Kamis, 4 Juni 2020 | 09.37 WIB
Metro24Jam>News>Pembunuh Hendri Goh Ternyata Pemilik Bengkel dan Adik Iparnya, Ini Motifnya!

Pembunuh Hendri Goh Ternyata Pemilik Bengkel dan Adik Iparnya, Ini Motifnya!

Rabu, 20 Mei 2020 - 22:11 WIB

IMG-94516

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar saat memberikan keterangan kepada wartawan di depan tersangka AAH. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Sat Reskrim Polrestabes Medan menetapkan satu dari saksi yang diperiksa sebelumnya menjadi tersangka kasus pembunuhan Hendri Goh alias Goh A Hen (28).

Agen mobil itu sebelumnya ditemukan tewas dengan kondisi terikat di bengkel cat mobil di Jalan PWI, Lahan Garapan, Desa Sampali, Percut Sei Tuan, Jum’at (15/5/2020) sore kemarin.

Sebelumnya, polisi telah memeriksa sekitar 5 saksi terkait kematian Hendri Goh Satu di antaranya adalah penerima atau pembeli mobil yang ditemukan terparkir di salah satu showroom jual beli mobil di Jalan Bilal Medan.

Sedangkan 3 lainnya adalah adalah penghuni rumah atau bengkel cat mobil yang terdiri dari seorang wanita dan 2 pria. Setelah melakukan pemeriksaan, polisi akhirnya menetapkan AAH (20) yang merupakan penghuni rumah sekaligus bengkel dimaksud.

“Dari pengakuan AHH, diketahui pelaku utamanya adalah AP (33), pemilik rumah sekaligus bengkel cat tempat ditemukan jasad korban,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, kepada wartawan, Rabu (20/5/2020) sore.

Dijelaskan Ronny, AHH adalah adik ipar dari AP. Terungkapnya kasus pembunuhan tersebut setelah AHH yang diperiksa bersama istri Hendri dan adik kandung AP di Mapolrestabes Medan, mengaku mengetahui abang iparnya AP memukul Hendri dengan martil dari arah belakang.

“AP memukul kepala bagian belakang korban berkisar 3 kali. Lalu mengambil sekop yang ada di TKP dan kembali memukuli korban berkali-kali,” ungkap Ronny.

Setelah Hendri terjatuh dan tak berdaya, AP kemudian mengambil tali jemuran di belakang rumah dan bengkelnya lalu menjerat leher dan melilitkannya ke tangan serta mulut korban.

“Pelaku AP memutuskan tali jemuran miliknya dengan pisau lalu menjerat leher korban hingga meninggal dunia dan mengikat korban dibantu adik iparnya AAH,” papar Ronny.

Untuk menghilangkan jejak pembunuhan itu, AP dan AAH kemudian menyeret tubuh Hendri dan menyembunyikannya di sudut ruang bengkel, tepatnya di bawah pondok. Selanjutnya, mereka menutup jasad Hendri dengan kelambu atau cover mobil tersebut.

Selanjutnya AP mengambil mobil milik Hendri lalu dijual kepada saksi bernama, Sures sesuai kesepakatan sebelumnya. Di mana, Hendri hendak menjual mobil Daihatsu Xenia miliknya melalui perantara AP seharga Rp59.000.000.

“Jadi, motifnya pelaku ingin menguasai mobil korban. Sebelumnya, korban dan pelaku sudah saling kenal,” bebernya.

Selain sudah berkomunikasi dan merupakan teman lama, Hendri juga disebut sudah beberapa kali ke bengkel milik AP.

“Korban agen jual beli mobil,” aku AKBP Ronny.

Setelah menjual mobil, AP kemudian membagi uang hasil penjualan tersebut korban kepada adik iparnya.

“Sebelum melarikan diri, AP memberikan uang sebesar Rp200 ribu kepada AAH,” tuturnya.

Akan tetapi, hingga saat ini polisi masih melakukan pengejaran terhadap tersangka AP yang kabur usai melakukan pembunuhan tersebut.

“Kita masih memburu pelaku utamanya. Kita himbau agar pelaku segera menyerahkan diri. Kalau tidak, akan kami beri tindakan tegas dan terukur,” tegas Ronny.

Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan dengan pasal 365 ayat (4) dan atau pasal 338 JO 55, 56 KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup. (asn)

BACA JUGA:
Pembunuh Hendri Goh Diringkus, Pelaku Disebut Kenalan Dekat

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Judi Jackpot Bebas Beroperasi di Delitua, Pengedar Sabu Ikut Numpang Lapak

Judi Jackpot Bebas Beroperasi di Delitua, Pengedar Sabu Ikut Numpang Lapak

Mesin slot jackpot digital atau biasa disebut dingdong saat ini masih menjadi trend yang digemari sejumlah para pemain judi. Saat ...
Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Satres Narkoba dan Unit Paminal Polres Humbahas menangkap seorang pria diduga penyalahguna shabu-sabu, Rabu (3/6/2020) sekira pukul 08.25 Wib.Haposan Bemfie ...
Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Seorang pria ditemukan sudah tak bernyawa di dalam parit, di kawasan Afdeling II, Perkebunan PTPN II Tajung Garbus, Desa Tanjung ...
Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Beredar kabar adanya dugaan pungutan liar pemotongan honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Kabuparen ...
Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Gara-gara permintaannya untuk menjual rumah tak diindahkan, seorang pemuda di Jalan Jati, Desa Sei Mencirim, nekat mengancam ibunya dengan sebilah ...
Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Personel Patumbak Polrestabes Medan menembak mati seorang pengedar sabu-sabu Selasa (2/6/2020) malam. Pria itu ditangkap di Jalan Sisingamangaraja Medan, tepatnya ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…