Ahad/Minggu, 24 Januari 2021 | 13.29 WIB
Banner Advertnative
Metro24Jam>News>Polisi Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Pembununan Elvina, Begini Kronologinya!

Polisi Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Pembununan Elvina, Begini Kronologinya!

Jumat, 8 Mei 2020 - 21:22 WIB

IMG-93916

Kondisi Michael dan Elvina saat polisi tiba di lokasi. Insert: Elvina semasa hidup. (ist/metro24jam.com)

AdvertNative 160×600

MEDAN, metro24jam.com – Polisi merilis kasus pembunuhan sadis di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jum’at (8/5/2020). Dari hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polrestabes Medan, polisi menetapkan 3 tersangka dalam kasus tersebut.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir dalam keterangan tertulisnya kepada awak media mengatakan, keempat tersangka adalah Jeffry alias J (22), Michael alias M (22), Tek Suk Fen alias TS (55).

Peristiwa berawal ketika Michael menjemput Elvina yang merupakan karyawan Salon Bridal di Jalan Pukat, lalu pergi ke rumah Jeffry di Jalan Duku No 40, Komplek Cemara Asri, Kecamatan Percut Sei Tuan.

Sesampainya di sana, Jeffry mengajak Elvia ke kamar mandi. Sampai di sana, Jeffry mengajak Elvina berhubungan badan.

Namun, Elvina menolak ajakan tersebut, sehingga Jeffry emosi lalu mendorong dan membenturkan kepala gadis itu ke dinding. Spontan, Elvina tak sadarkan diri dan saat itulah Jeffry memperkosa gadis tersebut.

Puas melampiaskan nafsunya, Jeffry mengambil pisau dari dapur lalu menikam Elvina tepat di dada kiri. Tak sampai di situ, Jeffry kemudian merobek perut perempuan muda itu dengan pisau yang dipegangnya.

Setelah itu, Jeffry memberitahu Michael bahwa dia telah membunuh Elvina. Jeffry kemudian meminta Michael untuk membeli bensin.

Michael kemudian keluar membeli 2 botol bensin lalu memberikannya kepada Jeffry. Selanjutnya Jeffry mengambil mancis, lalu menyiram bensin ke tubuh Elvina lalu menyulut api.

Setelah itu Michael menghubungi ibu kandung Jeffry, Tek Suk Fen yang kemudian segera tiba di rumah tersebut.

Bersama ibunya, Jeffry kemudian mengangkat jenazah Elvina dari kamar madi ke ruang tengah.

Setelah itu, Jeffry mengambil sebulah parang dari dapur lalu membelah perut dan memotong lengan kanan Elvina.

Saat bersamaan Tek Suk Fen mengambil kardus dan lakban dari gudang. Jeffry kemudian memasukkan jasad Elvina ke dalam kardus dibantu oleh ibunya.

Setelah itu, Tek Suk Fen kemudian menghubungi Jenny, ibu kandung Michael. Jenny kemudian datang bersama paman Michael.

Kepada Jenny, Tek Suk Fen mengatakan bahwa Michael telah membunuh Elvina.Sesaat kemudian, Jeffry keluar dari tumah untuk membeli lakban karena kekurangan. Setelah kembali, Jeffry membalut kembali kardus menggunakan lakban.

Selanjutnya, Jeffry memesan taksi oline karena berniat akan membawa kardus tersebut ke Lubukpakam.

Namun, setelah taksi online datang, niat tersebut dibatalkan karena ketika kardus didorong, darah berceceran dari dalam kardus. Michael kemudian membatalkan taksi online tersebut lalu membayar Rp155.000.

Selanjutnya, kardus berisi jenazah Elvina dikembalikan ke ruang tengah dan Jeffry membersihkan sisa darah yang berceceran di lantai.

Jeffry dan Tek Suk Fen kemudian mengintimidasi Michael dan ibunya agar mereka mengakui telah melakukan pembunuhan tersebut.

Michael kemudian menulis surat ‘wasiat’ lalu mencoba meminum obat nyamuk untuk meyakinkan bahwa seluruh rangkaian kejadian adalah perbuatannya sendiri tanpa melibatkan orang lain.

Sekira pukul 17.00 Wib, Jenny dan paman Michael mendatangi orangtua Elvina untuk memberitahukan kejadian tersebut.

Michael merupakan Narapidana dengan kasus perbuatan cabul terhadap anak sesuai Laporan Polisi nomor: LP/31/I/2017/Restabes Medan tanggal 05 Januari 2017 dengan pelapor Sofian.

Pada persidangan di Pengadilan Negeri Medan, Michael dijatuhi hukuman 7 tahun penjara dan kemudian ditahan di Lapas Anak Kelas I Tanjung Gusta Medan sejak 19 April 2017.

Selanjutnya, Michael dipindahkan ke Lapas Pemuda Kelas III Langkat pada tanggal 20 Mei 2019. Pada 7 April 2020.

Sama halnya dengan Michael, Jeffry juga adalah residivis kasus pencabulan anak, sesuai Laporan Polisi nomor: LP/1245/IX/2016/SPKT I Polda Sumut tanggal 26 September 2016 oleh pelapor Samin.

Jeffry kemudian dijatuhi vonis hukuman 6 tahun 6 bulan penjara dan ditahan di Lapas Anak Kelas I Tanjung Gusta Medan, mulai tanggal 09 Januari 2017.

Selanjutnya, Jeffry dipindahkan ke Lapas Pemuda Kelas III Langkat pada tanggal 25 September 2019 dan sekamar dengan Michael.

Michael dan Jeffry kemudian dibebaskan melalui Program Asimilasi Kemenkum dan HAM pada 07 April 2020.

Dari lokasi, polisi menyita barang bukti berupa, sepasang sandal dan sepatu kulit warna hitam, sebilah pisau dapur dengan gagang warna ungu, 2 bilah pisau daging, kotak ponsel merk Samsung Galaxy A 50, satu kotak kartu nama atas nama Michael.

Selain itu, selembar surat, 2 botol racun serangga, sebotol pengharum ruangan, 3 buah lakban, sepotong celana dalam perempuan, sepotong celana celana berlumuran darah, sebuah martil, potongan KTP, kartu OVO dan SIM C atas nama Michael.

“Ketiga tersangka melakukan tindak pembunuhan berencana dan dijerat pasal 340 jo 338 KUHPidana,” pungkasnya. (Lana)

BACA JUGA:
Fakta Baru Pembunuhan Elvina! Jeffry Adalah Pelaku Utama, Pernah Satu Sel dengan Michael

KOMENTAR ANDA
AdvertNative Bottom Desktop
MGID Smart Widget
Berita Lainnya
Geliat Bisnis Spa & Massage di Komplek Ruko Griya Siantar di Tengah Pandemi Covid-19

Geliat Bisnis Spa & Massage di Komplek Ruko Griya Siantar di Tengah Pandemi Covid-19

Pandemi virus Sars n-Cov-2 (Covid-19), berdampak luar biasa di berbagai bidang usaha, tak terkecuali pada bisnis spa dan massage. Sejumlah ...
Pasutri Ditangkap Jual Sabu Ditangkap di Sungai Dua, Bandarnya Kakak Kandung Istri

Pasutri Ditangkap Jual Sabu Ditangkap di Sungai Dua, Bandarnya Kakak Kandung Istri

Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai meringkus tiga pengedar sabu-sabu dari lokasi berbeda, Jum'at (22/1/2021) dinihari. Dua di antaranya adalah pasangan ...
Terjaring OTT, Kadis Sosial Pemkab Serdang Bedagai Resmi Jadi Tersangka

Terjaring OTT, Kadis Sosial Pemkab Serdang Bedagai Resmi Jadi Tersangka

Oknum Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serdang Bedagai, Ifdhal SSos, resmi jadi tersangka dugaan korupsi setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan ...
Pura-pura Bertamu di Tanjungbalai, Pria Asal Batang Kuis Ini Ternyata Berniat Curi HP

Pura-pura Bertamu di Tanjungbalai, Pria Asal Batang Kuis Ini Ternyata Berniat Curi HP

David Gannary Nasution (44), warga Jalan Pandu III, Block G, Perumahan Cendana Asri, Kelurahan Sena, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang ditangkap ...
4 Bulan Diburu, Tersangka Pembunuh Ngasil Tarigan Ditangkap di Dairi

4 Bulan Diburu, Tersangka Pembunuh Ngasil Tarigan Ditangkap di Dairi

Selama 4 bulan melakukan pencarian, polisi akhirnya berhasil meringkus pelaku pembunuhan petani bernama Ngasil Tarigan--warga Dusun III Desa Jambur Pulau, ...
3 Hari Setelah Curi Perhiasan dan Uang, Pria Ini Diciduk Polisi Teluk Nibung

3 Hari Setelah Curi Perhiasan dan Uang, Pria Ini Diciduk Polisi Teluk Nibung

Unit Reskrim Polsek Teluk Nibung Polres Tanjungbalai berhasil mengungkap pencurian di kediaman salah seorang warga di Jalan Pancing Lingkungan II, ...
MGID

Loading…


Awie
Jawa Elektrik
AdvertNative 320 x 200