Selasa, 7 Desember 2021 | 03.52 WIB
Regal Springs
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Bacok 2 Penghuni Rumah di Jalan Sabarudin Lantaran Kepergok Curi HP, Jukir Ditembak, 2 Waria Penadah Juga Diciduk

Bacok 2 Penghuni Rumah di Jalan Sabarudin Lantaran Kepergok Curi HP, Jukir Ditembak, 2 Waria Penadah Juga Diciduk

Sabtu, 27 Juni 2020 - 14:18 WIB

IMG-96066

Midun setelah mendapat perawatan luka tembak di RS Bhayangkara. Insert: Saat melakukan pencurian. (ist/metro24jam.com)

MGID Sky Scrapper
Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (Jukir) nekat membacok pemilik rumah yang dimasukinya. Pria bernama Reza Wijaya alias Midun (30), akhirnya ditangkap polisi, Jum’at malam.

Aksi nekat Midun itu dilakukan saat ia dipergoki pemilik rumah Jalan Sabarudin No 86, Kelurahan Sei Rengas Permata, Kecamatan Medan Area, Jum’at (26/6/2020) dinihari sekira pukul 04.30 Wib.

Sementara itu, kedua korban Hasim (82) dan Lukman (50), warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Glugur Darat 1, Medan Timur, saat ini masih kritis di rumah sakit akibat luka yang dialaminya.

“Kedua korban mengalami luka bacok di bagian kepala, kemudian dibawa ke RS Methodist Jalan Thamrin untuk mendapat perawatan. Untuk saat ini kedua korban belum bisa diambil keterangan karena belum sadarkan diri,” kata Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago, kepada wartawan, Sabtu (27/6/2020) pagi.

Peristiwa tersebut sontak membuat sekitar gembar subuh dinihari itu. Kepala lingkungan setempat langsung menghubungi Polsek Medan Area yang segera tiba di lokasi tak lama kemudian.

Setelah melakukan penyelidikan dan melihat beberapa kamera CCTV yang berada di dekat TKP, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku, yang kemudian diketahui bernama Reza Wijaya alias Midun (30).

“Tersangka ini bekerja sebagai juru parkir yang beralamat di Jalan Ismaliyah, Kelurahan Kota Matsum I, Medan Area,” beber Faidir.

Setelah mengetahui identitas pelaku, personel Polsek Medan Area dan Tim Ranmor Polrestabes Medan mendapat informasi bahwa Midun berada di Jalan Gandhi, Medan. Tak membuang waktu, polisi segera bergerak dan berhasil meringkus Midun, Jum’at (26/6/2020) malam.

Kepada polisi, Midun mengaku perencanaan mencuri di rumah korban. Aksi sadis sang tukang parkir itu dilakukannya lantaran terdesak usai aksinya kepergok penghuni rumah.

Midun mengaku telah merencanakan pencurian itu dan berhasil masuk ke rumah tersebut melalui bagian atap seng. Dari dalam rumah, pria itu berhasil mengambil 2 unit handphone, masing-masing merk Oppo F3 warna hitam, Redmi Note 5A Prime serta Samsung.

Namun, saat akan keluar rumah, Midun dipergoki Lukman. Tanpa pikir panjang, Midun langsung membacokkan pisau yang dibawanya ke kepala Lukman.

“Pelaku langsung membacok kepala korban Lukman sebanyak 2 kali dengan pisau hingga korban jatuh ke lantai,” jelasnya.

Usai membacok Lukman, Midun lari menuju pintu depan, namun di sana dia dihadang Hasim. Lagi-lagi, Midun menggunakan pisaunya untuk membacok kepala Hasyim.

Setelah kedua penghuni rumah tersebut terkapar berlumuran darah, Midun langsung kabur.

Setelah ditangkap polisi, Midun mengaku bahwa 3 unit ponsel curian itu sudah dijual kepada dua waria bernama Zulkifli (27) warga Jalan Medan Area Selatan, Gang Merak, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Medan Area dan Rahmad Hidayat (31) Jalan Menteng 2, Gang Pembangunan, Kelurahan Medan Tenggara, Medan Denai seharga Rp900.000.

“Namun, tersangka Zulkifli dan Rahmat baru memberi uang kepada pelaku Midun sebesar Rp50.000. Uang itu digunakan pelaku untuk membeli narkoba jenis sabu,” jelas Faidir.

Tersangka penadah barang curian. (ist/metro24jam.com)

Selanjutnya, polisi membawa Midun untuk mencari sang penadah berikut barang bukti yang sudah dijualnya. Tapi pria itu kemudian disebut melakukan perlawanan sehingga akhirnya diberi tindakan tegas dengan menembak kedua kakinya.

“Pelaku tetap berusaha melawan Petugas gabungan sehingga menembak Kedua kakinya. Kemudian dibawa pengobatan ke RS Bhayangkara Medan lalu kembali bldiboyongbke Polsek Medan Area. Sementara korban sudah diarahkan buat laporan polisi (LP),” pungkas Faidir.

Terpisah, PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Martuasah Tobing mengaku telah diamankannya pelaku utama dan dua penadahnya.

“Beberapa pelaku sudah diamankan oleh tim gabungan dan Polsek cuma backup. Barang bukti rekaman CCTV diketahui bahwa pelaku Midun menggunakan topi merah, pisau, celana pendek, kaos warna hitam, jaket jeans, serta 1 buah kayu yang turut kita amankan,” pungkasnya. (asn)

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Aksi Sadis Viral di Medsos, 4 Anggota Geng Motor ‘Simple Life’ Ditangkap, 2 di Antaranya Ditembak

Personel Polsek Medan Timur meringkus empat anggota geng motor, yang menamakan diri sebagai 'Simple Life', Senin (6/12/2021). Penangkapan itu merupakan ...
Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus Korupsi Dana Hibah Pilkada Sergai 2020, Mantan Sekretaris KPUD dan 2 Kolega Jalani Sidang

Kasus korupsi dana hibah Pilkada 2020 Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) senilai Rp32,2 miliar berlanjut ke meja hijau, Senin (6/12/2021). Tiga ...
2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

2 Kali Tersengat Listrik Saat Perbaiki Kabel di Rumah Tetangga, Kosmas Tarigan Tewas

Seorang pria tewas setelah 2 kali tersengat arus listrik dalam waktu beberapa menit di Desa Suka Mulia Hulu, Kecamatan Namorambe, ...
Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Kecamatan STM Hilir Dan Biru-Biru Jadi ‘Lahan Subur’ Judi Tembak Ikan

Wilayah Kecamatan Biru-Biru dan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara, kini marak dengan perjudian mesin ketangkasan yang biasa disebut ...
Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kasus Dugaan Korupsi Pengalihan Fungsi Kawasan Suaka Margasatwa Naik ke Tingkat Penyidikan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati Sumut) IBN Wiswantanu secara resmi telah meningkatkan kasus dugaan korupsi pengalihan fungsi kawasan Suaka ...
1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

1 Unit Rumah di Simpang Penara Terbakar, Bocah 6 Tahun Nyaris Gosong

Satu unit rumah di APDM Simpang Penara, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Tanjung Morawa terbakar, Minggu (5/12/2021) sekira pukul 16.00 Wib. ...
Horas Laundry
MGID

Loading…


Awie
AdvertNative 320 x 200