Categories: Metro 24 Jam

Kinerjanya Dinilai Buruk, 9 Pejabat Eselon III Deliserdang Dicopot Bupati

Sebanyak 9 pejabat eselon III di lingkungan Pemkab Deliserdang dicopot dari jabatan karena dinilai tidak dapat melakukan kinerjanya dengan baik.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, pencopotan paling banyak terdapat di lingkungan BPBD dan Bapenda Deliserdang yang mengalami perganitian sejumlah pejabat setingkat Kepala Bidang (Kabid).

Sejumlah Kabid yang dicopot di BPBD Deliserdang yakni Muhammad Yusuf SSos sebagai Kabid Pencegahan Kesiapsiagaan, posisinya digantikan Marah Muda Pulungan SPd.

Kemudian, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Freddy SH, digantikan Sugiatno SSos. Selanjutnya, Ahmad Sofyan Lubis SH MSi dicopot sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik dan digantikan Parlagutan Nasution SSos.

Sementara untuk di lingkungan Bapenda Deliserdang, dua pejabat yang digeser adalah Suparno SSos MSp digantikan sebagai Kabid BPHTB, Retribusi daerah dan Dana Hasil Pajak Pemerintah Provinsi, oleh Zulfahri Harahap SSos.

Selain itu, Samuel Pardamean Sinaga SE MSi dicopot sebagai Kabid PBB dan digantikan Edy Zakwan SE MM.

Di Dinas Kelautan dan Perikanan Deliserdang, Kabid Perikanan Tangkap Ir Rosmeri MSi digantikan Zulkifli Lubis SPi.

Untuk Dinas Perpustakaan dan Arsip, Kabid Pembinaan dan Pengawasan Kearsipan, Yusnani Lely MSi, digantikan Adi Suryanto SPd.

Kabid Perkebunan Dinas Pertanian Deliserdang Ir Muhamad Kadarisman Siregar digeser dari jabatannya dan digantikan Ir Linda Wiriswati.

Pencopotan jabatan juga terjadi di Disporabudpar Deliserdang. Kabid Kepariwisataan Sarana dan Prasarana Rusli Salmon SE digantikan Suriadi SSos.

Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar menegaskan kepada seluruh pejabat eselon III yang baru dilantik agar jangan menyalagunakan jabatan yang telah di beri sebagai amanah.

Wabup Ali Yusuf juga tidak menampik bahwa kinerja para Kabid di BPBD dan Bapenda masih kurang baik.

Menurut Wabup, Kabid di BBPD di masa pandemi Covid-19 harus tanggap dan menjadi garda terdepan. “Ya harus tanggap dan aktif karena ini di masa pandemi Covid-19 , mereka harus terdepan,” kata tegasnya.

Begitu juga di Bapenda Deliserdang, dua pejabat setingkat Kabid yang dicopot tersebut dinilai bekerja kurang baik, padahal baru menjabat sekitar delapan bulan.

“Ya PAD kita sangat merosot. Saya berharap penggantinya harus mampu mendongkrak PAD,” pungkasnya. (FAN)

Recent Posts

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

10 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

3 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

3 hari ago