Rabu, 23 Juni 2021 | 12.30 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Galian C di Sungai Bah Bolon Diduga Sumber Polusi Udara, APP Demo ke Camat Bandar

Galian C di Sungai Bah Bolon Diduga Sumber Polusi Udara, APP Demo ke Camat Bandar

Selasa, 30 Juni 2020 - 13:15 WIB

IMG-96189

Massa APP saat berunjukrasa ke Kantor Camat Bandar. (Suhendra/metro24jam.com))

AdvertNative 160×600

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Puluhan massa gabungan dari mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Perdagangan (APP), menggelar aksi unjukrasa damai di depan Kantor Kecamatan Bandar, Simalungun, Senin (29/6/2020).

Massa sempat memaksa masuk untuk menemui Camat dan Kapolsek, namun ditahan sejumlah personel Sat Pol-PP. Akibatnya, sempat terjadi aksi saling dorong antara petugas dengan pengunjuk rasa di depan pintu.

Massa mendesak Uspika Bandar menghadirkan pengusaha tambang galian C, untuk memperjelas status izin konsesi sejumlah tambang pasir di aliran sungai Bah Bolon, Kecamatan Bandar, Simalungun.

“Penambangan pasir kami pastikan merusak lingkungan dan akan menyebabkan konflik horisontal yang menyengsarakan warga Kecamatan Bandar sekitarnya,” kata Koordinator Aksi Krismon Gultom.

Menurut dia, daerah aliran sungai Bah Bolon itu semestinya digunakan sebagai kawasan ekowisata sehingga dampak ekonominya bisa dirasakan masyarakat setempat.

“Bukan malah dieksploitasi sumber daya alamnya, karena lokasi ini bukan untuk kawasan pertambangan. Di sisi lain, warga Kecamatan Bandar sudah cukup lama menderita tekanan batin, karena adanya polusi maupun rusaknya insfratruktur dengan keberadaan truk angkutan pasir diduga ilegal,” ujarnya.

Krismon menuturkan, aksi ini merupakan perwujudan sikap pemuda di Kota Perdagangan yang tetap kukuh menolak aksi penambangan galian C ilegal.

Aksi ini, kata dia, juga bertujuan menepis isu, bahwa warga dan pemuda di Kecamatan Bandar tak lagi solid dalam menolak tambang ilegal.

Untuk itu, kata Krismon, Aliansi Pemuda Perdagangan berkomitmen untuk tetap bersama dalam menolak segala bentuk ekploitasi lingkungan, terutama tambang pasir di aliran sungai Bah Bolon tersebut.

Sementara itu, Camat Bandar Amon Carles Sitorus didampingi Kapolsek Perdagangan AKP Josia Simarmata SH, kepada pengunjuk rasa menyatakan, bahwa pemerintah Kecamatan bersama Uspika Bandar menerima aspirasi massa.

“Kami tinggal menindaklanjuti permintaan kalian semua dan akan berkoordinasi dengan dinas terkait. Karena adek-adek sekalian telah menolak penambangan pasir di Kecamatan Bandar,” katanya.

“Dan lami juga akan sampaikan terkait penolakan penambangan ini ke dinas terkait. Dalam waktu dekat, kita (Uspika) Bandar, akan melakukan pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pengusaha penambangan,” imbuhnya.

Camat Amon Carles menanmbahkan, bahwa untuk saat ini, pihaknya mengimbau agar penambangan galian C di Kecamatan Bandar dihentikan sampai ada hasil kesepakatan dalam pertemuan pada Kamis (2/7/2020) di Aula Kantor Camat Bandar.

Aksi unjuk rasa diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan penghentian truk angkutan pasir milik salah satu pengusaha penambangan galian C di Jalan Rajamin Purba, persis di depan Kantor Camat Bandar.

Akibatnya, ruas jalan tertutup pun sempat kerumunan pengunjuk rasa di tengah tumpahan pasir.

Pantauan di sekitar lokasi, sekira pukul 15.30 Wib, massa APP akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan mengerahkan massa lebih banyak lagi bila tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti.

Seorang warga, Aripin (46), yang ditemui di seputaran lokasi unjukrasa, meminta anak muda Perdagangan selalu kompak menolak pertambangan pasir tersebut.

“Jangan mau diprovokasi. Sebab hal itu menjadi tanggungjawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata, karena masalah ini sangat penting,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah kegiatan penambangan galian C yang diduga liar masih tetap beroperasi di aliran Sungai Bah bolon, Kecamatan Bandar, Simalungun, meski sudah berulangkali diprotes warga setempat.

Penambangan itu dikeluhkan lantaran truk pengangkut pasir acapkali membuat debu berterbangan dikawasan pemukiman warga, sepanjang Jalan Sisingamangaraja maupun Jalan Kartini, Kelurahan Peradangan 1, Kecamatan Bandar. (age)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Golkar Siantar Laporkan Pemilik Akun Murni Purba

Sejumlah pengurus Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Pematang Siantar melaporkan pemilik akun Facebook, Murni Purba, ke Polres Pematang Siantar, Selasa ...
Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Emosi Disebut Monyet dan Jomblo, Pria Ini Tikam Leher Teman Kerja, Tewas!

Pria bernama Zulkarnain ini ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Sunggal lantaran telah membunuh rekan kerjanya, Rendy alias Bagong (22), Sabtu ...
3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

3 Hari Pipa PDAM Pecah, Lalulintas di Jalinsum Tanjung Morawa Macet

Pipa PDAM di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) tepatnya di samping Rumah Makan Wong Rame, Kecamatan Tanjung Morawa, mengalami kebocoran akibat ...
Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Siap-siap Pesta Sabu Oknum Pengacara di Siantar dan Rekannya Ditangkap, 1 Lagi Pengedar Ganja

Seorang oknum pengancara ditangkap oleh personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pematang Siantar, Sabtu (19/6/2021) kemarin. Ia diciduk bersama rekannya, diduga ...
Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III Gelar Vaksinasi Massal

Kelurahan Lubukpakam III, Kecamatan Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang menggelar vaksinasi massal, Senin (21/6/2021). Kegiatan dilaksanakan di lapangan SD Bertingkat Jalan RA ...
Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak Tinjau Kondisi Kerusakan di Jalan Pertahanan

Camat Patumbak, Drs Syahdin Setia Budi Pane didampingi Sekcam Muhammad Kennedy Tarigan SIP MSi dan Kepala Desa Patumbak Kampung, Ahmad ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200