Rabu, 12 Agustus 2020 | 21.48 WIB
Amazon Banner
Metro24Jam>News>Bisnis Haram Bocor ke Polisi, Kecol Digrebek di Rumahnya, Sabu dari Batubara

Bisnis Haram Bocor ke Polisi, Kecol Digrebek di Rumahnya, Sabu dari Batubara

Minggu, 2 Agustus 2020 - 12:48 WIB

IMG-97721

Budi Wahyu alias Kecol dan barang bukti diamankan di Mapolres Simalungun. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Budi Wijaya alias Kecol (30), tak berkutik saat digrebek Satuan Reserse Narkoba Polres Simalungun, di kediamannya di kawasan Batu Enam, Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar, Rabu (29/7/2020) sekira pukul 21.30 Wib.

Polisi melakukan penggrebekan setelah mendapat laporan dari informan bahwa Kecol menjalankan bisnis haram menjual narkoba di kediamannya tersebut.

“Satres Narkoba Polres Simalungun melakukan penggrebekan ke TKP setelah mendapat informasi bahwa ada seorang laki-laki sering melakukan transaksi sabu-sabu di rumahnya di Batu Enam, Nagori Marihat Bandar, Kecamatan Bandar,” kata Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman Hakim Sembiring, Minggu (2/8/2020).

Saat polisi tiba di lokasi, Budi Wijaya sedang berada di teras rumahnya.

“Personel melakukan penggeledahan badan, namun tidak ditemukan barang bukti yang berhubungan dengan narkotika,” jelasnya.

Polisi kemudian melakukan penggeledahan di sekitar Kecol duduk. Dari ats tanah dekat pot bunga akhirnya ditemukan satu paket sabu-sabu dan 3 plastik klip kosong.

Mendapat barang bukti tersebut, polisi kemudian menginterogasi Budi Wijaya. “Teresangka menjelaskan bahwa narkotika jenis sabu-sabu itu adalah miliknya yang dilemparkan ketika melihat personel datang,” lanjut Lukman.

Hasil interogasi lebih lanjut, Kecol mengaku mendapatkan sabu-sabu tersebut dari seorang laki-laki berinisial TM yang beralamat di kawasan Tanah Gambus, Kabupaten Batubara.

“Personel sempat melakukan pengembangan jaringan untuk mencari TM di daerah Gambus, Batubara, namun tidak ditemukan,” tandas Lukman.

Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 1 paket sabu-sabu seberat 0,29 gram (bruto), 3 plastik klip kosong, 1 unit HP merk Xiaomi warna putih.

Berikut barang bukti, petugas kemudian memboyong Kecol ke Kantor Satres Narkoba Polres Simalungun di Raya. (Age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Soman--warga Jalan Veteran Lingkungan III Perum BIP Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun--mendadak pingsan di rumah majikannya, Manaor Simanjuntak di Jalan ...
Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Dua pria warga Desa Marindal diboyong ke Polrestabes Medan karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang warga, Senin (10/8/2020) sekira pukul ...
Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Seorang pria dilaporkan hanyut setelah tersedot ke dalam parit di jembatan Jalan Selam V, Kelurahan TSM I, Kecamatan Medan Denai, ...
Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan segera mendapat gaji ke-13. Pemkab Aceh Utara akan mulai membayarkan ...
Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kepala Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang HP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Reskrim Polresta Deliserdang Selasa ...
Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Seorang remaja berinisial DT (17) harus mendapat perawatan di RSU Perdagangan, akibat dikeroyok massa di Pemandian Mata Air, Nagori Mariah ...
Loading...
Amazon right
Awie

Loading…