Rabu, 12 Agustus 2020 | 22.57 WIB
Amazon Banner
Metro24Jam>News>Sopir Truk Ditilang di Batubara: Bayar ke Bank Rp500.000, di Kantor Rp250.000, Kalau Rp100 Ribu Tak Sanggup!

Sopir Truk Ditilang di Batubara: Bayar ke Bank Rp500.000, di Kantor Rp250.000, Kalau Rp100 Ribu Tak Sanggup!

Kamis, 30 Juli 2020 - 22:24 WIB

IMG-97629

Oknum Polantas saat akan mengembalikan uang yang dirasa tak cukup. (ist/metro24jam.com)

Loading...

BATUBARA, metro24jam.com – Seorang oknum Polantas Batubara dinilai tidak profesional dalam menjalankan tugasnya selama pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2020.

Hal itu diungkapkan sopir truk berinisial RD kepada Metro24jam.com, setelah dia mendapatkan penindakan langsung (tilang) akibat kesalahan, yang menurut dia tidak sengaja.

“SIM ku ditilang. Masak gara-gara nggak sengaja gitu gak ada keringanan,” katanya.

Peristiwa itu, sebut RD, terjadi di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Pondok Seng, Desa Karang Baru, Kecamatan Datuk Tanah Datar, Kabupaten Batubara, sekitar 50 meter dari rel kereta api.

“Tadi pertamanya disuruh pinggir, terus diminta surat-surat. Ya, ku kasih semua, SIM, Kartu sama Buku KIR. Habis itu disuruh hidupkan lampu parkir dua, nyala,” katanya.

“Terus disuruh hidupkan lampu mundur, rupanya gak hidup. Aku gak tau kalau lampu mundur itu gak hidup. Jadi ku bilang, ‘Tadi hidup lo Pak! Terus direkam sama dia (oknum polisi), rupanya memang gak hidup. Jadi dibilangnya, ‘Saya tilanglah SIM-nya’,” beber RD.

Mendengar harus ditilang SIM, RD pun mencoba meminta keringanan, karena dia merasa, sebelum berangkat, seluruh kelengkapan kendaraan sudah diperiksa dalam keadaan baik.

Namun, oknum berpangkat Iptu itu bersikeras untuk memberikan Tilang. Setelah RD beberapa kali memohon, oknum tersebut kemudian mengaku bersedia memberikan keringanan.

“Dibilangnya, kalau ikut prosedur harus bayar Rp500.000, bayar ke bank. Tapi kalau ke kantor bisa bayar Rp250.000,” jelasnya.

Akhirnya RD mendatangi Kantor Sat Lantas Polres Batubara untuk menebus kembali SIM-nya. Di sana RD kembali meminta keringanan biaya untuk menebus SIM tersebut sembari menyodorkan uang Rp100.000.

“Berapa?” tanya Iptu JA, seperti dituturkan RD.

Begitu melihat jumlah yang disodorkan, oknum tersebut langsung menolaknya. “Kalau 100 nggak sanggup,” katanya.

Selanjutnya, oknum tersebut menyarankan agar RD membayar denda melalui e-Tilang.

Saat menyodorkan uang tersebut, RD berhasil merekamnya. Namun aksi itu ternyata diketahui Iptu JA. Alhasil oknum tersebut marah-marah kepada RD.

“Marah-marah dia bang. ‘Kau mau dibantu, kau rekam-rekam pulak. bo**t kau!’, gitu katanya,” sebut Koko.

Kasat Lantas Polres Batubara, AKP Eridal Fitra, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa terhadap dugaan pelanggaran tersebut akan dikenakan denda tilang.

Meski begitu ia mengaku tidak mengingat persis jumlah denda tilang yang harus dibayarkan. “Ada pasalnya itu, nanti sesuai pasal itu dendanya,” katanya.

Sekedar informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pasal 285 ayat (2), setiap pengendara mobil yang tidak memenuhi persyaratan teknis seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500.000. (fik)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Soman--warga Jalan Veteran Lingkungan III Perum BIP Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun--mendadak pingsan di rumah majikannya, Manaor Simanjuntak di Jalan ...
Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Dua pria warga Desa Marindal diboyong ke Polrestabes Medan karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang warga, Senin (10/8/2020) sekira pukul ...
Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Seorang pria dilaporkan hanyut setelah tersedot ke dalam parit di jembatan Jalan Selam V, Kelurahan TSM I, Kecamatan Medan Denai, ...
Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan segera mendapat gaji ke-13. Pemkab Aceh Utara akan mulai membayarkan ...
Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kepala Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang HP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Reskrim Polresta Deliserdang Selasa ...
Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Seorang remaja berinisial DT (17) harus mendapat perawatan di RSU Perdagangan, akibat dikeroyok massa di Pemandian Mata Air, Nagori Mariah ...
Loading...
Amazon right
Awie

Loading…