Minggu, 6 Desember 2020 | 02.00 WIB
MGID BANNER
Metro24Jam>News>Dari Tebing Tinggi Belanja Sabu ke Medan, Pulangnya Nyungsep ke Parit di Pasar Bengkel, Duo Zul Gol!

Dari Tebing Tinggi Belanja Sabu ke Medan, Pulangnya Nyungsep ke Parit di Pasar Bengkel, Duo Zul Gol!

Kamis, 21 Mei 2020 - 00:37 WIB

IMG-94528

Zul Amri (kiri) dan temannya M Zul Irfan dan barang bukti sabu-sabu. (ist/metro24jam.com)

Reklam Flip
Loading...

SERGAI, metro24jam.com – Belanja sabu untuk stok lebaran, dua pria asal Kota Tebing Tinggi ini akhirnya terpaksa berlebaran di sel tahanan Mapolres Serdang Bedagai.

Keduanya adalah, Zul Amri (30) dan M Zul Irfan Harahap (24), masing-masing warga Lingkungan I, Kelurahan Tebing Tinggi dan Kelurahan Kesatria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.

Mereka ditangkap Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Perbaungan, karena kedapatan membawa sabut-sabu di RSU Trianda Perbaungan, Sabtu (16/05/2020), sekitar pukul 01.30 Wib.

Keduanya ditangkap polisi setelah mereka mengalami kecelakaan di Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

“Sepedamtor yang dikendarai keduanya masuk ke parit. Zul Amri mengalami patah tulang tangan dan kaki, sedangkan Zul Irfan mengalami luka. Keduanya harus dibawa ke RSU Trianda Perbaungan,” kata Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang dalam keterangannya melalui Kasubbag Humas Ipda Zulfan Ahmadi.

Di rumah sakit, petugas meminta keduanya mengumpulkan barang bawaan mereka. Zul Amri kemudian memberikan satu bungkusan plastik klip yang dibalut lakban hitam serta handphone-nya kepada perawat.

Curiga dengan bungkusan tersebut, pihak RSU Trianda kemudian menghubungi Polsek Perbaungan. Tak lama berselang, petugas yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu M Tambunan pun tiba di rumah sakit tersebut.

Ketika bungkusan tersebut diperiksa, ternyata isinya adalah sabu-sabu seberat 153,72 gram. Polisi langsung menggari Zul Amri dan Zul Irfan di tempat tidur.

Selain itu, polisi juga menyita handphone Nokir dan 1 unit sepedamotor Suzuki Smash yang dikendarai duo Zul tersebut.

“Kedua tersangka ini ternyata baru saja membeli narkoba jenis sabu-sabu tersebut dari seorang bandar berinisial MR (27) di Jalan Ringroad Medan sekitar pukul 22.00 WIB. Setelah melakukan transaksi narkoba tersebut, keduanya berencana pulang ke Tebing Tinggi untuk menjualkan barang haram tersebut,” jelasnya.

Kepada polisi, Zul Amri mengaku melakukan transaksi narkoba tersebut dengan cara memesan terlebih dahulu. Setelah disepakai, ia kemudian membayar uang muka dengan cara transfer ke rekening bandar narkoba sejumlah Rp10 juta.

“Pelaku memesan sabu sebanyak 1 ons (100 gram) kepada bandar dengan kesepakatan harga Rp35.000.000. Namun pelaku masih memberikan uang muka Rp10 juta, dengan perjanjian 2 hari ke depan akan dilunasi,” ungkapnya.

Saat ini, keduanya sudah dilimpahkan ke Satres Narkoba Polres Sergai untuk penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) Undang-undang No35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup,” tandasnya. (Lana)

KOMENTAR ANDA
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Kasat Lantas Polres Simalungun Ajak Wartawan Edukasi Masyarakat Keselamatan Berlalulintas

Menempati jabatan baru sebagai Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendrik F Aritonang SIK, mengajak wartawan mensosialisasikan edukasi keselamatan berlalulintas kepada ...
Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Air Sungai Kuala Namu Meluap, Puluhan Rumah di Lubukpakam Mulai Terendam Banjir

Debit air Sungai Kuala Namu Kecamatan Lubukpakam terus meningkat sejak Jum'at (4/12/2020) malam hingga Sabtu (5/12/2020). Bahkan saat ini, air ...
Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir di Aceh Utara Meluas ke Sejumlah Kecamatan, Begini Kondisi Teranyar

Banjir yang melanda sejumlah desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara terus meluas hingga Sabtu (05/12/2020) sore. ...
Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Hanyut Saat Mandi di Aliran Sungai Bejangkar Ujung Padang, Bocah 8 Tahun Ditemukan Tewas

Seorang bocah perempuan ditemukan tak bernyawa di aliran Sungai Bejangkar, Huta II Nagori Riah Naposo, Kecamatan Ujung Padang, Simalungun, Jum'at ...
Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Krueng Peuto Meluap, Banjir Rendam Sejumlah Desa di Kemukiman Lhoksukon Teungoh

Sejumlah desa di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peutoe di Kemukiman Lhoksukon Teungoh (LT), Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara ...
Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Dua Pemuda Curi Sapi Kepergok Warga di Bandar Huluan, 1 Tertangkap, 1 Lagi Kabur

Seorang remaja nyaris dimassa warga setelah tertangkap basah mencuri sapi di Simpang Tiga, Nagori Bandar Tongah, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun, ...
Reklam Sticky Ads
Reklam Inread
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
ReklamStore Scroll