Senin, 6 April 2020 | 02.48 WIB
Metro24Jam>News>Bohongi Orangtua, Siswi SMA di Solok ‘Digarap’ 5 Pemuda di Lapangan Bola

Bohongi Orangtua, Siswi SMA di Solok ‘Digarap’ 5 Pemuda di Lapangan Bola

Jumat, 27 Maret 2020 - 08:38 WIB

IMG-91380

Ilustrasi. (Ist)

Loading...

SOLOK, metro24jam.com – Libur selama 14 hari sebagai kebijakan pemerintah agar warga mengarantina diri di rumah dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona, ternyata dimanfaatkan Peyek (nama samaran) untuk berpacaran.

Siswi SMA di Solok ini rela membohongi orang tuanya agar bisa bermalam. Tak taunya, remaja berusia 17 tahun malah ‘digarap’ sang pacar bersama teman-teman di Lapangan Bola.

Melansir Tagar.id, Kamis (26/03/2020) jam 17:00 WIB, peristiwa memilukan ini terjadi, Ahad (22/03/2020) dini hari di lapangan bola kaki di Kenagarian Salayo, Kabupaten Solok.

Sebelumnya, Sabtu (21/03/2020), Peyek minta izin pada orangtuanya untuk menginap di rumah teman demi bisa pergi berpacaran dengan HZ (24) yang baru dikenalnya dua pekan lalu via WhatsApp.

Puas jalan-jalan keliling Solok dan sekitarnya, hari mulai gelap. HZ mengarahkan perjalanan mereka menuju lapangan bola kaki di Kenagarian Salayo. Di sana dua sejoli ini bertemu dengan teman-teman.

Kelompok pemuda ini kemudian pesta minuman keras yang membuat otak HZ jadi senget. Dengan bantuan teman-temannya, ia sukses menggagahi Peyek sampai lemas. Tak sampai di situ, setelah lelah melampiaskan nafsunya, HZ mengoper Peyek kepada ZF (18), RR (20), SJ (20) dan AR (19). Di lokasi yang sama ada GML (16), yang ibaratnya jadi hakim garis, karena tak ikut ‘main’, ia hanya mengawasi.

Puas menerobos pertahanan Peyek, para pemuda itu akhirnya membubarkan diri. Tinggallah Peyek yang menyesali perbuatannya karena membohongi orang tuanya. Dengan perasaan yang hancur karena dikhianati pujaan hati, ia kemudian membulatkan tekad melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada orangtuanya.

Ibarat petir di siang bolong, betapa hancur hati orangtuanya saat mendengar peristiwa itu. Akhir mereka membuat laporan ke Polres Solok. Tak butuh waktu lama, Senin (23/03/2020), kelima pelaku diamankan dari kediaman masing-masing.

“Benar kami mengamankan beberapa orang yang terkait dengan peristiwa itu, namun dari pemeriksaan sementara hanya lima orang yang pelakunya, tapi satu orang hanya menyaksikan saja. Tapi tetap akan kami dalami. Para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka daj dijerat dengan undang-undang perlindungan anak,” kata Kasat Reserse Kriminal Polres Solok Akhmad Deny Hamdani. (fth)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...