Categories: Metro 24 Jam

Pemkab Aceh Utara Segera Lunasi Tunggakan Listrik Rp1,2 Miliar

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera akan membayar tunggakan tagihan rekening listrik ke PT PLN setelah dilakukan perubahan anggaran APBK tahun 2020. Jika dengan anggaran APBK-P 2020 tidak cukup, maka pembayaran tunggakan tersebut akan dilanjutkan melalui APBK 2021.

Hal itu disampaikan Plt Sekdakab Aceh Utara, Ir Risawan Bentara MT, dalam keterangan tertulisnya melalui Kabag Humas Setdakab Aceh Utara, Andree Prayuda, menanggapi pemberitaan yang menyebutkan Pemkab Aceh Utara menunggak rekening listrik PLN mencapai Rp 1,2 miliar.

“Hal itu sudah dibicarakan dengan para manager dan supervisor PT PLN UP3 Lhokseumawe dalam suatu rapat pada akhir Juni 2020 lalu. Dalam rapat tersebut Pemkab Aceh Utara menegaskan dan berkomitmen menyelesaikan semua tunggakan tagihan tersebut, baik tunggakan PJU (Penerangan Jalan Umum) maupun tagihan rekening listrik kantor Bupati,” jelas Andree kepada metro24jam.com, Jum’at (07/08/2020).

Ia juga tidak menampik adanya tunggakan tagihan listrik tersebut. Bahkan sudah diprediksi sebelumnya, sehingga pada akhir Juni lalu Pemkab Aceh Utara langsung menggelar rapat dengan pihak manajemen PT PLN Lhokseumawe.

“Sudah ada item-item kesepakatan yang telah dicapai, misalnya pembayaran akan dilakukan secepatnya setelah perubahan Qanun APBK 2020. Insya Allah Qanun bisa selesai pada September nanti. Sangat tidak mungkin Pemkab Aceh Utara abai terhadap tunggakan tersebut,” urainya.

Kebutuhan listrik sangat vital bagi keberlangsungan operasional kantor-kantor Pemerintah. Beberapa saat saja jika listrik mati, maka layanan perkantoran langsung lumpuh. Pihaknya juga mengapresiasi atas kinerja managemen PT PLN Lhokseumawe selama ini.

Terkait dengan tunggakan tersebut, pihaknya telah komitmen dengan manager PT PLN Lhokseumawe bahwa tagihan dimaksud akan dilunasi secepatnya setelah dilakukan perubahan anggaran APBK tahun 2020.

“Kita berharap PLN bisa memberikan kelonggaran waktu untuk kita melunasinya, jikapun pada APBK-P tidak tercover semuanya maka akan kita lunasi lagi melalui APBK 2021,” tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah media memberitakan tentang tunggakan tagihan rekening listrik PT PLN yang belum dibayar oleh Pemkab Aceh Utara mencapai sekitar Rp1,2 miliar.

Tunggakan dan tagihan tersebut, antara lain pada Kantor Bupati Aceh Utara di Lhokseumawe, Kantor Bupati Aceh Utara di Landing, Rumah Sakit Pratama di Alue Muden Kecamatan Lhoksukon, Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan, Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Utara, dan Kantor IPLT DLHK Aceh Utara. (Chairul)

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago