Sabtu, 4 Juli 2020 | 06.20 WIB
Metro24Jam>News>Ricuh Tuntut Copot Kades di Panyabungan, Massa Bakar Mobil Dinas Wakapolres Madina

Ricuh Tuntut Copot Kades di Panyabungan, Massa Bakar Mobil Dinas Wakapolres Madina

Senin, 29 Juni 2020 - 22:00 WIB

IMG-96161

Dua unit mobil yang dibakar massa. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MADINA, metro24jam.com – Ratusan warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (29/6/2020). Warga menuntut penurunan jabatan kepala desa mereka yang dinilai tidak adil dalam menyalurkan Bantuan Langsung Tunai.

“Ada lebih kurang 320 orang melakukan pemblokiran jalan, terkait rentetan masalah pembagian BLT di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Dalam orasinya, beberapa mahasiswa menjelaskan, bahwasanya Kepala Desa Mompang Julu tidak transparan dalam pengolahan Dana Desa serta diduga terjadi praktek KKN terhadap kebijakan yang telah dilakukan.

Meminta klarifikasi dan informasi Kepala Desa Mompang Julu, Bapak Hendri Hasibuan, tentang Anggaran Dana Desa TA 2018 – 2020. Ketika tidak bisa mengklarifikasi semua dugaan yang tercantum, maka mundur sekarang juga!” tuntut warga.

Para pendemo meminta Bupati Mandailing Natal agar segera SK Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, yang dinilai tidak transparan mengelola dana desa TA 2018- 2020.

Mereka juga pendemo juga meminta aparat penegak hukum untuk memeriksa dan menangkap Kades dimaksud.

Personel kepolisian dan TNI kemudian coba melakukan negosiasi agar massa membuka pemblokiran Jalinsum sehingga bisa diakses kembali.

“Petugas sudah berjanji akan memproses tuntutan massa tentang ketidaktransparansian penyaluran BLT DD oleh Kepala Desa selambat-lambatnya 5 hari,” jelas Tatan.

Namun, kelompok massa pemblokir jalan tidak menerima dan meminta agar Bupati Madina segara mengeluarkan surat pemecatan terhadap kepala desa.

“Mediasi tidak mencapai titik temu, sehingga kelompok massa tetap melaksanakan aksi pemblokiran jalan,” katanya.

Massa kemudian mulai anarkis dan tidak terkendali. Mereka melakukan penyerangan terhadap personel TNI – Polri dengan melempar kayu dan batu yang diambil dari sekitar bahu jalan.

“Dalam penyerangan tersebut, massa membakar 1 unit sepedamotor, 1 unit mobil Suzuki Baleno dan mobil dinas Wakapolres Madina. Dalam insiden ini 6 personel Polres Madina mengalami luka akibat lemparan batu dan saat ini mendapat perawatan di RSUD Panyabungan,” beber Tatan.

Langkah-langkah persuasif dan komunikasi telah dilakukan oleh pihak kepolisian agar massa membubarkan diri dan membuka blokir jalan.

Massa juga melibatkan anak-anak dalam aksi tersebut. Hingga Senin sore, personel TNI – Polri masih melakukan penjagaan di Jalinsum Medan-Padang tepatnya RM Mandira. (Lana)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Andika Aritonang (34) ditemani sejumlah awak media mendatangi Mapolsek Siantar Martoba, Jum'at (3/7/2020) sekira pukul 10.00 Wib. Pria yang bekerja ...
Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Personel Medan Timur menggerebek sebuah rumah Jalan Bukit Barisan, Gang Pandan, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jum'at (3/7/2020) ...
OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

Ketua DPD AMPI Deliserdang OK Arwindo SH MBA didampingi Sekretaris Dharma Syahputra Purba meminta pengurus AMPI Namorambe untuk membesarkan organisasi ...
Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

PT Aquafarm Nusantara Regal Springs Indonesia membagikan water tank kepada sejumlah sekolah, tempat ibadah serta perhotelan di Kecamatan Ajibata, Kabupaten ...
Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Dodi Sumanto alias Dika (41), korban pembunuhan sadis di Jalan Sidomulyo, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan ...
Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam yang juga Pembina Pujakesuma Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menyalurkan bantuan bagi korban puting beliung di delapan ...
Loading...
Awie

Loading…