Categories: Metro 24 Jam

Kadis Lingkungan Hidup Deliserdang Siap Perjuangkan Nasib Peternak Ikan di Biru-biru

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Deliserdang Ir Hartini S Marpaung berjanji akan terus mengawal persoalan matinya ribuan ikan di kolam milik peternak di Desa Biru-Biru, Kecamatan Biru-biru.

“Kami sudah panggil PT PP dan PT WIKA kesimpulannya belum ada tapi akan tetap kita fasilitasi,” kata Hartini saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/8/2020) siang.

Terkait hasil laboratorium air kolam yang diduga tercemar limbah dari Sungai Lau Seruei, Hartini mengatakan, bahwa proses pemeriksaan membutuhkan waktu cukup lama.

“Itu hasil lab-nya bisa sebulan. Karena pandemi Covid ini, pegawai lab-nya banyak yang nggak masuk,” katanya.

“Terkait Proyek Bendungan Lau Simeme, bahwa itu memang proyek strategis nasional. Tapi, kalau merugikan masyarakat, Pemerintah Deliserdang pasti akan membantu menyelesaikan masalah tersebut. Saya pasti perjuangkan nasib peternak ikan di Kecamatan Biru-biru,” tegas Hartini.

Ia menambahkan, bahwa untuk menyelasaikan masalah tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera II.

“Itukan sebenarnya gawean Kantor Dinas Sumber Daya Air Pemprov yang di Jalan Ahmad Nasution. Karena, yang tandatangani AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup) proyek Bendungan Lau Simeme itu langsung Pak Gubernur,” urai Hartini.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Bendungan Lau Simeme dari Dinas Sumber Daya Air Sumut ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak bertanggung jawab terkait ganti rugi terhadap peternak ikan di Desa Biru-Biru.

“Belum ada hasil dari Dinas Lingkungan Hidup. Kami tidak bertanggung jawab terkait ganti rugi,” kata Yesaya Sihombing.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah peternak ikan di Desa Biru-Biru,Kecamatan Biru-Biru mendadak kaget saat melihat ikan ternak yang siap untuk dipanen mendadak mati.

Kematian ikan-ikan tersebut diduga akibat limbah pengerjaan Proyek Terowongan PT PP dan PT WIKA di Desa Rumah Gerat yang dibuang ke Sungai Lau Seruai, Kecamatan Biru-Biru, Deliserdang. (Sam)

BACA JUGA:
Rumah Rusak, Ikan Mati Tercemar Limbah, Warga Biru-Biru Minta Proyek Lau Simeme Distop

Recent Posts

Bupati Toba Terbitkan Surat Edaran Larangan Pesta, Objek Wisata Ditutup

Bupati Toba Ir Poltak Sitorus melarang warganya terlibat dalam kerumunan khususnya yang akan melakukan kegiatan…

7 jam ago

Pemkab Simalungun Bantu Korban Longsor dan Banjir di Parapat

Pemerintah Simalungun melalui Dinas Sosial memberikan bantuan 75 paket bahan pangan pokok kepada korban longsor…

10 jam ago

Viral di Mesdos, Seorang Pelaku Pemerasan di Eks Terminal Sukadame Ditangkap, Temannya Buron

Aksi pemerasan di kawasan eks Terminal Sukadame Kota Pematang Siantar viral di media sosial (medsos).…

11 jam ago

Tinjau TPS, PLt Camat Lubukpakam: Kebersihan Harus Diawali dari Desa

Pelaksana Tugas (Plt) Camat Lubukpakam Drs Syahdin Setia Budi Pane mengimbau seluruh warganya agar peduli…

11 jam ago

Kelilingi Objek Wisata Lurah Tigaraja Imbau Warga Taati Prokes

Kepala Kelurahan Tigaraja, Darmadonni Silalahi SH, mengelilingi lokasi objek wisata di seputar wilayah kerjanya, untuk…

12 jam ago

Gubuk Diduga Lokasi Judi Dadu di Durin Simbelang Dibakar Polisi

Menindaklanjuti keresahan masyarakat akan adanya lokasi judi dadu di Desa Durin Simbelang, personel Polsek Pancurbatu…

13 jam ago