Kamis, 4 Juni 2020 | 07.15 WIB
Metro24Jam>News>Warga Kerasaan II Heboh, Bayi Perempuan Cantik Dibuang di Areal Kebun PT Sipef

Warga Kerasaan II Heboh, Bayi Perempuan Cantik Dibuang di Areal Kebun PT Sipef

Minggu, 26 April 2020 - 19:20 WIB

IMG-93227

Petugas medis dari Puskesmas Kerasaan saat mengevakuasi bayi dari lokasi temuan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Sesosok bayi baru lahir ditemukan di areal Perkebunan PT Sipef Blok N 04 Division III, Nagori Kerasaan II, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun, Minggu (26/4/2020) sekira pkl 14.40 Wib.

Kapolsek Perdagangan, AKP Supendi SH ketika mengonfirmasi adanya sosok bayi yang dibuang di areal perkebunan tersebut.

“Bayi perempuan, panjang 50 cm, berat 3.200 gram, tali pusar memanjang kira kira 5 cm,” katanya.

Menurut Supendi, bayi tersebut pertama kali ditemukan seorang warga bernama Fajar yang saat itu sedang mencari lidi dari pelepah sawit.

“Saksi kemudian mendengar suara tangisan bayi, lalu berusaha mencari arah suara,” jelasnya.

Temuan itu kemudian dilaporkan Fajar kepada sekuriti Perkebunan PT Sipef yang kemudian meneruskannya ke Kepala Kepolisian Sub Sekrot Kerasaan, Aiptu Manulang.

“Personel langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan petugas medis dari Puskesmas Kerasaan,” imbuh Supendi.

Selanjutnya, polisi dan petugas medis dari Puskesmas Kerasaan mendatangi lokasi dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kita masih menyelidiki orangtua pembuang bayi,” pungkasnya.

Sementara itu, kabar tersebut saat ini sudah viral di media sosial Facebook melalui akun Rara Caramoy.

“Telah dibuang bayi perempuan di perkebunan kerasaan. Ya Allah, sedih kali lihatnya. Dimanalah otaknya ortunya buang bayi cantik putih gini, astagfirullah. Kalau kamu gak sanggup buat urusin, bagus kasihkan orang aja, jangan dibuang seperti sampah gini, astagfirullah. Buat ortu yg buang bayi imut gak bersalah. Ini apa sih yang di pikirannya? Kenapa sih tega masih banyak loh yang mau urusin bayi imut ini. Aku sebagai seorg ibu sedih kali liatnya,” tulis akun Rara Caramoy sebagai caption.

Postingan itu pun mendapat tanggapan dari ratusan pembaca. Hingga pukul 19.10 Wib, setidaknya unggahan penemuan bayi itu sudah dibagikan sebanyak 855 kali.

“Masih banyak yang pengen punya anak tapi gak bisa, ini malah dibuang anaknya. Kalo gak mau ngurus, jangan dibuat,” ketus seorang netizen. (Age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Pegang Sabu di Depan Kantor Notaris, Didatangi Polisi Pria Ini Mendadak Gugup, Terciduk!

Satres Narkoba dan Unit Paminal Polres Humbahas menangkap seorang pria diduga penyalahguna shabu-sabu, Rabu (3/6/2020) sekira pukul 08.25 Wib.Haposan Bemfie ...
Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Pulang Minum Tuak, Buruh Pabrik Batu-bata Terjerembab ke Parit Kebun PTPN II, Tewas!

Seorang pria ditemukan sudah tak bernyawa di dalam parit, di kawasan Afdeling II, Perkebunan PTPN II Tajung Garbus, Desa Tanjung ...
Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Dituding Potong Honor TKS dan Dana Proyek, Kadis Pertanian Batubara Membantah

Beredar kabar adanya dugaan pungutan liar pemotongan honor Tenaga Kerja Sukarela (TKS) dan Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Pertanian Kabuparen ...
Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Ancam Ibu Kandung Pakai Pisau, Diboyong ke Kantor Polisi, Pemuda Ini Mengaku Salah

Gara-gara permintaannya untuk menjual rumah tak diindahkan, seorang pemuda di Jalan Jati, Desa Sei Mencirim, nekat mengancam ibunya dengan sebilah ...
Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Rencana Bawa 1 Kg Sabu ke Jambi, Pengedar Asal Aceh Ditembak Mati di Medan

Personel Patumbak Polrestabes Medan menembak mati seorang pengedar sabu-sabu Selasa (2/6/2020) malam. Pria itu ditangkap di Jalan Sisingamangaraja Medan, tepatnya ...
Nelayan Pagurawan Dibacok Tetangga Hingga Kritis, Katanya Masuk Rumah Tak Permisi

Nelayan Pagurawan Dibacok Tetangga Hingga Kritis, Katanya Masuk Rumah Tak Permisi

Seorang pria yang berprofesi sebagai nelayan kritis setelah dibacok tetangganya di Jalan Pelita, Lingkungan III, Kelurahan Pagurawan Kecamatan Medang Deras, ...
Loading...
Irwa Zaini
Dandim

Loading…