Kamis, 24 September 2020 | 20.44 WIB
Value Impression Banner
Metro24Jam>News>Soal Pembongkaran dan Penjualan Besi Eks Kantor Camat Girsip, DPRD Simalungun Akan Panggil Dinkes dan Bidang Asset

Soal Pembongkaran dan Penjualan Besi Eks Kantor Camat Girsip, DPRD Simalungun Akan Panggil Dinkes dan Bidang Asset

Selasa, 11 Agustus 2020 - 15:24 WIB

IMG-98106

Ekskavator melakukan pembongkaran bangunan di lokasi. Insert: Plank Proyek. (Silalahi/metro24jam.com)

Sky Scrapper Value Impression

PARAPAT, metro24jam.com – Soal perobohan eks kantor Camat Girsang Sipangan Bolon dan penjualan besi eks bongkaran bangunan mendapat sorotan dari anggota DPRD Simalungun. Pembongkaran bangunan tersebut dinilai tidak didasari mekanisme, yaitu Surat Keputusan dari Bupati Simalungun tentang penghapusan asset.

Sehingga pembongkaran bangunan eks kantor Camat Girsip itu dianggap menyalahi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 19-2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Simalungun Benhard Damanik SE, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa (11/8/2020).

“Sesuai informasi kita dapatkan, surat ketetapan atau surat keputusan Bupati terhadap penghapusan Asset belum terbit, akan tetapi bangunan yang masih utuh telah dirubuhkan,” ungkapnya.

Kader Partai Nasdem itu menjelaskan, sesuai mekanisme bahwa nilai bangunan harus dilakukan perhitungan. Setelah itu, baru bisa dilakukan perobohan bangunan, serta menyangkut nilai bangunan dan asset yang akan dihapuskan dari neraca (Aktifa Tetap) Pemerintah Kabupaten Simalungun.

“Menurut kita, perobohan atau penghapusan bangunan yang dilakukan Dinas Kesehatan ini merupakan kesalahan atau kegiatan yang terburu-buru, tanpa mekanisme yang benar,” jelasnya.

“Di sini, Dinas Kesehatan akan bertangungjawab atas kerugian Pemerintah Kabupaten Simalungun dengan nilai asset yang telah dirobohkan. Misalnya atap seng, material kayu broti, besinya bukan wewenang kontrakror untuk menjualnya. Itu wewenang Pemkab Simalungun menghapuskanya melalui bidang asset untuk ditender,” urai Benhard.

Terkait penjualan asset besi, Kata Benhard, Komisi III yang membidangi asset akan mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama intansi terkait. Kemudian mempertanyakan soal penghapusan asset eks Kantor Kecamatan Girsip.

“Pada saat rapat Badan Anggaran nanti, kita akan pertanyakan soal penghapusan asset kepada dinas kesehatan dan kepala badan pengelolaan asset. Kemudian akan kita pertanyakan mekanisme yang dilakukan apakah sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri ) Nomor 19-2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, dan apakah itu sudah dilakukan Dinas Kesehatan?” kata Benhard.

Ssmentara, Kepala Bidang Sumber daya Kesehatan Simalungun, Jan Ripelman Sipayung selaku PPTK proyek menjelaskan, sebelum dirobohkan bangunan eks kantor Kecamatan Girsip, pihaknya telah menyurati Bidang pengelola Asset Simalungun.

“Februari 2020, kita sudah menyurati Pengelolaan Bidang asset, dan melaporkan bahwa eks bangunan akan dirobohkan, sedangkan sisa material bekas masih di data dan belum ditenderkan,” aku Jan Sipayung di lokasi proyek.

Selain penjualan besi-besi bekas bangunan, kejanggalan lain juga terlihat dalam pembangunan Puskesmas di lokasi eks Kantor Camat Girsip tersebut. Salah satunya adalah tidak dicantumkannya kontraktor pelaksana pada pada plank proyek.

Diberitakan sebelumnya, pada plank tertulis, proyek dengan Surat Perjanjian nomor: 16.VII.11.2/ SP/ PPK-DINKES/ APBD-DAK/ TA. 2020 tersebut merupakan milik Dinas Kesehatan Simalungun untuk penambahan gedung/ruang Puskesmas Parapat dengan biaya Rp 7.046.813.000 dari DAK Penugasan APBD Simalungun dan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender. (sil)

BACA JUGA:
Setahun Direhab, Eks Kantor Camat Girsip Diratakan, Besi Bongkaran ‘Dibototkan’

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Warga di Jalan Pendidikan, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendadak heboh setelah mengetahui salah seorang tetangga ...
Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Aksi pencurian kendaraan bermotor masih saja marak di Kota Pematang Siantar. Kali ini korbannya adalah Dedy (35), warga Jalan Melanthon ...
Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun menggelar acara Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Simalungun ...
KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

Empat pasangan calon bupati dan wakilnya mendapat masing-masing nomor urut setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun melaksanakan rapat pleno di ...
Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Petugas gabungan dari Polres dan Pemko Tanjungbalai bersama personel TNI menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah ...
Oknum Kepsek di Dolok Masihul Dituding Coba Cabuli Guru Honorer Sudah Bersuami

Oknum Kepsek di Dolok Masihul Dituding Coba Cabuli Guru Honorer Sudah Bersuami

Seorang oknum kepala sekolah di salah satu SLTA Negeri di Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, diduga ...
Value Impression
VI Outstream
Value Impression Video
Awie
MGID

Loading…