Categories: Metro 24 Jam

Poldasu Ringkus 2 Anggota Sindikat Narkoba di Jakarta, 1 Ditembak Mati, 100 Kg Sabu dan 50.000 Pil Ekstasi Gagal Beredar di Medan

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil mengungkap jaringan narkotika Medan-Jakarta. Dua pria diamankan di wilayah Jakarta Timur dalam pengungkapan tersebut, masing-masing bernama Hans Wijaya dan Sugiarto alias Aliung.

Tersangka Sugiarto kemudian ditembak mati karena melakukan perlawanan dalam upayanya melarikan diri.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martini Sormin saat konferensi pers di depan ruang jenazah Rumah Sakit bhayangkara, Selasa (18/8/2020) mengatakan, dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyita 100 kilogram sabu-sabu serta 50 ribu pil ekstasi.

“Penangkapan ini bermula perkembangan kasus Daniel Edi Johanes yang kita tangkap 19 Juni lalu dengan barang bukti 23 kg sabu,” jelas orang nomor satu di Polda Sumut itu kepada awak media.

Polisi kemudian mendapat informasi bahwa keberadaan pelaku lainnya di wilayah DKI Jakarta. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penyelidikan di DKI Jakarta.

Setelah melakukan penyelidikan selama 2 bulan, petugas akhirnya berhasil mengendus keberadaan Hans Wijaya. Pria itu ditangkap di Jalan Kali Baru Barat 7, sekira pukul 04.30 WIB.

“Di sana kita dapati barang bukti 3 karung berisi narkotika seberat 50 kg. Selain itu juga kita dapati 5 bungkus plastik transparan yang berisi 25 ribu pil ekstasi,” ungkapnya.

Hasil interogasi terhadap Hans, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berselang beberapa jam, petugas berhasil mengamankan Sugiarto alias Aliung di Jalan Raya Cilincing, Kalibaru, sekira pukul 08.30 WIB.

“Dari tersangka ini juga kita amankan barang bukti 50 kg sabu dan 25 ribu butir pil ekstasi,” lanjut jendral bintang dua itu.

Barang bukti yang berhasil disita. (Adi/metro24jam.com)

Berdasarkan keterangan Sugiarto, barang haram tersebut rencananya akan dikirim ke salah satu gudang di Kota Medan.

Polisi kemudian memboyong Sugiarto untuk menyerahkan narkoba tersebut ke kawasan KIM, Jalan Pulau Pemagaran, Senin (17/8/2020).

“Ketika salah satu personel kita, Aiptu Partono mengawal tersangka Sugiarto menuju ke salah satu gudang, tersangka Sugiarto melakukan perlawanan dan melukai personel kita. Akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur terhadap Sugiarto. Setelah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, tersangka dinyatakan meninggal dunia,” tandasnya. (adi)

Recent Posts

Buka di Malam Takbiran, THM ‘ANDA’ Digrebek Kapolres Siantar

Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan…

42 menit ago

Hujan Deras, Sungai Batu Gaga Meluap, Puluhan Rumah di Parapat Terendam Banjir

Puluhan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batu Gaga Bangun Dolok, Parapat. Satu di antaranya…

50 menit ago

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

11 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago