Rabu, 12 Agustus 2020 | 22.39 WIB
Amazon Banner
Metro24Jam>News>Baru Bebas Asimilasi Aniaya Orang di Gang Turang, Bolot Ditangkap Lagi, Temannya Buron

Baru Bebas Asimilasi Aniaya Orang di Gang Turang, Bolot Ditangkap Lagi, Temannya Buron

Rabu, 29 Juli 2020 - 21:14 WIB

IMG-97575

Bolot diamankan di Mapolsek Tanjungbalai Selatan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

TANJUNGBALAI, metro24jam.com – Kebebasan yang diperoleh lewat program asimilasi Kemenkumham ternyata tak membuat pria bernama Samsul Bahri alias Bolot (27) ini bertobat dan bersyukur. Alih-alih berubah perilaku, pria yang beralamat di Jalan Pattimura/Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung, Kecamatan Tanjungbalai Selatan kembali membuat onar dengan melakukan penganiayaan.

Bersama teman-temannya, Bolot menganiaya, Junaidi (38) warga Jalan Rambutan, Lingkungan II, Kelurahan Tanjungbalai Kota II, Kecamatan Tanjungbalai Selatan,

Peristiwa itu terjadi, Senin (27/7/2020) dinihari sekira pukul 02.00 Wib di Jalan Pattimura/Gang Turang, Kelurahan Pantai Burung.

Saat itu, Junaidi bersama temannya Dani melintas di kawasan tersebut mengendarai sepedamotor.

“Saksi Dani yang mengemudi sedangkan korban Junaidi duduk di boncengan,” kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira dalam keteranganya, Rabu (29/7/2020).

Ketika itu, tiba-tiba Dani dipanggil oleh seorang pria bernama YD. Seketika itu, Dani menghentikan sepedamotor untuk menjumpai YD. Saat keduanya mendekati YD bersama sepedamotornya, tiba-tiba pria itu masuk ke dalam rumah.

“Kemudian dari dalam rumah, keluar terduga Bolot yang kemudian bertanya kepada korban Junaidi, ‘Kau anak Jalan Rambutan?’,” jelasnya.

Merasa tak berbuat apa-apa, Junaidi langsung mengiyakannya sembari bertanya kembali, “Kenapa bang?”

Namun, tiba-tiba saja, tanpa basa-basi lagi, Bolot langsung meninju Junaidi dengan tangan kanannya. Mendapat serangan mendadak, Junaidi pun langsung kaget dan sempat memberikan perlawanan.

Bolot terus mengejar dan memukuli Junaidi bertubi-tubi, meski sebagian sempat ditangkis. Merasa terpojok, Junaidi coba turun dari sepedamotor.

Saat bersamaan, YD kembali keluar dari dalam rumah dengan memegang sebilah pisau.

“Pelaku YD kemudian langsung mendatangi korban sambil berkata, ‘Ku tikam!’ lalu menusukan sebilah pisau tersebut ke arah perut korban,” jelasnya.

Junaidi yang sudah turun dari sepedamotor, berhasil menahan dan mengambil pisau yang dihujamkan YD ke arah tubuhnya, sehingga tangan kirinya terluka.

Seiring dengan serangan pisau dari YD, Bolot pun kembali di atas angin lalu kembali melancarkan pukulan bertubi-tubi. Alhasil, pisau yang sudah sempat ditangkap Junaidi kembali terlepas.

“Kemudian tersangka YD langsung menusuk rusuk kiri korban, tepatnya di bawah ketiak,” jelas Kapolres.

Darah segar pun langsung mengalir dari tubuh Junaidi. Namun, sesaat berselang, Junaidi berhasil bangkit lalu berlari ke arah sepedamotor. Selanjutnya Dani memacu sepedamotornya ke RSUD Dr T Mansyur Tanjungbalai agar Junaidi mendapat perawatan.

Setelah temannya itu mendapat perawatan di rumah sakit, Dani menjemput salah kerabat Junaidi bernama Basrah, lalu membawanya ke rumah sakit untuk memberitahukan peristiwa tersebut.

“Setibanya di rumah sakit, saksi Dani dan Basrah melihat korban Junaidi sudah diopname dan dalam perawatan petugas medis. Selanjutnya, pada Senin (27/7/2020) sekitar pukul 13.46 Wib, saksi Basrah didampingi Dani membuat pengaduan ke Polsek Tanjungbalai Selatan,” urainya.

Pengaduan Basrah diterima petugas sesuai Laporan Polisi Nomor: LP/13/VII/2020/SU/Res T Balai/Sek TB Selatan. Personel Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan kemudian berkoordinasi dengan Sat Reskrim Polres Tanjungbalai untuk mencari para terduga pelaku.

Selasa (28/7/2020) sekira pkl 22.30 Wib, polisi mendapat informasi bahwa Samsul Bahri alias Bolot sedang berada di Jalan Pattimura/Gang Turang, sedang duduk-duduk di teras rumah warga.

Polisi segera bergerak ke lokasi yang disebutkan dan akhirnya berhasil meringkus Bolot.

“Saat diinterogasi, tersangka Samsul Bahri alias Bolot mengakui telah melakukan penganiayaan tersebut bersama temannya Yuda. Tersangka Bolot mengaku memukul korban sebanyak 3 kali, lalu tersangka Yuda yang melakukan penikaman,” beber Putu Yudha.

Polisi berusaha mencari keberadaan YD, namun hingga Rabu (29/7/2020) sekira pukul 01.30 Wib, pria tersebut belum ditemukan.

Dari tangan Bolot, polisi berhasil menyita sepotong baju warna abu-abu yang berlumuran darah.

Selanjutnya, Bolot langsung diboyong ke Polsek Tanjungbalai untuk menjalani penyidikan.

“Tersangka melanggar pasal 170 subs 351 ayat (2) KUHPidana,” tandasnya. (Lana)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Siap-siap Kerja, Pas Angkat Jerigen Racun, Pria 61 Mendadak Tak Sadarkan Diri, Lalu Tewas!

Soman--warga Jalan Veteran Lingkungan III Perum BIP Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Simalungun--mendadak pingsan di rumah majikannya, Manaor Simanjuntak di Jalan ...
Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Minta Rp15 Juta Modus ‘Uang Keamanan’ di Patumbak, 2 Pria Diangkut ke Polrestabes Medan

Dua pria warga Desa Marindal diboyong ke Polrestabes Medan karena diduga melakukan pemerasan terhadap seorang warga, Senin (10/8/2020) sekira pukul ...
Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Betor Terseret Air ke Parit, Marolop Butarbutar Hanyut di Gorong-gorong Jalan Selam V

Seorang pria dilaporkan hanyut setelah tersedot ke dalam parit di jembatan Jalan Selam V, Kelurahan TSM I, Kecamatan Medan Denai, ...
Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Kabar Gembira Bagi ASN Aceh Utara, Gaji ke-13 Segera Cair

Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara akan segera mendapat gaji ke-13. Pemkab Aceh Utara akan mulai membayarkan ...
Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kades Tanjung Purba di OTT Polisi, Diduga Minta Uang Perpanjang Kontrak Kaur Pemdes

Kepala Desa Tanjung Purba, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Deliserdang HP terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Reskrim Polresta Deliserdang Selasa ...
Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Di Depan Ibunya, Remaja Ini Dikeroyok Puluhan Orang di Pemandian Mariah Bandar (Katanya Diprovokatori Pangulu)

Seorang remaja berinisial DT (17) harus mendapat perawatan di RSU Perdagangan, akibat dikeroyok massa di Pemandian Mata Air, Nagori Mariah ...
Loading...
Amazon right
Awie

Loading…