Kamis, 24 September 2020 | 21.50 WIB
Value Impression Banner
Metro24Jam>News>Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Selasa, 11 Agustus 2020 - 23:42 WIB

IMG-98131

DT didamoingi ibunya saat mendapat perawatan di RSU Perdagangan. (ist/metro24jam.com)

Sky Scrapper Value Impression

SIANTAR, metro24jam.com – Seorang remaja berinisial DT (17) harus mendapat perawatan di RSU Perdagangan, akibat dikeroyok massa di Pemandian Mata Air, Nagori Mariah Bandar, Minggu (9/8/2020). Peristiwa itu sudah dilaporkan ke Polsek Perdagangan dan hingga saat ini disebut masih dalam proses penyelidikan polisi.

Ditemui Metro24jam.com, di Pematang Siantar, Selasa (11/8/2020), DT didampingi ibunya Lince Pasaribu mengatakan, aksi pengeroyokan tersebut diprovokatori oleh oknum Pangulu Mariah Bandar, M Simanjuntak.

Peristiwa itu sendiri, menurut DT, merupakan rentetan dari kejadian awal, lebih kurang sebulan sebelumnya. Saat itu, ia pergi ke Pemandian Mariah Bandar lalu terlibat pertengkaran dengan seorang laki-laki bermarga Panjaitan di lokasi tersebut.

“Jadi sekira sebulan lalu, aku berenang ke sana (Pemandian Mariah Bandar). Kawan si Panjaitan ini salto, terus kena kepala ku bang. Bertengkarlah kami di situ,” kata DT.

Saat itu, DT mengaku sempat dikeroyok, namun pertikaian itu berakhir setelah sejumlah warga memisah keduanya. Ia pun kembali ke rumah tanpa mengalami luka.

Selanjutnya pada Minggu (9/9/2020) kemarin, DT bersama ibu dan abangnya kembali mendatangi pemandian tersebut. Tak lama di sana, dia pun kembali bertemu dengan pemuda bermarga Panjaitan lawannya bertikai sebulan lalu.

“Diteror aku bang, dibollanginya (dipelototi) aku terus. Pas naik aku ke atas, ku bilang lah, ‘Apa bang? Kenapa bang? Belum puas abang keroyok aku dulu’, tutur DT sembari mengulang ucapannya kepada pria tersebut.

Tanpa menyahut, pria bermarga Panjaitan itu kemudian pergi. Tapi ternyata persoalan tidak selesai begitu saja, Panjaitan dan teman-temannya menunggu DT di parkiran.

Melihat itu, ia pun memanggil abang dan ibunya agar datang ke parkiran. Namun, lantaran saling ngotot dan tak ada mau mengalah, kedua pihak kembali bertikai.

“Jadi pas keributan itu aku sama mamak (ibu-red) dan abang ku. Ada juga pangulu di situ bang. Pangulu itulah yang menyuruh aku dikeroyok. Dibilang pangulu itu, ‘Ya udah lah, kok gak ada lagi kalian hargai aku di sini, serang aja dia (DT)” sebut DT sembari mengulang ucapan pangulu.

Mendengar ucapan sang pangulu, puluhan massa kemudian langsung memukuli Korban DT hingga tak sadarkan diri. Ibu dan abangnya hanya bisa menyaksikan DT dikeroyok massa.

“Lebih dari 30 orang mukuli aku bang, pangulu itu lah provokatornya,” ungkapnya.

Setelah DT tak berdaya lagi, massa pengeroyok kemudian meninggalkan dirinya dan bubar diri begitu saja. Ibu dan abangnya kemudian membawa DT RSU Perdagangan.

Akibat peristiwa itu, DT juga mengaku kehilangan barang berharga berupa kalung emas, HP dan uang Rp300.000.

Keterangan DT diamini ibunya Lince Pasaribu. Saat kejadian itu dia mengaku tak bisa berbuat apa-apa untuk menolong putranya.

“Gak terima aku, di depan mata ku lah anak ku di pukuli. Sudah ku peluk dia, tapi tetap di pukuli orang itu, sampai aku pun kena pukul juga,” sebut Boru Pasaribu.

“Pangulu itu lah yang menyuruh anak ku di pukuli. Kami ada saksi kalau pangulu itu menyuru anak ku diserang,” tambahnya.

