Sabtu, 4 Juli 2020 | 05.54 WIB
Metro24Jam>News>Pabrik Crumb Rubber PT SRI Dituding Buang Limbah Kimia Cair Tanpa Olah ke Bah Bolon

Pabrik Crumb Rubber PT SRI Dituding Buang Limbah Kimia Cair Tanpa Olah ke Bah Bolon

Minggu, 28 Juni 2020 - 06:26 WIB

IMG-96086

Bangunan pabrik crumb rubber PT Sentang Raya Indonesia di bantaran Sungai Bah Bolon. Insert: Syahrul Mustafa. (Suhentra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Selama puluhan tahun beroperasi di tengah lingkungan padat penduduk, Kelurahan Perdagangan 1, Kecamatan Bandar, pabrik Crumb Rubber PT Sentang Raya Indonesia, diduga telah membuang limbah ke Sungai Bah Bolon.

Kekhawatiran terhadap perusahaan penghasil karet ekspor tersebut diungkapkan salah seorang warga setempat, saat ditemui di Lingkungan 7 Kelurahan Perdagangan 1, Jumat (26/6/2020) siang.

“Iya pak, selama belasan tahun beroperasi hingga tahun terakhir ini limbah pabrik berupa zat kimia cair, sudah mencemari lingkungan, karena disalurkan ke Sungai Bah Bolon,” katanya.

Zat kimia cair diduga mencemari lingkungan dan ekosistim perairan Daerah Aliran Sungai Bah Bolon, dikarenakan tidak maksimalnya pengelolaan serta instalasi penyaluran limbah.

“Limbah kimia cair dari pabrik itu, diduga langsung dibuang ke sungai,” sebut warga.

Tak hanya itu, polusi udara dan debu juga menjadi produk samping pengasapan karet.

“Karet yang sudah siap diasap kan diturunkan dari tempat pengasapan. Dijatuhkan aja itu ke lantai gudang, naiklah semua debu-debu itu. Belum lagi dari cerobong asap itu, semua menyebar ke lingkungan pemukiman warga sekitar pabrik,” bebernya.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya, RD (46). Mengaku mewakili sebagian warga setempat, kepada Metro24jam.com, pria itu mengatakan, sebelumnya mereka sudah menyampaikan permasalahan limbah tersebut ke pihak menejemen PT Sentang Raya Indonesia.

“Dampak langsung dari pencemaran limbah bagi warga yang tinggal di sekitar wilayah bantaran Sungai Bah Bolon, ya gangguan kesehatan lah. Selain itu, aromanya menyengat,” katanya.

Menurut dia, air sungai yang biasa digunakan warga dapat menimbulkan gatal-gatal pada kulit.

“Kalau polusi debu pastilah mengganggu pernapasan dan mengotori lingkungan,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, saat bertemu dengan pihak perusahaan, warga dalam meminta kompensasi berupa jaminan kesehatan.

Warga juga meminta pada pemerintah setempat dan dinas instansi terkait agar bisa menindaklanjuti keluhan masyarakat.

“Jika perlu, untuk memberi efek jera, cabut saja izin PT Sentang Raya Indonesia tersebut,” tegasnya.

Terpisah, Safety Healthy Eprovment (S.H.E), PT Sentang Raya Indonesia Crumb Rubber, Syahrul Mustofa, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pabrik tersebut memang membuang limbah cair ke Sungai Bah Bolon.

Meksi begitu, ia mengatakan, bahwa manajemen pabrik sudah melakukan cek dan richek disaksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), ketika menyalurkan limbah cair ke Sungai Bah Bolon.

“Bahkan sejumlah anggota legislatif periode 2019-2024, baru-baru ini meninjau lokasi pabrik. Selain itu, di masa pandemi Covid-19, pihak perusahaan telah memberikan bantuan paket sembako dari tanggungjawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Jadi apa lagi yang dipersoalkan?” katanya.

Donasi, sebut Syahrul, mulai didistribusikan kepada warga terdampak Covid-19, khususnya mereka yang masuk golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di sekitar lokasi PT Sentang Raya Indonesia, di lingkungan 7 dan 8.

Kemudian hal yang di sampaikan warga dan mewakili warga lainya yang menuturkan pada awak media bahwa, warga sekitar lokasi pabrik telah menyampaikan tentang permasalahan limbah dan lainya tersebut ke pihak menejemen, hal itu sudah lama dikeluhkan warga.

“Bukan itu saja, masalah banjir pun ketika hujan, dikeluhkan warga kepada perusahaan,” jelasnya.

Meski begitu, Syahrul mengaku tidak mengizinkan Metro24jam.com untuk melihat lokasi pengolahan limbah dimaksud.

“Kalau untuk Itu, harus ada izin dari kantor Medan pak, jadi saya tidak dapat perlihatkan,” kilahnya.

Syahrul Mustofa juga menjelaskan, perusahaan juga sudah menyerahkan CSR, dalam bentuk tunai maupun bantuan alat berat ekskavator.

“Setiap tahunnya kepada pemerintah kabupaten dan pihak Kecamatan di wilayah itu dilakukan secara selektif,” jelasnya.(age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Andika Aritonang (34) ditemani sejumlah awak media mendatangi Mapolsek Siantar Martoba, Jum'at (3/7/2020) sekira pukul 10.00 Wib. Pria yang bekerja ...
Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Personel Medan Timur menggerebek sebuah rumah Jalan Bukit Barisan, Gang Pandan, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jum'at (3/7/2020) ...
OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

Ketua DPD AMPI Deliserdang OK Arwindo SH MBA didampingi Sekretaris Dharma Syahputra Purba meminta pengurus AMPI Namorambe untuk membesarkan organisasi ...
Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

PT Aquafarm Nusantara Regal Springs Indonesia membagikan water tank kepada sejumlah sekolah, tempat ibadah serta perhotelan di Kecamatan Ajibata, Kabupaten ...
Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Dodi Sumanto alias Dika (41), korban pembunuhan sadis di Jalan Sidomulyo, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan ...
Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam yang juga Pembina Pujakesuma Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menyalurkan bantuan bagi korban puting beliung di delapan ...
Loading...
Awie

Loading…