Sabtu, 4 Juli 2020 | 05.25 WIB
Metro24Jam>News>Galian C di Sungai Bah Bolon Diduga Sumber Polusi Udara, Warga Kecamatan Bandar Resah

Galian C di Sungai Bah Bolon Diduga Sumber Polusi Udara, Warga Kecamatan Bandar Resah

Jumat, 26 Juni 2020 - 19:25 WIB

IMG-96040

Kondisi jalan Sisingamangaraja Perdangangan yang diselimuti debu. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sejumlah kegiatan penambangan galian C yang diduga liar masih tetap beroperasi di aliran Sungai Bah bolon, Kecamatan Bandar, Simalungun, meski sudah berulangkali diprotes warga setempat.

Penambangan itu dikeluhkan lantaran truk pengangkut pasir acapkali membuat debu berterbangan dikawasan pemukiman warga, sepanjang Jalan Sisingamangaraja maupun Jalan Kartini, Kelurahan Peradangan 1, Kecamatan Bandar.

Debu tersebut, membuat warga sekitar dan sejumlah pengendara terganggu saat melintas di jalan raya. Warga juga kesal, lantaran jika jalan beriringan sejumlah pengemudi seakan-akan balapan di jalan raya.

“Truk-truk ini juga tidak mau turun dari badan jalan,” sebut seorang pengendara motor yang ditemui di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Perdagangan 1, Kamis (25/6/2020) siang.

Pantauan di sekitar lokasi, belasan dump truk Mitsubishi Colt Diesel membawa muatan pasir keluar dari sungai Bah Bolon, Kamis (25/6/2020).

Warga pun menduga, para penambang liar ini masih bisa terus beroperasi karena instansi terkait dan wakil rakyat belum pernah memberikan tindakan maupun perhatian serius.

“Kita merasa heran, kenapa kegiatan galian C ilegal di Sungai Bah Bolon  masih beroperasi. Apa Muspika menerima sesuatu dari pengusaha?” tanya Nasution kepada wartawan, saat ditemui di jembatan penghubung lintas Batubara – Kecamatan Bandar, tak jauh dari lokasi penambangan, Kamis (25/6/2020) sore.

Padahal, menurut Nasution, penambangan tersebut diduga kuat tidak memiliki legalitas yang jelas.

Meski begitu, alat berat berupa ekskavator tetap saja beroperasi bebas di kawasan DAS sungai Bah Bolon dan secara terang-terangan memuat material pasir, sedangkan di lokasi lainya material jenis batu padas.

Aktivitas penambangan pasir di sungai Bah Bolon, Kecamatan Bandar, Simalungun. (Suhendra/metro24jam.com)

Tak ayal, warga sekitar dan pengendara lalu lintas pun seringkali harus menutup hidung menghindari iritasi mata dan infeksi saluran pernafasan dari debu yang berterbangan ketika dump truk pengangkut galian C itu melintas.

Debu juga berterbangan ke rumah warga. Meski menutup pintu dan jendela rumah, debu tetap masuk dan hinggap ke perabot.

Warga tersebut pun meminta pihak kepolisian secepatnya mengatasi permasalahan tambang galian C di Sungai Bah Bolon yang diduga ilegal tersebut.

“Bupati Simalungun harus segera memerintahkan Camat Bandar yang sudah lama menjabat, supaya berkoordinasi menghentikan galian C ini,” katanya.

Menurutnya, perorangan maupun korporasi yang melakukan penambangan tanpa memiliki izin usaha dapat dipersangkakan melakukan tindak pidana.

Warga “SAMPANTAU” Kota Perdagangan tersebut mengatakan, hal itu sudah diatur dalam pasal 158 Undang-Undang nomor 4 Tahun 2009, tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Meski keluhan warga cukup tinggi, Muspika Bandar selama ini seakan bungkam dan belum melakukan tindakan apa pun untuk menutup kegiatan galian C dimaksud.

“Warga tidak menghalangi atau menghambat pembangunan, tapi tolong nasib kami diperhatikan, di masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata Nasution.

Menurut dia, keluhan tersebut sudah beberapa kali disampaikan kepada pihak Uspika Bandar selaku pelaksana pemerintahan setempat.

“Jangan salahkan warga yang kecewa dan tergerus tingkat kepercayaannya kepada Kapolsek dan Camat, karena terkesan melakukan pembiaran,” sebut Amir (38), warga lainnya.

Menurut dia, sejumlah mahasiswa dari berbagai universitas juga sempat menulis di pinggir jalan jembatan dan sampai-sampai meng-upload video ke YouTube sebagai bentuk protes.

“Kita berharap Bupati, Kapolres dan Kapolda Sumut bertindak tegas terhadap semua kegiatan ilegal. Hal ini perlu dilakukan agar tercipta kepastian hukum, bila perlu ekskavator, truknya disita dan pengusaha ilegal ditangkap agar ada efek jera, dan saat ini selain terdampak pandemi covid-19, kami juga dalam masa  sudah pandemi krisis polusi,” katanya.

Terkait hal itu, Kapolres Simalungun AKBP Agus Waluyo SIK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Perdagangan AKP Josia Simarmata SH, Kamis (25/6/2020), belum memberi tanggapan. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Andika Aritonang (34) ditemani sejumlah awak media mendatangi Mapolsek Siantar Martoba, Jum'at (3/7/2020) sekira pukul 10.00 Wib. Pria yang bekerja ...
Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Personel Medan Timur menggerebek sebuah rumah Jalan Bukit Barisan, Gang Pandan, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jum'at (3/7/2020) ...
OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

Ketua DPD AMPI Deliserdang OK Arwindo SH MBA didampingi Sekretaris Dharma Syahputra Purba meminta pengurus AMPI Namorambe untuk membesarkan organisasi ...
Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

PT Aquafarm Nusantara Regal Springs Indonesia membagikan water tank kepada sejumlah sekolah, tempat ibadah serta perhotelan di Kecamatan Ajibata, Kabupaten ...
Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Dodi Sumanto alias Dika (41), korban pembunuhan sadis di Jalan Sidomulyo, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan ...
Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam yang juga Pembina Pujakesuma Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menyalurkan bantuan bagi korban puting beliung di delapan ...
Loading...
Awie

Loading…