Categories: Metro 24 Jam

Personel Polda Sumsel Ditangkap Polisi di Toba, Diduga Aniaya 2 Remaja Dalam Mobil

Satuan Reserse Kriminal Polres Tobasa mengamankan seorang personel Polri yang berdinas di Polda Sumatera Selatan belum lama ini. Oknum berinisial JP itu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap 2 remaja WH (16) dan DM (15).

Kedua remaja yang beralamat di Lumban Bagasan, Kecamatan Laguboti, itu sebelumnya mengaku telah dianiaya di Simpang Silimbat, Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Toba, Minggu (16/08/2020) sekira pukul 01.00 Wib.

Kasat Reskrim Polres Tobasa, AKP Nelson Sipahutar saat dikonfirmasi mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya melakukan penyidikan dan meminta keterangan para korban.

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka,” sebut Nelson kepada wartawan saat ditemui di Mapolres Toba, Sabtu (22/8/2020).

Nelson menjelaskan, aksi penganiayaan kedua remaja tersebut terjadi saat keduanya berboncengan mengendarai sepedamotor.

“Kedua korban berboncengan mengendarai sepedamotor dari Desa Silaen menuju arah Desa Silimbat,” jelasnya.

Tak lama kemudian, tanpa sengaja, mereka menyenggol satu mobil, yang belakangan diketahui dikemudikan JP.

“Setiba di Silimbat, korban berhenti diikuti mobil yang disenggol mereka,” lanjut Nelson.

Pengemudi mobil kemudian turun lalu memaksa masuk kedua remaja tersebut ke dalam mobilnya. Kedua remaja itu hanya bisa menuruti perintah JP.

“Saat itu pelaku mengaku sebagai anggota polisi,” Ujar Nelson.

Saat JP membawa DM dan WH, ternyata teman dari kedua remaja tersebut menyusul dari belakang dan melihat kejadian itu.

“Lalu teman korban datang ke lokasi sembari menanyakan pelaku, mau dibawa kemana kedua temannya. Lalu pelaku mengatakan, akan membawa kedua korban ke Polres Tobasa,” jelas Nelson.

Namun, JP justru membawa kedua remaja tersebut berputar-putar di seputaran Porsea dan Silaen selama sekitar dua jam. Di dalam mobil, kedua remaja itu kemudian dipukuli secara bergantian.

“Setelah lebih kurang dua jam berputar-putar, akhirnya korban diturunkan di Silaen. Korban langsung memberitahu kepada keluarga atas penyiksaan yang dialami,” jelasnya.

Tak terima anaknya dianiaya, orangtua korban kemudian membuat pengaduan ke Polres Tobasa sesuai Laporan Polisi nomor: LP/216/VIII/2020/SU/TBS tertanggal 16 Agustus 2030.

Berdasarkan pengaduan tersebut, Sat Reskrim Polres Tobasa kemudian melakukan penyelidikan setelah meminta keterangan korban serta saksi-saksi.

“Tersangkanya JP (51), anggota Polri di Polda Sumatera Selatan, kini sudah ditahan di ruang tahanan Polres [Tobasa],” jelas Nelson.

Atas perbuatannya, tersangka diancam pasal 83 Juncto Pasal 76 f Undang-undang nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Untuk hukumannya paling singkat 3 tahun dan maksimal paling lama 15 tahun,” pungkas Nelson. (Hotman)

Recent Posts

Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB Tinjau Penertiban KJA di Humbahas

Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra Simanjuntak bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin…

18 jam ago

Tagih Utang Chips Game Online Dibayar ‘Bogem Mentah’, Pemuda Siantar Ini Lapor Polisi

Rahman (25), warga Jalan Lapangan Bola Bawah, Kelurahan Pardamean, Siantar Marihat, mendatangi Mapolres Pematang Siantar,…

19 jam ago

Kapolres Boy dan Ny Fifi Bagi Parsel serta THR untuk Wartawan Unit Polres Siantar

Kapolres AKBP Boy Sutan Binanga Siregar dan Ketua Bhayangkari Cabang Pematang Siantar Ny Fifi Boy…

19 jam ago

Forkopimda dan Tokoh Agama Deliserdang Bahas Penyebaran Covid-19

Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan Ormas serta tokoh agama membahas sosialisasi tentang…

20 jam ago

Dukung Program Jum’at Bersih Bupati, Camat dan Direktur RSUD Parapat Ajak Staf Gotong-royong

Mendukung program Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Zonny Waldi, Camat Girsang Sipangan Bolon…

21 jam ago

Belum Difungsikan, Bupati Radiapoh Tinjau Balai KIR Dishub Simalungun

Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga SH dan rombongan meninjau Balai Pengujian Kenderaan Bermotor Dinas Perhubungan di…

23 jam ago