Rabu, 23 Juni 2021 | 11.33 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Jelang AKB, Judi Tembak Ikan Kembali Menggeliat di Saribu Dolok dan Haranggaol

Jelang AKB, Judi Tembak Ikan Kembali Menggeliat di Saribu Dolok dan Haranggaol

Minggu, 16 Agustus 2020 - 09:16 WIB

IMG-98314

Salah satu lokasi gelanggang permainan Tembak Ikan yang beroperasi di Saribu Dolok. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Jelang Adaptasi Kebiasan Baru (AKB), gelanggang permainan Shooting Fish (Tembak Ikan) kini kembali menggeliat di Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan Simalungun.

Aktivitas gelanggang judi dengan permainan berkdsehingga menimbulkan keresahan bagi warga setempat.

“Kami yakin permainan Tembak Ikan beraroma judi ini ketika sudah beroperasi secara normal kembali akan menggangu program pemerintah memulihkan perekonomian warga di Saribu Dolok, Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol,” kata seorang pedagang kepada Metro24jam.com, saat ditemui di seputaran Pekan Saribu Dolok, Jum’at (14/8/2020) sore.

Ia menyebut, salah satu permainan Tembak Ikan saat ini diketahui milik oknum berseragam dari Kabupaten Karo berinisial PS.

Gelanggan permainan yang beroperasi di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Saribudolok Kecamatan Silimakuta serta Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun itu, saat ini ramai dikunjungi para pemain.

Pria bermarga Sagala itu menjelaskan, salah satu alasan judi tembak ikan kembali menggeliat karena adanya sejumlah oknum yang melakukan pembiaran atau pro bisnis haram tersebut, seperti pemberian insentif kemudahan.

“Di saat jelang new normal (AKB), beroperasinya permainan Tembak Ikan ini mengubah perilaku dan belanja masyarakat di Kecamatan Saribu Dolok, sekaligus berdampak pada percepatan transportasi hasil panen, termasuk pada sektor pertanian dan kebun kopi kecil menengah,” ujarnya.

Padahal saat ini, menurut Sagala, merupakan momentum yang tepat untuk membangkitkan kembali ekonomi pertanian dan kebun kopi di Saribudolok serta peternakan ikan di Haranggaol.

Diketahui, permainan bernuansa judi itu sebelumnya sempat digrebek polisi pada Februari 2020 lalu.

“Kita merasa resah karena game berbau judi, 3 hari ini sudah mulai marak lagi. Kami minta pihak berwajib agar bisa membersihkan permainan ini dari Saribu Dolok,” katanya.

Saat itu juga sempat diamankan barang bukti 2 unit mesin Shooting Fish mini, 2 unit chip, serta sejumlah uang tunai.

Setelah beberapa bulan terhenti, lapak permainan ketangkasan ini mulai menjamur kembali di Kecamatan Saribu Dolok dan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun.

Para pecandu game ini disebut sudah bebas bermain di beberapa kedai di Kecamatan Silimakuta dan Haranggaol Horisan, yang lokasinya sangat berdekatan dengan pemukiman warga.

Namun sumber menganjurkan, demi keamanan, sebaiknya wartawan tidak usah mendatangi lokasi. Karena, game berbau judi yang disebut beromzet jutaan rupiah per hari itu, diawasi oknum aparat.

“Jadi, ada 3 mesin di Saribudolok, sedangkan di Haranggaol ada 4 unit. Semuanya milik oknum aparat yang sekarang buka di Saribu Dolok dan Haranggaol Horisan ini,” katanya.

Menurut dia, untuk bermain judi tembak ikan ini, para pemain terlebih dahulu membeli voucher/koin di kasir. Jika pemain menang, voucher/koin tersebut bisa ditukarkan dengan uang.

“Judi itu, membuat malas masyarakat yang rata-rata bekerja sebagai petani dan peternak ikan. Judi juga membuat pikiran rusak. Misalnya ingin main judi tapi tidak ada uang untuk modal, akhirnya timbul niat jahat seperti mencuri,” bebernya.

Keresahan terutama datang dari sejumlah ibu rumah tangga yang suaminya kerap mangkal di tempat tersebut.

“Ibu-ibu ini, tentu tidak rela jika suaminya sering mangkal di sana. Karena lama-lama, tak tertutup kemungkinan, anaknya pun bakal ikut sama ayahnya. Jadi, jelas-jelas akan merusak generasi muda lah,” sebutnya lagi.

Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK, ketika dikonfimasi melalui Kasat Reskrim AKP Jerico Lavian Chandra SIK, hingga berita ini diterbitkan, belum memberikan jawaban. (age)

BACA JUGA:
Virus Covid-19 Mewabah, Bandar Judi Tembak Ikan di Saribu Dolok ‘Ganti Kulit’

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Sejumlah pengurus Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Pematang Siantar melaporkan pemilik akun Facebook, Murni Purba, ke Polres Pematang Siantar, Selasa ...
Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Pria bernama Zulkarnain ini ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Sunggal lantaran telah membunuh rekan kerjanya, Rendy alias Bagong (22), Sabtu ...
3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

Pipa PDAM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di samping Rumah Makan Wong Rame, Kecamatan Tanjung Morawa, mengalami kebocoran akibat ...
Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Seorang oknum pengancara ditangkap oleh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar, Sabtu (19/6/2021) kemarin. Ia diciduk bersama rekannya, diduga ...
Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang menggelar vaksinasi massal, Senin (21/6/2021). Kegiatan dilaksanakan di lapangan SD Bertingkat Jalan RA ...
Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak, Drs Syahdin Setia Budi Pane didampingi Sekcam Muhammad Kennedy Tarigan SIP MSi dan Kepala Desa Patumbak Kampung, Ahmad ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200