspika dan anggota dewan. Tolong dicek di lapangan, jangan seakan tak berdaya, ketika adanya permasalahan yang sedang terjadi,” kesal Sirait.

Sementara warga lainya, Khairulah, mengatakan, jika memang penambangan pasir itu sudah memiliki izin, perlu dicermati bagaimana mereka beroperasi dan dampak lingkungannya.

“Bisa dilihat sendiri, penambangan pasir acapkali membuat polusi udara di kawasan pemukiman warga, terutama sepanjang Jalan Sisingamangaraja maupun Jalan Kartini, Kelurahan Peradangan 1,” ucapnya.

Camat Bandar Amon Carles ketika dikonfirmasi, terkesan berkilah. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa penambangan pasir tersebut sudah beroperasi kembali.

“Kita sudah menyurati Sat Pol-PP, dan sebelumya telah mengimbau agar penambangan Galian C di Kecamatan Bandar dihentikan sampai ada izin penambangan,” katanya.

Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Perdagangan AKP Josia Simarmata SH, belum memberikan penjelasan.

Sementara itu, pemilik penambangan pasir Mahmudin Nasution, warga Petatal Kabupaten Batubara, saat dikonfimar membenarkan alat-alat berat miliknya sudah kembali beroperasi di penambangan Galian C tersebut.

“Ya” katanya singkat melalui pesan Aplikasi Whast App, Sabtu (22/8/2020) malam. (age)

BACA JUGA:
Galian C di Sungai Bah Bolon Diduga Sumber Polusi Udara, APP Demo ke Camat Bandar

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Sejumlah pengurus Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Pematang Siantar melaporkan pemilik akun Facebook, Murni Purba, ke Polres Pematang Siantar, Selasa ...
Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Pria bernama Zulkarnain ini ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Sunggal lantaran telah membunuh rekan kerjanya, Rendy alias Bagong (22), Sabtu ...
3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

Pipa PDAM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di samping Rumah Makan Wong Rame, Kecamatan Tanjung Morawa, mengalami kebocoran akibat ...
Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Seorang oknum pengancara ditangkap oleh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar, Sabtu (19/6/2021) kemarin. Ia diciduk bersama rekannya, diduga ...
Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang menggelar vaksinasi massal, Senin (21/6/2021). Kegiatan dilaksanakan di lapangan SD Bertingkat Jalan RA ...
Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak, Drs Syahdin Setia Budi Pane didampingi Sekcam Muhammad Kennedy Tarigan SIP MSi dan Kepala Desa Patumbak Kampung, Ahmad ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200