Categories: Metro 24 Jam

Dukung Konservasi Satwa Liar, FJL Aceh Terima Penghargaan dari Dirjen KSDAE

Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan melalui Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam & Ekosistem (KSDAE), memberikan penghargaan kepada sejumlah lembaga, mulai dari instansi pemerintahan maupun non-goverment organization (NGO) di Aceh.

Penghargaan atas dukungan yang diberikan terhadap konservasi satwa liar periode 2017-2020, diserahkan langsung oleh Dirjen KSDAE, Ir Wiratno MSc, di Hotel Hermes Place, Banda Aceh, Selasa (04/08/2020).

Sejumlah instansi pemerintahan yang menerima penghargaan adalah, Gubernur NAD, Wali Nanggroe Aceh, DPR Aceh, Pemkab Pidie, Pemkab Aceh Timur, Pemkab Bener Meriah, Pemkab Aceh Tamiang, Polda Aceh, Pomdam Iskandar Muda, DLHK Aceh, Kejaksaan Tinggi Aceh dan Aparatur Sipil Negara BKSDA.

Sedangkan organisasi non pemerintah penerima penghargaan terdiri dari Lembaga Konservasi Taman Rusa, Flora & Fauna Internasional (FFI) Program Aceh, Forum Konservasi Leuser, Wildlife Conservation Society (WCS) IP, Conservation Respont Unit (CRU) Aceh, Pusat Kajian Satwa Liar (PKSL) FKH Unsyiah, Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Center (YOSL-OIC).

Kemudian, Yayasan Ekosistem Lestari Sumatran Orangutan Conservation Programe (YEL-SOCP), Yayasan Satu Cita Lestari, PT Tunggal Perkasa Plantation- Astra Group dan PT Pertamina EP Rantau Field, Leader CRU Mila, CRU Sampoiniet, CRU DAS Peusangan, CRU Cot Girek, CRU Serbajadi, CRU Alue Kuyun dan Leader CRU Trumon.

Selain itu, Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh juga menerima penghargaan serupa sebagai kontribusinya dalam pemberitaan yang mendukung konservasi satwa liar di Provinsi Aceh periode 2017-2020.

Sekretaris umum FJL Aceh, Ratno Sugito, mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasinya rekan-rekan jurnalis yang telah berkomitmen terhadap perlidungan sumberdaya alam di Aceh.

“FJL Aceh merupakan adalah katalis atau wadah bagi rekan-rekan jurnalis yang memiliki komitmen, serta kepedulian terhadap upaya perlindungan dan penyelamatan sumberdaya alam serta ekosistemnya,” kata Ratno Sugito dalam keterangan tertulisnya yang diterima Metro24jam.com, Selasa (4/8/2020). (Chairul)

Recent Posts

Buka di Malam Takbiran, THM ‘ANDA’ Digrebek Kapolres Siantar

Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan…

27 menit ago

Hujan Deras, Sungai Batu Gaga Meluap, Puluhan Rumah di Parapat Terendam Banjir

Puluhan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batu Gaga Bangun Dolok, Parapat. Satu di antaranya…

35 menit ago

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

11 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago