Kamis, 24 September 2020 | 22.14 WIB
Value Impression Banner
Metro24Jam>News>Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Rabu, 5 Agustus 2020 - 11:42 WIB

IMG-97812

Anggota DPRD dan pejabat Pemkab Deliserdang saat meninjau kolam-kolam ikan warga Biru-biru yang tercemar limbah. (Sam/metro24jam.com)

Sky Scrapper Value Impression

DELISERDANG, metro24jam.com – Sejumlah peternak ikan di Dusun III Kampung Tengah, Desa Biru-biru, Kecamatan Biru-biru mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah. Pasalnya, puluhan ribu ternak ikan mereka mati akibat tercemar limbah.

Ikan-ikan tersebut diduga mati akibat dampak dari limbah yang dibuang PT PP dan PT Wika dalam pengerjaan proyek terowongan bendungan Lau Simeme telah mencemari sungai yang merupakan sumber utama air ke kolam milik warga di kawasan itu.

Keluhan peternak ikan itu mendapat perhatian dari anggota Komisi II DPRD Deliserdang dengan melakukan peninjauan ke kolam warga, Selasa (4/8/2020).

Usai melihat langsung kondisi kolam ikan, anggota DPRD Antonius Ginting (Fraksi Partai Nasdem) dan Jhon Hendri Keliat (Fraksi Partai Golkar) memdiasi para peternak ikan dengan kedua perusahaan di kantor PT WIKA di Desa Rumah Gerat, Kecamatan Biru-biru.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Deliserdang Antonius Ginting kepada wartawan ketika dikonfirmasi langsung dilokasi menuturkan setidaknya 3 ton ikan mati akibat air kolam yang bercampur dengan limbah dari pengerjaan bendungan terowongan PT PP Dan Wika.

“Ya benar, kita perkirakan ada 3 ton ikan milik peternak yang mati akibat limbah dari pengerjaan bendungan terowongan PT PP dan PT WIKA mencemari air sungai yang selama ini menjadi sumber utama para peternak ikan dalam pengairan kolam. Sekarang ini, kita carikan solusi bersama agar PT PP dan PT WIKA untuk memberikan ganti rugi kepada para peternak ikan,” sebut Antonius kepada wartawan.

Keterangan senada juga disampaikan wakil rakyat Jhon Keliat.

“Ya, kita menemukan banyak kerugian bagi masyarakat, terutama tadi saya lihat tambak-tambak ikannya. Kita lihat sendiri langsung airnya itu sudah tidak bersih. Ini berdampak dengan banyaknya pengusaha tambak ikan yang rugi dan ikan juga sangat banyak yang mati–berton-ton tadi kata masyarakat,” sebut Jhon Keliat.

“Jadi ini kita akan mengadakan pertemuan dengan pihak kontraktor, Pemkab Deliserdang, kita harapkan solusi yang terbaik buat masyarakat,” imbuhnya.

Saat ditanya, apakah pencemaran kolam terkait dengan kelalaian pihak PT WIKA, Keliat mengatakan, bahwa pihaknya masih akan mempelajari hal itu lebih dulu.

“Dari aspek hukum dan lingkungan hidupnya kita pelajari lebih dulu,” jelasnya.

Terkait tindakan yang diambil Komisi II DPRD Deliserdang, Keliat menjelaskan, bahwa pihaknya akan tetap berpedoman kepada peraturan yang berlaku.

“Kita akan mengikuti peraturan yang berlaku. Kalau memang dia (PT Wika dan PT PP) ada melanggar peraturan, melanggar izin, akan kita tindak,” tegasnya.

Meski begitu, Jhon Keliat mengatakan, hal itu masih akan tergantung pada hasil mediasi yang dilakukan dengan masyarakat.

“Kita lihat pembicaraan siang ini. Kalau di sini bisa ada solusi, mungkin kita pecahkan di sini. Kalau tidak terpecahkan di sini, mungkin kita akan panggil ke kantor DPRD,” tandasnya.

Beberapa peternak ikan yang berusaha dimediasi pun tampak emosi dan mengeluhkan kerugian yang dialami mereka lantaran ikan-ikan yang mati seharusnya akan dipanen dalam waktu dekat.

“Gini rugi lah kami bang! Kolam kami sewa, bibit ikan mahal, peletnya lagi, pas mau panen mati pula semua kena limbah PT WIKA ini,” ujar salah seorang peternak ikan bermarga Ginting.

Terpisah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PT WIKA, Yesaya Sihombing, ketika dikonfirmasi mengaku belum dapat memastikan penyebab matinya ikan-ikan milik peternak di Dusun III Kampung Tengah, Desa Biru-Biru itu.

“Ya belum bisa kami pastikan. Biarlah nanti dari Dinas Lingkungan Hidup yang memastikan,” kata Yesaya saat ditemui wartawan di halaman kantor PT WIKA.

Tampak hadir dalam rapat mediasi tersebut, anggota Komisi II DPRD Deli Serdang Antonius Ginting, Jhon Hendri Keliat, Asisten II Pemkab Deliserdang Putra Jaya Manalu, Kadis Lingkungan Hidup Ir Hartini S Marpaung, Kabag Perekonomian dan SDA Deliserdang Sri Eka Yani, Camat Biru-Biru M Dhani Mulyawan SSos MIP, Wakapolsek Biru-Biru Iptu H Raja Gukguk dan pihak PT PP dan PT WIKA serta kepala desa yang terdampak. (Sam)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Pengamen Ini Masuk Sel, 4 Bulan Lalu ‘Toyor’ Karyawan Cafe Putri Minang Sampai Ompong

Pengamen Ini Masuk Sel, 4 Bulan Lalu ‘Toyor’ Karyawan Cafe Putri Minang Sampai Ompong

Selama 4 bulan berhasil menghindar dari buruan polisi, usai melakukan penganiayaan, Muhammad Ilham Situmorang alias Pak Chandra (22) akhirnya ditangkap, ...
Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Stres Gara-gara Utang, Pria 30 Tahun di Bandar Setia Gantung Diri

Warga di Jalan Pendidikan, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, mendadak heboh setelah mengetahui salah seorang tetangga ...
Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Sholat Subuh ke Masjid, Sepedamotor di Rumah ‘Disikat’ Maling, Pria Ini Lapor Polisi

Aksi pencurian kendaraan bermotor masih saja marak di Kota Pematang Siantar. Kali ini korbannya adalah Dedy (35), warga Jalan Melanthon ...
Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Dapat Nomor Urut 4, Anton Saragih: Pas di Tagline H4RUS! 4 Adalah Elemen Kehidupan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun menggelar acara Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Simalungun ...
KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, Ini Urutannya!

Empat pasangan calon bupati dan wakilnya mendapat masing-masing nomor urut setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun melaksanakan rapat pleno di ...
Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Ops Yustisi di Tanjungbalai, 100 Orang Dapat Teguran Lisan, 11 Peringatan Tertulis

Petugas gabungan dari Polres dan Pemko Tanjungbalai bersama personel TNI menggelar Operasi Yustisi dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan untuk mencegah ...
Value Impression
VI Outstream
Value Impression Video
Awie
MGID

Loading…