Categories: Metro 24 Jam

Miris! 3 Tahun Lumpuh Usai Kecelakaan, Sri Puji Ditinggal Suami, Ayahnya Stroke

Selama 3 tahun terakhir, Sri Puji Lestari (35), hanya bisa berbaring di tempat tidur ruang tamu rumahnya. Ia mengalami kelumpuhan sejak mengalami kecelakaan lalulintas tertimpa betor.

Mirisnya, sang ayah Sanimin (67), saat ini juga tidak bisa berjalan lagi akibat mengalami stroke sekira 3 bulan lalu.

Hal itu diungkapkan Sumiatun, ibu dari Sri Puji Astuti sekaligus suami Sanimin, saat disambangi Metro24jam.com bersama Kepala Desa Bakaran Batu, M Irwan Tanjung, di kemdiaman mereka, Gang Cempaka Dusun I, Desa Bakaran batu Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang, Selasa (4/8/2020).

“Anak perempuan saya tertimpa becak [bermotor] di Gang Purwo. Waktu itu dia menumpang di becak milik kami. Yang bawa becaknya waktu itu anak saya yang kerja di door smeer kami,” tutur Sumiatun berlinang air mata.

Nasib Sri Puji semakin memprihatinkan setelah sang suami meninggalkannya

“Anak saya ini punya anak satu. Ditinggal suaminya gak ada dikasih makan dan gak ada kabarnya. Kami sudah bawa dia berobat kemana-mana. Sekarang ini masih berobat sama tukang kusuk di Pagar Merbau. Alhamdulillah banyak perubahan,” jelasnya.

“Kalau suami saya, sudah tiga bulan ini kena stroke badannya sebelah kiri, jadi gak bisa jalan,” imbuh Sumiatun.

Selama putrinya Sri Puji sakit, Sumiatun terus merawatnya. Namun, beban itu dirasa semakin berat ketika sang suami mengalami stroke.

“Saya jualan di depan rumah untuk makan sehari-hari. Suami saya belum pernah kami bawa ke rumah sakit, karena gak ada BPJS Kesehatan,” katanya.

Saat ditanya soal kursi roda, wanita yang sudah dikaruniai empat anak ini semakin sedih dan mengaku tidak mampu membelinya.

“Anak saya berbaring teru. Kalau suami kami dudukkan di kursi plastik dan dibuatkan roda. Kalau ada yang bantu kursi roda kami terima kasih kali nak,” tutur Sumiatun terharu.

Wanita itu pun tak lupa berterima kasih kepada pemerintah desa dan sejumlah wartawan yang telah menjenguk dan mengurus agar mereka mendapat bantuan.

“Terima kasih ya pak,” tandas Sumiatun sambil menangis.

Sementara itu, Kades M Irwan Tanjung mengatakan, pihaknya akan membantu proses pengurusan di pemerintahan baik agar ayah dan anak itu mendapat kursi roda serta BPJS Kesehatan.

“Iya, nanti kami akan memproses ini. Mudah-mudahan bisa cepat, karena warga saya ini butuh perhatian. Begitu juga butuh 2 kursi roda, saya mohon dukungan dan doa agar kedua warga saya cepat sembuh,” kata M Irwan Tanjung. (fan)

Recent Posts

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

1 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

2 hari ago

Ustadz Tengku Zulkarnain Tutup Usia di RS Tabarani Pekanbaru

Da'i sekaligus mantan Wasekjen Majelis Ulama Indonesia, Ustadx Tengku Zulkarnain, meninggal dunia, Senin (10/5/2021). Hal…

2 hari ago

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Nyangkut di Bawah Jembatan Desa Kelambir Pantai Labu

Sesosok mayat pria ditemukan tersangkut di bawah jembatan hulu Sungai Serdang, Dusun I, Desa Kelambir,…

2 hari ago

Pemkab Deliserdang Kembali Raih Opini WTP dari BPK Sumut TA 2020

Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan atas…

2 hari ago

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Humbahas Tinjau Pos PAM Ops Ketupat Toba 2021 di 3 Kecamatan

Kapolres AKBP Ronny Nicolas Sidabutar didampingi PJU Polres Humbahas dan Ketua Cabang Bhayangkari Cabang Humbahas…

2 hari ago