Categories: Metro 24 Jam

Jelang AKB, Judi Tembak Ikan Kembali Menggeliat di Saribu Dolok dan Haranggaol

Jelang Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), gelanggang permainan Shooting Fish (Tembak Ikan) kini kembali menggeliat di Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan Simalungun.

Aktivitas gelanggang judi dengan permainan berkdsehingga menimbulkan keresahan bagi warga setempat.

“Kami yakin permainan Tembak Ikan beraroma judi ini ketika sudah beroperasi secara normal kembali akan menggangu program pemerintah memulihkan perekonomian warga di Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol,” kata seorang pedagang kepada Metro24jam.com, saat ditemui di seputaran Pekan Saribu Dolok, Jum’at (14/8/2020) sore.

Ia menyebut, salah satu permainan Tembak Ikan saat ini diketahui milik oknum berseragam dari Kabupaten Karo berinisial PS.

Gelanggan permainan yang beroperasi di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Saribudolok Kecamatan Silimakuta serta Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun itu, saat ini ramai dikunjungi para pemain.

Pria bermarga Sagala itu menjelaskan, salah satu alasan judi tembak ikan kembali menggeliat karena adanya sejumlah oknum yang melakukan pembiaran atau pro bisnis haram tersebut, seperti pemberian insentif kemudahan.

“Di saat jelang new normal (AKB), beroperasinya permainan Tembak Ikan ini mengubah perilaku dan belanja masyarakat di Kecamatan Saribu Dolok, sekaligus berdampak pada percepatan transportasi hasil panen, termasuk pada sektor pertanian dan kebun kopi kecil menengah,” ujarnya.

Padahal saat ini, menurut Sagala, merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali ekonomi pertanian dan kebun kopi di Saribudolok serta peternakan ikan di Haranggaol.

Diketahui, permainan bernuansa judi itu sebelumnya sempat digrebek polisi pada Februari 2020 lalu.

“Kita merasa resah karena game berbau judi, 3 hari ini sudah mulai marak lagi. Kami minta pihak berwajib agar bisa membersihkan permainan ini dari Saribu Dolok,” katanya.

Saat itu juga sempat diamankan barang bukti 2 unit mesin Shooting Fish mini, 2 unit chip, serta sejumlah uang tunai.

Setelah beberapa bulan terhenti, lapak permainan ketangkasan ini mulai menjamur kembali di Kecamatan Saribu Dolok dan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun.

Para pecandu game ini disebut sudah bebas bermain di beberapa kedai di Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol Horisan, yang lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Namun sumber menganjurkan, demi keamanan, sebaiknya wartawan tidak usah mendatangi lokasi. Karena, game berbau judi yang disebut beromzet jutaan rupiah per hari itu, diawasi oknum aparat.

“Jadi, ada 3 mesin di Saribudolok, sedangkan di Haranggaol ada 4 unit. Semuanya milik oknum aparat yang sekarang buka di Saribu Dolok dan Haranggaol Horisan ini,” katanya.

Menurut dia, untuk bermain judi tembak ikan ini, para pemain terlebih dahulu membeli voucher/koin di kasir. Jika pemain menang, voucher/koin tersebut bisa ditukarkan dengan uang.

“Judi itu, membuat malas masyarakat yang rata-rata bekerja sebagai petani dan peternak ikan. Judi juga membuat pikiran rusak. Misalnya ingin main judi tapi tidak ada uang untuk modal, akhirnya timbul niat jahat seperti mencuri,” bebernya.

Keresahan terutama datang dari sejumlah ibu rumah tangga yang suaminya kerap mangkal di tempat tersebut.

“Ibu-ibu ini, tentu tidak rela jika suaminya sering mangkal di sana. Karena lama-lama, tak tertutup kemungkinan, anaknya pun bakal ikut sama ayahnya. Jadi, jelas-jelas akan merusak generasi muda lah,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, ketika dikonfimasi melalui Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SIK, hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan jawaban. (age)

BACA JUGA:
Virus Covid-19 Mewabah, Bandar Judi Tembak Ikan di Saribu Dolok ‘Ganti Kulit’

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago