Rabu, 5 Agustus 2020 | 16.57 WIB
Amazon Banner
Metro24Jam>News>Pertahankan Tas dari Dirampas Begal, 4 Jari Pedagang Cabai Ini Putus Ditebas Parang

Pertahankan Tas dari Dirampas Begal, 4 Jari Pedagang Cabai Ini Putus Ditebas Parang

Jumat, 1 Mei 2020 - 15:57 WIB

IMG-93532

Erdina dirawat di RS Murni Teguh. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Seorang wanita pedagang cabai yang menjadi korban harus kehilangan 4 jari lantaran ditebas kawanan begal sadis, Jum’at (1/5/2020), sekira pukul 05.00 Wib.

Korban bernama Erdina br Sihombing (54), warga Jalan AR Hakim, Gang Rahayu, Medan Area, yang bisa berjualan di Komplek MMTC dan saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Murni Teguh Medan.  

Aksi perampokan kejam itu terjadi di dekat perlintasan kereta api (KA), Jalan AR Hakim, yang merupakan perbatasan wilayah hukum Polsek Medan Area dan Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan.

Pagi itu, Erdina seperti biasa berangkat dari rumahnya menuju ke Komplek MMTC, Jalan Wilem Iskandar, Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, untuk berjualan cabai dengan menaiki becak bermotor (betor).

Namun, mendekati perlintasan KA Jalan AR Hakim, tiba-tiba saja tas yang disandang Erdina ditarik satu dari 2 pria yang mengendarai sepedamotor. 

Wanita itu pun coba mempertahankan tas sandang yang berisi sejumlah uang tersebut. Saat itulah, pria tersebut langsung mengeluarkan sebilah parang lalu menebas tangan Erdina.

Sabetan parang tepat mengenai 4 jari wanita tersebut. Spontan, Erdina menjerit kesakitan. Para pelaku pun langsung tancap gas bersama tas sandang milik Erdina yang disebut berisi uang tunai Rp4 juta dan satu unit handphone. 

Warga yang melihat Erdina mengerang kesakitan kemudian membawanya ke RS Murni Teguh.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo ketika dikonfirmasi, mengaku kalau TKP kejadian merupakan wilayah hukum Polsek Media Area. “Wilayah Area. Dia (Kapolsek) lagi cek TKP itu. Coba tanya lagi,” kilah, Kompol Aris Wibowo.

Begitu halnya dengan Kapolsek Medan Area, Kompol Faidir Chaniago yang berulang mengatakan wilayah TKP merupakan masuk ke kawasan hukum Polsek Percut Sei Tuan.

“Kamu cek TKP dulu ini, saya lagi cek TKP juga disini bersama personel Jahtanras. Tadi pagi saya juga duluan ke rumah sakit. Kemari lah dulu ya, masyarakat ngomong wilayah Percut lampu merah Wahidin. Ini saya di TKP,” aku Faidir Chan.

Dari amatan wartawan di lokasi, terlihat para personel kepolisian Polsek Medan Area yang dipimpin Kompol Faidir Chaniago melakukan cek TKP dan menelusuri lokasi guna mencari tau CCTV dan saksi lainnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Nicolas Sidabutar, membenarkan kasus pembegalan tersebut. 

“Benar, kasusnya sedang didalami dan korban masih menjalani perawatan di RS Murni Teguh,” jelasnya. (asn)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Tangkap DPO Bandar Narkoba di Pantai Labu, Mobil BNNK Deliserdang Dirusak Massa, Tersangka Kabur Lagi!
BREAKING NEWS

Tangkap DPO Bandar Narkoba di Pantai Labu, Mobil BNNK Deliserdang Dirusak Massa, Tersangka Kabur Lagi!

Satu unit mobil personel BNNK Deliserdang, dirusak dan dibalikkan warga di Desa Regemuk, Kecamatan Pantai Labu, Rabu (5/8/2020) pagi. Kepala ...
Kenalan dari FB, Ajak Ketemu, Pria Asal Tanjung Morawa Ini Larikan Motor Milik 6 Wanita

Kenalan dari FB, Ajak Ketemu, Pria Asal Tanjung Morawa Ini Larikan Motor Milik 6 Wanita

Hati Sup, sempat berbunga-bunga ketika pria yang dikenalnya melalui Facebook mengajak bertemu alias copy darat. Tapi siapa nyana, hal itu ...
Pukuli Petugas Penagih Leasing PT ABC, Acong Ditangkap Polisi

Pukuli Petugas Penagih Leasing PT ABC, Acong Ditangkap Polisi

Deni Makmuruddin Harahap alias Acong (32), ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Batang Kuis, Selasa (4/8/2020) sekira pukul 21.30 Wib. Pria ...
Bonceng 4, Tak Awas Saat Belok, Mio Tabrak Truk Tangki, 2 Patah Kaki, 2 Lagi Luka-luka

Bonceng 4, Tak Awas Saat Belok, Mio Tabrak Truk Tangki, 2 Patah Kaki, 2 Lagi Luka-luka

Tiga perempuan dan seorang bocah berusia 7 tahun dilarikan ke Rumah Sakit Tere Margaret, Jalan Ringroad, Rabu (5/8/2020) sekira pukul ...
Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Kolam Tercemar Limbah Disebut dari PT Wika dan PT PP, Peternak Ikan di Biru-biru Merugi, Komisi II DPRD Deliserdang Turun Tangan

Sejumlah peternak ikan di Dusun III Kampung Tengah, Desa Biru-biru, Kecamatan Biru-biru mengaku merugi hingga puluhan juta rupiah. Pasalnya, puluhan ...
Buka Sampai Pagi, Lokasi Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa Dikawal Oknum Aparat

Buka Sampai Pagi, Lokasi Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa Dikawal Oknum Aparat

Judi tembak ikan kembali marak di Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang. Salah satunya terlihat di sebuah ruko berlantai tiga di Jalan ...
Loading...
Amazon right
Awie

Loading…