Categories: Metro 24 Jam

Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH MH, Sosok Pejuang Kaum Dhuafa dan Anak Yatim

Sejak resmi menjabat Kapolres Batubara pada 18 Desember 2019 lalu, AKBP Ikhwan Lubis SH MH menjadi sosok yang mendapat pembicaraan positif dari sejumlah kalangan. Sebagai orang nomor satu di Polres Batubara, perwira dengan dua melati emas di pundak itu tidak menjadi angkuh atau arogan.

Kegiatan dinas sehari-hari di Polres Batubara maupun Polda Sumatera Utara juga tak membuat mantan Kapolres Pelabuhan Belawan itu jauh dari masyarakat, terutama warga miskin dan dhuafa. Mayoritas warga Batubara bahkan menjadikan AKBP Ikhwan Lubis sebagai sosok abdi negara yang pantas menjadi panutan sekaligus mendapat sanjungan.

Kepedulian putra berdarah Mandailing itu terhadap kegiataan keagamaan, kaum dhuafa, anak yatim serta orang-orang yang mengalami kesusahan sangat pantas mendapat acungan jempol sebagai seorang dermawan.

Hal itu terlihat, ketika sehari setelah resmi menjabat sebagai Kapolres Batubara, AKBP Ikhwan Lubis kembali menghidupkan kembali membuka Musholla Polres Batubara untuk umum. Tindakan tersebut langsung mendapat tanggapan positif dari mayoritas warga Kelurahan Lima Puluh Kota, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.

Warga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada AKBP Ikhwan Lubis yang bersedia kembali membuka musholla tersebut untuk memudahkan warga yang sedang dalam perjalanan menunaikan ibadah sholat.

“Kita mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Batubara yang baru, karena telah bersedia membuka kembali musholla yang selama ini tertutup tembok,” ungkap Seno Patih, seorang warga Lima Puluh, beberapa saat setelah pembukaan musholla tersebut.

Kebijakan yang diambil AKBP Ikhwan Lubis di tengah masyarakat juga acap kali menuai tanggapan positif dari warga. Seperti yang terjadi ketika ia memediasi pertikaian kecil soal plank parkir di Masjid Jami’ Al-Ridha Lima Puluh, akhir Januari 2020 lalu.

AKBP Ikhwan berkoordinasi dengan Muspika dan Badan Kenaziran Masjid Jami’ Al-Ridho, setelah munculnya plank ‘Parkir Khusus Muslim’ di sekitar masjid yang berdekatan dengan gereja tersebut.

Untuk mencegah terjadinya konflik SARA di wilayah hukum Polres Batubara, terkait isu plank parkir tersebut, AKBP Ikhwan langsung menemui para pengurus Badan Kenaziran Masjid dan melaksanakan mediasi.

Tindakan sang Kapolres pun langsung mendapat acungan jempol dari sejumlah warga. Selain itu, sifat dermawan AKBP Ikhwan mulai dirasakan warga setelah dibentuknya Komunitas Sedekah Jum’at atau KSJ.

Komunitas Sedekah Jum’at yang ia bentuk berhasil merangkul para dermawan, baik dari intansi pemerintah mau pun para pengusaha. Hasilnya, KSJ meroket dalam memberi bantuan terhadap warga yang sedang mengalami kesusahan.

Mantan Kasat Reskrim Poltabes Medan (sekarang Polrestabes Medan) itu juga tak segan-segan mendatangi para kaum dhuafa dan menyerahkan sendiri bantuan kepada mereka.

AKBP Ikhwan Lubis saat menyerahkan bantuan kepada salah seorang warga kurang mampu. (Taufik/metro24jam.com)

Berkat kegiatan itu, perwira yang pernah menjabat Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Poldasu sebelum menjabat Kapolres Pelabuhan Belawan itu kini menyandang predikat ‘Bapak Pejuang Kaum Dhuafa dan Anak Yatim’ di Batubara.

Kemerdekaan yang diraih saat ini, merupakan hasil dari perjuangan dari para pejuang di masa penjajahan. Untuk mengisi kemerdekaan, AKBP Ikhwan Lubis kini berjuang meningkatkan kesejahteraan warga yang dipimpinnya.

“Mari kita peduli dan berbagi dengan saudara kita yang kurang mampu. Dan bagi yang mampu agar sudi kiranya ikut memperhatikan saudara-saudara kita yang kurang mampu,” sebut pria kelahiran 7 Juli 1964 saat memberikan bantuan kepada salah seorang warga di Desa Bandar Rahmat beberapa waktu lalu.

Dari segi penindakan hukum, AKBP Ikhwan juga luput dari sejumlah pujian, menyusul tindakan tegas yang telah dilakukan terhadap para pelaku kriminal.

Dari catatan penulis, kasus kriminal judi serta tawuran di Tanjung Tiram yang selama bertahun-tahun sulit diatasi, berhasil diselesaikan di bawah kepemimpinan AKBP Ikhwan Lubis.

Selain itu, sejumlah kasus kriminal besar juga berhasil diungkap tuntas, antara lain kasus pembunuhan Nek Misni serta peredaran narkoba. Beberapa pelaku bahkan mendapat tindakan tegas dan terukur.

Tindakan tersebut dirasakan warga cukup signifikan dalam menurunkan tingkat gangguan Kamtibmas maupun kriminalitas di Kabupaten Batubara. (Taufik)

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago