Sabtu, 4 Juli 2020 | 06.44 WIB
Metro24Jam>News>Polisi Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Pembununan Elvina, Begini Kronologinya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Pembununan Elvina, Begini Kronologinya!

Jumat, 8 Mei 2020 - 21:22 WIB

IMG-93916

Kondisi Michael dan Elvina saat polisi tiba di lokasi. Insert: Elvina semasa hidup. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Polisi merilis kasus pembunuhan sadis di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jum’at (8/5/2020). Dari hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polrestabes Medan, polisi menetapkan 3 tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya kepada awak media mengatakan, keempat tersangka adalah Jeffry alias J (22), Michael alias M (22), Tek Suk Fen alias TS (55).

Peristiwa berawal ketika Michael menjemput Elvina yang merupakan karyawan Salon Bridal di Jalan Pukat, lalu pergi ke rumah Jeffry di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sesampainya di sana, Jeffry mengajak Elvia ke kamar mandi. Sampai di sana, Jeffry mengajak Elvina berhubungan badan.

Namun, Elvina menolak ajakan tersebut, sehingga Jeffry emosi lalu mendorong dan membenturkan kepala gadis itu ke dinding. Spontan, Elvina tak sadarkan diri dan saat itulah Jeffry memperkosa gadis tersebut.

Puas melampiaskan nafsunya, Jeffry mengambil pisau dari dapur lalu menikam Elvina tepat di dada kiri. Tak sampai di situ, Jeffry kemudian merobek perut perempuan muda itu dengan pisau yang dipegangnya.

Setelah itu, Jeffry memberitahu Michael bahwa dia telah membunuh Elvina. Jeffry kemudian meminta Michael untuk membeli bensin.

Michael kemudian keluar membeli 2 botol bensin lalu memberikannya kepada Jeffry. Selanjutnya Jeffry mengambil mancis, lalu menyiram bensin ke tubuh Elvina lalu menyulut api.

Setelah itu Michael menghubungi ibu kandung Jeffry, Tek Suk Fen yang kemudian segera tiba di rumah tersebut.

Bersama ibunya, Jeffry kemudian mengangkat jenazah Elvina dari kamar madi ke ruang tengah.

Setelah itu, Jeffry mengambil sebulah parang dari dapur lalu membelah perut dan memotong lengan kanan Elvina.

Saat bersamaan Tek Suk Fen mengambil kardus dan lakban dari gudang. Jeffry kemudian memasukkan jasad Elvina ke dalam kardus dibantu oleh ibunya.

Setelah itu, Tek Suk Fen kemudian menghubungi Jenny, ibu kandung Michael. Jenny kemudian datang bersama paman Michael.

Kepada Jenny, Tek Suk Fen mengatakan bahwa Michael telah membunuh Elvina.Sesaat kemudian, Jeffry keluar dari tumah untuk membeli lakban karena kekurangan. Setelah kembali, Jeffry membalut kembali kardus menggunakan lakban.

Selanjutnya, Jeffry memesan taksi oline karena berniat akan membawa kardus tersebut ke Lubukpakam.

Namun, setelah taksi online datang, niat tersebut dibatalkan karena ketika kardus didorong, darah berceceran dari dalam kardus. Michael kemudian membatalkan taksi online tersebut lalu membayar Rp155.000.

Selanjutnya, kardus berisi jenazah Elvina dikembalikan ke ruang tengah dan Jeffry membersihkan sisa darah yang berceceran di lantai.

Jeffry dan Tek Suk Fen kemudian mengintimidasi Michael dan ibunya agar mereka mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut.

Michael kemudian menulis surat ‘wasiat’ lalu mencoba meminum obat nyamuk untuk meyakinkan bahwa seluruh rangkaian kejadian adalah perbuatannya sendiri tanpa melibatkan orang lain.

Sekira pukul 17.00 Wib, Jenny dan paman Michael mendatangi orangtua Elvina untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Michael merupakan Narapidana dengan kasus perbuatan cabul terhadap anak sesuai Laporan Polisi nomor: LP/31/I/2017/Restabes Medan tanggal 05 Januari 2017 dengan pelapor Sofian.

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Michael dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan kemudian ditahan di Lapas Anak Kelas I Tanjung Gusta Medan sejak 19 April 2017.

Selanjutnya, Michael dipindahkan ke Lapas Pemuda Kelas III Langkat pada tanggal 20 Mei 2019. Pada 7 April 2020.

Sama halnya dengan Michael, Jeffry juga adalah residivis kasus pencabulan anak, sesuai Laporan Polisi nomor: LP/1245/IX/2016/SPKT I Polda Sumut tanggal 26 September 2016 oleh pelapor Samin.

Jeffry kemudian dijatuhi vonis hukuman 6 tahun 6 bulan penjara dan ditahan di Lapas Anak Kelas I Tanjung Gusta Medan, mulai tanggal 09 Januari 2017.

Selanjutnya, Jeffry dipindahkan ke Lapas Pemuda Kelas III Langkat pada tanggal 25 September 2019 dan sekamar dengan Michael.

Michael dan Jeffry kemudian dibebaskan melalui Program Asimilasi Kemenkum dan HAM pada 07 April 2020.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa, sepasang sandal dan sepatu kulit warna hitam, sebilah pisau dapur dengan gagang warna ungu, 2 bilah pisau daging, kotak ponsel merk Samsung Galaxy A 50, satu kotak kartu nama atas nama Michael.

Selain itu, selembar surat, 2 botol racun serangga, sebotol pengharum ruangan, 3 buah lakban, sepotong celana dalam perempuan, sepotong celana celana berlumuran darah, sebuah martil, potongan KTP, kartu OVO dan SIM C atas nama Michael.

“Ketiga tersangka melakukan tindak pembunuhan berencana dan dijerat pasal 340 jo 338 KUHPidana,” pungkasnya. (Lana)

BACA JUGA:
Fakta Baru Pembunuhan Elvina! Jeffry Adalah Pelaku Utama, Pernah Satu Sel dengan Michael

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Rumah Kontributor Metro TV Siantar Dibobol Maling, 2 Unit HP dan Kunci Mobil Raib

Andika Aritonang (34) ditemani sejumlah awak media mendatangi Mapolsek Siantar Martoba, Jum'at (3/7/2020) sekira pukul 10.00 Wib. Pria yang bekerja ...
Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Digrebek Pas Nyabu, Pecatan Polisi Angkat Garpu Sampah dan Parang, Dorr..!

Personel Medan Timur menggerebek sebuah rumah Jalan Bukit Barisan, Gang Pandan, Kelurahan Glugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Jum'at (3/7/2020) ...
OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

OK Arwindo: Besarkan AMPI di Namorambe

Ketua DPD AMPI Deliserdang OK Arwindo SH MBA didampingi Sekretaris Dharma Syahputra Purba meminta pengurus AMPI Namorambe untuk membesarkan organisasi ...
Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

Regal Springs Indonesia Bantu Water Tank ke Sekolah, Gereja dan Hotel di Ajibata dan Girsip

PT Aquafarm Nusantara Regal Springs Indonesia membagikan water tank kepada sejumlah sekolah, tempat ibadah serta perhotelan di Kecamatan Ajibata, Kabupaten ...
Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Korban Pembunuhan di Bandar Klippa Dikenal Baik Bermasyarakat, Pelaku Pernah Direhab Narkoba

Dodi Sumanto alias Dika (41), korban pembunuhan sadis di Jalan Sidomulyo, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan ...
Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam Polri Bantu 240 Paket Sembako Bagi Korban Bencana Puting Beliung di Langkat

Kabaharkam yang juga Pembina Pujakesuma Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH menyalurkan bantuan bagi korban puting beliung di delapan ...
Loading...
Awie

Loading…