Senin, 6 April 2020 | 02.08 WIB
Metro24Jam>News>Buruh Bekerja Tanpa APD, PTPN III Kebun Bangun Tidak Tanggap Ancaman Covid-19?

Buruh Bekerja Tanpa APD, PTPN III Kebun Bangun Tidak Tanggap Ancaman Covid-19?

Jumat, 27 Maret 2020 - 09:44 WIB

IMG-91395

Salah seorang buruh panen terlihat bekerja tanpa alat pelindung diri. (Suhendra/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III Kebun Bangun dinilai kurang peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), baik itu bagi karyawan di kantor, maupun pekerja di lapangan.

Di tengah mewabahnya Covid-19, PTPN III Kebun Bangun masih terus melakukan operasional lazimnya hari-hari sebelumnya. Para karyawan tetap bekerja seperti biasa.

Ketegasan juga tidak terlihat disampaikan kepada vendor yang bekerja di lapangan. Sejumlah pekerja pemanen sawit terlihat bekerja tanpa Alat Pelindung Diri (APD).

Salah seorang pekerja vendor mengaku bahwa mereka tidak mendapat alat pelindung diri (APD) yang sangat dibutuhkan dalam bekerja.

“Masker pun tak ada sampai saat ini. Harusnya perusahaan memberikan APD dan peralatan bagi pekerja seperti kami ini. Apalagi, di tengah mewabahnya virus corona (Covid-19) ini,” sebut seorang pekerja di lokasi panen sawit, Rabu (25/3/2020).

Menurut pria yang minta namanya tidak ditulis itu, sebelumnya juga mereka tidak menerima alat pelindung diri untuk bekerja, seperti helm, sepatu, safety belt atau sabuk pengaman untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Sementara itu, seorang karyawan lainnya mengatakan, di tengah mewabahnya Covid-19, perusahaan sampai saat ini belum memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah.

“Padahal, penyebaran virus corona ini sudah bikin kita takut, tapi alat pelindung diri (APD) dan masker tak juga diberikan perusahaan. Bahkan kami masih bekerja seperti biasa,” katanya kepada Metro24jam.com.

Terkait hal ini, manajer PTPN III Kebun Bangun Ir Sarif Emil, ketika dikonfirmasi melalui Asisten Pengamanan Kebun (PTPN) PTPN 3 Bangun, Donni mengatakan Alat Pelindung Diri (APD) karyawan belum berubah.

“Terkait penyebaran virus Covid-19, APD karyawan belum berubah, demikian.Boleh dijelaskan APD seperti apa yang dimaksud..?” Jelasnya sembari kembali bertanya.

“Sejauh ini, karyawan PTPN III masih menggunakan APD yang sama, sesuai jabatan dan risiko kerja masing-masing, dan APD tersebut disediakan oleh perusahaan,” sambungnya lagi.

Namun, ketika Metro24jam.com mengirimkan foto dokumentasi seorang pekerja transportasi yang bekerja tanpa APD di lingkungan kerja karyawan PTPN III, pria yang baru menjabat di lingkungan PTPN III Kebun Bangun itu tak bersedia memberikan penjelasan lanjut. Padahal, dari status pesan WhatsApp yang dikirimkan, terlihat sudah dibaca. (age)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...