Kamis, 4 Juni 2020 | 09.02 WIB
Metro24Jam>News>Proyek LPJU Tenaga Surya Kerasaan II Dibiayai ADD/DD 2020, Banyak Warga Tidak Tahu

Proyek LPJU Tenaga Surya Kerasaan II Dibiayai ADD/DD 2020, Banyak Warga Tidak Tahu

Rabu, 20 Mei 2020 - 20:17 WIB

IMG-94505

Proyek Lampu Penerangan Jalan Umum menuju kebun Divisi 3 PT Kerasaan Indonesia. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sejumlah warga Nagori Kerasaan II, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun mengaku tak tahu-menahu soal proyek pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tenaga surya di desa mereka. Beberapa warga yang ditemui Metro24jam.com, Senin (18/5/2020) mengaku baru mengetahui bahwa proyek tersebut dibiayai dari Dana Desa setelah membaca pemberitaan di media.

“Kami baru mengetahui lampu jalan tenaga surya itu dipasang di jalur menuju ke Kantor Perkebunan Kelapa Sawit Divisi 3 PT Kerasaan Indonesia (Sipef Grup), ternyata berasal dari Anggara Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) 2020 Kerasaan II, bukan bersumber dari anggaran perusahaan,” kata warga yang minta namanya tidak dicantumkan.

“Makanya, kami mau foto dan catat ini sebagai aset Nagori Kerasaan II. Belum ada penberitahuan dari desa ke kami. Apalagi pemasangan lampu jalan itu dikerjakan malam hari,” paparnya.

Warga tersebut juga protes karena pemasangan lampu jalan itu dinilai hanya memfasilitasi perusahaan perkebunan untuk pengamanan pencurian sawit.

“Proyek LPJU tenaga surya ini tidak terlalu bermanfaat dan tidak efektif dalam mengurangi tingkat kemiskinan,” katanya.

Selain tidak tepat sasaran, 17 titik pembangunan LPJU tenaga surya dengan anggaran Rp 20.000.000 per unit itu dinilai tidak jauh beda dengan proyek pengadaan hewan ternak desa pada tahun sebelumnya.

“Selain itu, kabar yang kami terima, pelaksana proyek ini titipan dari seorang oknum di BPMN dan dalam  pelaksaaan oleh sekelompok oknum yang berlindung di salah satu lembaga swadaya masyarakat,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dari anggaran Rp17.000.000 untuk pengadaan proyek pemasangan LPJU tenaga surya tersebut, ada selisih harga Rp 3.000.000 yang disebut sebagai fee untuk oknum penentu proyek.

Warga Kerasaan II pun meminta agar proyek pemasangan LPJU tenaga surya segera dihentikan dan dibatalkan.

“Pada prinsipnya proyek pemasangan LPJU tenaga surya itu tidak bermanfaat, bukan bagian dari kegiatan yang dimusyawarahkan di Nagori Kerasaan II,” tandasnya.

Mereka pun meminta Kemendes, aparat penegak hukum dan Kejari Simalungun mendalami dugaan penyimpangan ADD dan DD yang terjadi di Kerasaan II selama ini.

“Kita minta penyelidikan secepatnya bisa ditingkatkan menjadi penyidikan,” katanya Senin (18/5/2020) siang.

Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Nagori (BPMN), ketika dikonfirmasi Kabid Robert Silalahi, hingga saat ini belum memberikan penjelasan.

Sedangkan Pangulu Nagori Kerasaan II Rudi Hartono tak kunjung bisa ditemui. Beberapa kali coba ditemui di kantornya, Rudi tidak berada di tempat.

Dua nomor telepon selulernya yang selama ini digunakan Rudi coba dihubungi, juga tidak direspon, walaupun terdengar aktif.

Terpisah, Humas PT Kerasaan Indonesia (Grup Sipef), Suhadi, membenarkan bahwa Pangulu Kerasaan II Rudi Hartono adalah karyawan perusahaan mereka.

“Rudi Hartono benar karyawan PT Kerasaan Indonesia. Kalau masalah LPJU tenaga surya, kita belum tau, nanti kita konfirmasi dulu ke kebun kerasaan,” katanya.

“Yang pasti, tidak ada perintah dari perusahaan. Nanti kita minta info dulu ke kebun (PT Kerasaan Indonesia),” sebut Suhadi. (Age)

BACA JUGA:
Proyek LPJU Tenaga Surya di Kerasaan II Terindikasi Menyimpang, Warga Minta ADD/DD 2020 Diaudit

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Judi Jackpot Bebas Beroperasi di Delitua, Pengedar Sabu Ikut Numpang Lapak

Judi Jackpot Bebas Beroperasi di Delitua, Pengedar Sabu Ikut Numpang Lapak

Mesin slot jackpot digital atau biasa disebut dingdong saat ini masih menjadi trend yang digemari sejumlah para pemain judi. Saat ...
Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Satres Narkoba dan Unit Paminal Polres Humbahas menangkap seorang pria diduga penyalahguna shabu-sabu, Rabu (3/6/2020) sekira pukul 08.25 Wib.Haposan Bemfie ...
Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Seorang pria ditemukan sudah tak bernyawa di dalam parit, di kawasan Afdeling II, Perkebunan PTPN II Tajung Garbus, Desa Tanjung ...
Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Beredar kabar adanya dugaan pungutan liar pemotongan honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Kabuparen ...
Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Gara-gara permintaannya untuk menjual rumah tak diindahkan, seorang pemuda di Jalan Jati, Desa Sei Mencirim, nekat mengancam ibunya dengan sebilah ...
Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Personel Patumbak Polrestabes Medan menembak mati seorang pengedar sabu-sabu Selasa (2/6/2020) malam. Pria itu ditangkap di Jalan Sisingamangaraja Medan, tepatnya ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…