Geliat Pengedar Narkoba di Nagori Rambung Merah dan Bangun Resahkan Warga

Nagori Karang Bangun dan Rambung Merah, Kecamatan Siantar, saat ini disebut-sebut menjadi salah satu basis narkotika di Kabupaten Simalungun. Sejumlah pengedar, mulai dari penjual paket ‘nol koma’ hingga ratusan gram disebut sudah cukup lama bergerilya di kawasan itu.

Belum lama ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar, meringkus 3 pengedar narkotika jenis sabu di kawasan tersebut. Namun, hal itu belum ternyata tidak mengurangi apalagi menghentikan peredaran sabu di sana.

Penelusuran Metro24jam.com, saat ini masih ada sejumlah pengedar lainnya yang memainkan peredaran sabu di daerah wilayah hukum Polsek Bangun Resort Simalungun tersebut. Salah satunya adalah pria berinisial TM.

“Sudah cukup lama juga peredaran sabu di sana (Rambung Merah). Baru-baru ini memang ada penggrebekan, tapi dari [Polres] Siantar,” sebut seorang warga setempat.

Ia menjelaskan, untuk membeli sabu-sabu dari sang bandar, pecandu bisanya harus menemui seorang kurir terlebih dulu.

“Kalau hendak mau membeli sabu, mereka harus menemui kurir mereka dahulu di gang itu, barulah ‘bunga’ itu diambil. Bahkan kami di sini agak heran, banyak orang tak di kenal yang berdatangan ke sini,” katanya.

Selain TM, ia menyebut, masih ada 2 pria lain, di balik peredaran barang haram tersebut di kawasan Rambung Merah. Masing-masing berinisial AR dan AI.

“Yang dua ini sudah lebih kurang 2 tahun belakangan menggeluti bisnis narkoba,” katanya.

Sejumlah warga pun berharap agar pihak kepolisian, terutama Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, membongkar habis peredaran sabu di kawasan Rambung Merah, Kecamatan Siantar tersebut.

“Jangan ke arah atas atas aja ditangkapi, tapi gak pernah ke sini,” katanya.

Sementara itu, informasi lain yang diperoleh, sang bandar di kawasan itu mendapat suplai narkoba dari dalam lembaga pemasyarakatan. “Kalau bandar besarnya di Lapas itu,” kata warga lainnya tanpa merinci Lapas dimaksud.

“Sudah sama-sama taulah kita itu,” jawabnya lagi saat diminta untuk memperjelas asal Lapas.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar menangkap seorang pengedar sabu-sabu dari kawasan Rambung Merah.

Penangkapan itu menyusul pengakuan dua pengedar yang lebih dulu ditangkap dari depan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2, Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Sukadame, Siantar Utara, sekira pukul 16.00 WIB.

Keduanya kemudian mengaku mendapatkan sabu-sabu dari pengedar bernama Wahyu di perladangan Jalan Suri-Suri, Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. (Tim)

Recent Posts

Buka di Malam Takbiran, THM ‘ANDA’ Digrebek Kapolres Siantar

Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan…

50 menit ago

Hujan Deras, Sungai Batu Gaga Meluap, Puluhan Rumah di Parapat Terendam Banjir

Puluhan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batu Gaga Bangun Dolok, Parapat. Satu di antaranya…

57 menit ago

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

11 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago