Selasa, 27 Juli 2021 | 09.47 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Ricuh Tuntut Copot Kades di Panyabungan, Massa Bakar Mobil Dinas Wakapolres Madina

Ricuh Tuntut Copot Kades di Panyabungan, Massa Bakar Mobil Dinas Wakapolres Madina

Senin, 29 Juni 2020 - 22:00 WIB

IMG-96161

Dua unit mobil yang dibakar massa. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MADINA, metro24jam.com – Ratusan warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/6/2020). Warga menuntut penurunan jabatan kepala desa mereka yang dinilai tidak adil dalam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai.

“Ada lebih kurang 320 orang melakukan pemblokiran jalan, terkait rentetan masalah pembagian BLT di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Dalam orasinya, beberapa mahasiswa menjelaskan, bahwasanya Kepala Desa Mompang Julu tidak transparan dalam pengolahan Dana Desa serta diduga terjadi praktek KKN terhadap kebijakan yang telah dilakukan.

Meminta klarifikasi dan informasi Kepala Desa Mompang Julu, Bapak Hendri Hasibuan, tentang Anggaran Dana Desa TA 2018 – 2020. Ketika tidak bisa mengklarifikasi semua dugaan yang tercantum, maka mundur sekarang juga!” tuntut warga.

Para pendemo meminta Bupati Mandailing Natal agar segera SK Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, yang dinilai tidak transparan mengelola dana desa TA 2018- 2020.

Mereka juga pendemo juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa dan menangkap Kades dimaksud.

Personel kepolisian dan TNI kemudian coba melakukan negosiasi agar massa membuka pemblokiran Jalinsum sehingga bisa diakses kembali.

“Petugas sudah berjanji akan memproses tuntutan massa tentang ketidaktransparansian penyaluran BLT DD oleh Kepala Desa selambat-lambatnya 5 hari,” jelas Tatan.

Namun, kelompok massa pemblokir jalan tidak menerima dan meminta agar Bupati Madina segara mengeluarkan surat pemecatan terhadap kepala desa.

“Mediasi tidak mencapai titik temu, sehingga kelompok massa tetap melaksanakan aksi pemblokiran jalan,” katanya.

Massa kemudian mulai anarkis dan tidak terkendali. Mereka melakukan penyerangan terhadap personel TNI – Polri dengan melempar kayu dan batu yang diambil dari sekitar bahu jalan.

“Dalam penyerangan tersebut, massa membakar 1 unit sepedamotor, 1 unit mobil Suzuki Baleno dan mobil dinas Wakapolres Madina. Dalam insiden ini 6 personel Polres Madina mengalami luka akibat lemparan batu dan saat ini mendapat perawatan di RSUD Panyabungan,” beber Tatan.

Langkah-langkah persuasif dan komunikasi telah dilakukan oleh pihak kepolisian agar massa membubarkan diri dan membuka blokir jalan.

Massa juga melibatkan anak-anak dalam aksi tersebut. Hingga Senin sore, personel TNI – Polri masih melakukan penjagaan di Jalinsum Medan-Padang tepatnya RM Mandira. (Lana)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

2 Pria Ini Curi Komputer dari Kantor Dinas ESDM Siantar, Pas Ditangkap, Tusuk Polisi!

Dua pria pelaku pembongkaran Kantor Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wilayah 3 di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan ...
Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Fakta Baru Kasus Jual Beli Jabatan di Pemko Tanjungbalai, Uang Rp1,5M Untuk Penghentian Penyidikan Ternyata Ide Oknum Pengacara

Kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di Pemerintahan Kota Tanjungbalai yang melibatkan Walikota Non Aktif Muhammad Syahrial kini mengungkap fakta ...
Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Korupsi Pembangunan Jembatan Penghubung, Mantan Kades dan Bendahara Desa Salabuan Divonis 4 Tahun Penjara

Mantan Kepala Desa Salabulan, Lebih Tarigan dan Bendahara Desa, Fransiskus Valentino dijatuhi vonis masing-masing 4 tahun penjara serta denda Rp200 ...
Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Peringati HAN 2021, Kemenkum HAM Sumut Berikan Remisi 23 Andikpas

Sedikitnya, 23 Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tanjung Gusta Medan mendapat remisi dari ...
Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Dibuang Ayahnya ke Teras Rumah Warga, Bayi Hasil Hubungan Gelap Ini Dijemput Neneknya

Warga Dusun II, Desa Pagar Merbau I, Kecamatan Pagar Merbau, Deliserdang, dibikin heboh dengan temuan sesosok bayi berjenis kelami perempuan, ...
Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Anggi Maisarah Mengajak Pemuda Terlibat Di Sahabat Pantau KTR

Berbicara tentang bahaya rokok, mungkin sebahagian orang menganggap bukanlah isu yang populer. Terlebih, jumlah perokok di Indonesia begitu tingginya, termasuk ...
MGID

Loading…


Awie
Horas Laundry
AdvertNative 320 x 200