Categories: Metro 24 Jam

Pukat Trawl ‘Bergerilya’ di Tengah Pandemi Covid-19, Nelayan Tradisional Sergai Menjerit

Maraknya kapal-kapal pukat trawl mmebuat nelayan tradisional di Kabupaten Serdang Bedagai semakin menderita pada saat pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Selain hasil tangkapan yang terus menurun akibat harus berjibaku di tengah cuaca tak bersahabat, para nelayan juga terpaksa menurunkan harga ikan di pasaran.

Hal itu diungkapkan Irul (41), warga Dusun 1, Desa Sentang, Kecamatan Teluk Mengkudu, yang sudah 20 tahun bekerja sebagai nelayan tradisional.

Irul mengatakan, penghasilannya selama pandemi Covid-19 jauh menurun dibanding tahun sebelumnya. Penyebab utama diduga akibat turunnya daya beli masyarakat lantaran faktor ekonomi.

“Harga ikan sempat anjlok karena minimnya pembeli. Ini karena kondisi ekonomi masyarakat kesulitan selama pandemi Covid-19,” katanya.

Selain itu, kondisi cuaca juga kurang bersahabat di tengah perubahan musim. Hujan di hujan, angin dan petir membuat nelayan kesulitan mencari ikan di tengah laut.

“Terkadang kalau cuaca tidak bersahabat kami tidak melaut. Kadang sudah sampai ke tengah laut, tapi tak bisa menebar pukat,” ungkap Irul.

Kondisi itu makin diperparah dengan bergerilyanya sejumlah pukat trawl yang menebar jaring di zona nelayan tradisional.

“Salah satu yang paling mengganggu nelayan tradisional lagi, maraknya kapal pukat trawl,” imbuhnya.

Diketahui, pukat trawl selain menjaring seluruh ikan besar dan kecil, juga merusak terumbu karang merupakan tempat ikan berkembang biak.

Ia pun berharap, pemerintah memberikan solusi agar nasib nelayan tradisional lebih diperhatikan nasibnya. (ap)

Recent Posts

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

10 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago

Hendak Jual 1,1 Kg Sabu, 2 Pria Asal Aceh Utara Ini Diringkus Polisi di Depan Rumah

Satuan Reserse Narkoba Polres Aceh Utara, meringkus dua pria pengedar sabu-sabu, Minggu (09/05/2021) dinihari kemarin.…

3 hari ago

Lapas Siborong-borong Ikuti Apel Pagi Serentak Kemenkumham

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Siborong borong, mengikuti apel pagi secara serentak di Kementrian Hukum…

3 hari ago