Wanita itu pun berharap agar pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang mengkroyok putranya. “Kami sudah buat LP minggu itu di Polsek Perdagangan. Karena anak saya ini masih di bawah umur, jadi harus didampingi. Semoga polisi cepat mengungkap para-para pelaku yang menganiaya anak ku,” harapnya.

Terpisah, Pangulu Mariah Bandar, M Simanjuntak, yang berhasil dikonfirmasi membantah semua tuduhan DT, yang mengatakan dirinya menyuruh massa untuk memukuli remaja tersebut.

“Jadi gininya itu. Masalah kan sudah hampir sebulan, sudah didamaikan yang menjaga pemandian itu. Jadi, satu bulan lagi datang orang itu, jadi jumpa lah sama si Panjaitan yang lawannya ini berantam,” katanya.

“Karena banyak kawannya si DT ini, dipukul lagi si Panjaitan ini. Jadi si Panjaitan ini keluar dari pemandian itu, datanglah ke rumah (pangulu),” katanya.

Saat itu Pangulu Maraloh Simanjuntak mengatakan bahwa ia hendak mendamaikan persoalan tersebut.

“Kita panggil lah si DT ini, tapi tak mau datang, di situnya mamaknya,” katanya.

Saat itu, menurut Pangulu M Simanjuntak, sejumlah pemuda setempa emosi karena salah satu teman mereka dipukuli DT. Meski begitu, Pangulu M Simanjuntak mengaku masih berupaya melakukan perdamaian.

“Lagi pula, permasalahan [sebelumnya] sudah didamaikan. Ada saksinya semua lengkap dari kita,” katanya.

“Ku ajak lagi ke rumah, gak mau. Begitu keluar si DT ini, diajaknya main (berantam-red) si Panjaitan ini. Begitu diajaknya, mainlah,” jelasnya.

Saat itu, akhirnya DT dan Panjaitan pun terlibat baku hantam. Melihat itu, Pangulu M Simanjutak mengaku kesal karena kedua belah pihak tak mau didamaikan.

“Jadi ku bilang sama mamaknya, ‘Ya terserah lah kalau gak bisa saya damaikan, gak kalian hargainya aku pangulu’,” sebut Pangulu Simanjuntak mengulang ucapannya pada saat itu.

“Bukan saya menyuruh atau memaksa, nggak. Saya sebagai pangulu di situ pasti bertanggungjawab sama warga saya. Yang menyelamatkan si DT pun pada kejadian [sebulan lalu] itu saya,” imbuhnya.

Saat ditanya jumlah pelaku pengeroyokan berjumlah puluhan orang, Pangulu Simanjuntak tidak menyangkalnya.

“Begitu berantamnya orang itu sama si Panjaitan itu, datanglah kawan-kawannya (Panjaitan). Itupun saya sampai teriak-teriak, ‘Bubar…! Bubar…!” jelas M Simanjuntak.

“Kita pun kan berupayanya supaya nggak ribut antar pemuda. Malamnya itu pun kita ajak [keluarga DT] ke rumah, tapi gak mau,” katanya.

“Datang lah lae ke kantor biar lebih jelas, biar enak kita ceritanya,” tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Perdagangan AKP Josia Simarmata SH saat dikonfirmasi membenarkan telah menerima pengaduan korban. “Masih kita proses laporannya, nanti saya cek lagi ya,” jawabnya singkat. (zeg)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Pengamen Ini Masuk Sel, 4 Bulan Lalu ‘Toyor’ Karyawan Cafe Putri Minang Sampai Ompong

Pengamen Ini Masuk Sel, 4 Bulan Lalu ‘Toyor’ Karyawan Cafe Putri Minang Sampai Ompong

Selama 4 bulan berhasil menghindar dari buruan polisi, usai melakukan penganiayaan, Muhammad Ilham Situmorang alias Pak Chandra (22) akhirnya ditangkap, ...
Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Warga di Jalan Pendidikan, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendadak heboh setelah mengetahui salah seorang tetangga ...
Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Aksi pencurian kendaraan bermotor masih saja marak di Kota Pematang Siantar. Kali ini korbannya adalah Dedy (35), warga Jalan Melanthon ...
Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun menggelar acara Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Simalungun ...
KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

Empat pasangan calon bupati dan wakilnya mendapat masing-masing nomor urut setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun melaksanakan rapat pleno di ...
Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Petugas gabungan dari Polres dan Pemko Tanjungbalai bersama personel TNI menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah ...
Value Impression
VI Outstream
Value Impression Video
Awie
MGID

Loading…