Categories: Metro 24 Jam

Baru Bebas Asimilasi Aniaya Orang di Gang Turang, Bolot Ditangkap Lagi, Temannya Buron

Kebebasan yang diperoleh lewat program asimilasi Kemenkumham ternyata tak membuat pria bernama Samsul Bahri alias Bolot (27) ini bertobat dan bersyukur. Alih-alih berubah perilaku, pria yang beralamat di Jalan Pattimura/Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan kembali membuat onar dengan melakukan penganiayaan.

Bersama teman-temannya, Bolot menganiaya, Junaidi (38) warga Jalan Rambutan, Lingkungan II, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan,

Peristiwa itu terjadi, Senin (27/7/2020) dinihari sekira pukul 02.00 Wib di Jalan Pattimura/Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung.

Saat itu, Junaidi bersama temannya Dani melintas di kawasan tersebut mengendarai sepedamotor.

“Saksi Dani yang mengemudi sedangkan korban Junaidi duduk di boncengan,” kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira dalam keteranganya, Rabu (29/7/2020).

Ketika itu, tiba-tiba Dani dipanggil oleh seorang pria bernama YD. Seketika itu, Dani menghentikan sepedamotor untuk menjumpai YD. Saat keduanya mendekati YD bersama sepedamotornya, tiba-tiba pria itu masuk ke dalam rumah.

“Kemudian dari dalam rumah, keluar terduga Bolot yang kemudian bertanya kepada korban Junaidi, ‘Kau anak Jalan Rambutan?’,” jelasnya.

Merasa tak berbuat apa-apa, Junaidi langsung mengiyakannya sembari bertanya kembali, “Kenapa bang?”

Namun, tiba-tiba saja, tanpa basa-basi lagi, Bolot langsung meninju Junaidi dengan tangan kanannya. Mendapat serangan mendadak, Junaidi pun langsung kaget dan sempat memberikan perlawanan.

Bolot terus mengejar dan memukuli Junaidi bertubi-tubi, meski sebagian sempat ditangkis. Merasa terpojok, Junaidi coba turun dari sepedamotor.

Saat bersamaan, YD kembali keluar dari dalam rumah dengan memegang sebilah pisau.

“Pelaku YD kemudian langsung mendatangi korban sambil berkata, ‘Ku tikam!’ lalu menusukan sebilah pisau tersebut ke arah perut korban,” jelasnya.

Junaidi yang sudah turun dari sepedamotor, berhasil menahan dan mengambil pisau yang dihujamkan YD ke arah tubuhnya, sehingga tangan kirinya terluka.

Seiring dengan serangan pisau dari YD, Bolot pun kembali di atas angin lalu kembali melancarkan pukulan bertubi-tubi. Alhasil, pisau yang sudah sempat ditangkap Junaidi kembali terlepas.

“Kemudian tersangka YD langsung menusuk rusuk kiri korban, tepatnya di bawah ketiak,” jelas Kapolres.

Darah segar pun langsung mengalir dari tubuh Junaidi. Namun, sesaat berselang, Junaidi berhasil bangkit lalu berlari ke arah sepedamotor. Selanjutnya Dani memacu sepedamotornya ke RSUD Dr T Mansyur Tanjungbalai agar Junaidi mendapat perawatan.

Setelah temannya itu mendapat perawatan di rumah sakit, Dani menjemput salah kerabat Junaidi bernama Basrah, lalu membawanya ke rumah sakit untuk memberitahukan peristiwa tersebut.

“Setibanya di rumah sakit, saksi Dani dan Basrah melihat korban Junaidi sudah diopname dan dalam perawatan petugas medis. Selanjutnya, pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 13.46 Wib, saksi Basrah didampingi Dani membuat pengaduan ke Polsek Tanjungbalai Selatan,” urainya.

Pengaduan Basrah diterima petugas sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/13/VII/2020/SU/Res T Balai/Sek TB Selatan. Personel Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan kemudian berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tanjungbalai untuk mencari para terduga pelaku.

Selasa (28/7/2020) sekira pkl 22.30 Wib, polisi mendapat informasi bahwa Samsul Bahri alias Bolot sedang berada di Jalan Pattimura/Gang Turang, sedang duduk-duduk di teras rumah warga.

Polisi segera bergerak ke lokasi yang disebutkan dan akhirnya berhasil meringkus Bolot.

“Saat diinterogasi, tersangka Samsul Bahri alias Bolot mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut bersama temannya Yuda. Tersangka Bolot mengaku memukul korban sebanyak 3 kali, lalu tersangka Yuda yang melakukan penikaman,” beber Putu Yudha.

Polisi berusaha mencari keberadaan YD, namun hingga Rabu (29/7/2020) sekira pukul 01.30 Wib, pria tersebut belum ditemukan.

Dari tangan Bolot, polisi berhasil menyita sepotong baju warna abu-abu yang berlumuran darah.

Selanjutnya, Bolot langsung diboyong ke Polsek Tanjungbalai untuk menjalani penyidikan.

“Tersangka melanggar pasal 170 subs 351 ayat (2) KUHPidana,” tandasnya. (Lana)

Recent Posts

Buka di Malam Takbiran, THM ‘ANDA’ Digrebek Kapolres Siantar

Dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan…

4 menit ago

Hujan Deras, Sungai Batu Gaga Meluap, Puluhan Rumah di Parapat Terendam Banjir

Puluhan rumah terendam banjir akibat meluapnya Sungai Batu Gaga Bangun Dolok, Parapat. Satu di antaranya…

12 menit ago

Mengaku Sering Dapat ‘Bisikan Gaib’, Petani di Desa Ujung Labuhan Gantung Diri di Pohon Coklat

Sempat mengaku sering mendapat 'bisikan gaib', seorang petani di Dusun 1, Desa Ujung Labuhan, Kecamatan…

10 jam ago

Arus Mudik di Jalinsum Aek Natolu Lengang, 21 Pemudik Diputarbalik

Dua hari jelang Idul Fitri 1442 H , arus kendaraan di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya…

1 hari ago

Data PPKM Mikro: Deliserdang Masuk Zona Kuning Covid-19

Berdasarkan data PPKM Mikro di Kabupaten Deliserdang periode 3 Mei s/d 9 Mei 2021, di…

1 hari ago

Warga Tembaan Temukan Mayat Pria Mengambang di Sungai Bah Boluk

Sesosok mayat pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan mengambang di aliran sungai Bah Boluk, Nagori…

1 hari ago