Senin, 6 April 2020 | 02.30 WIB
Metro24Jam>News>Keluarga Siapa? Wanita Ini Ditemukan Tewas di Kawasan Fly Over Jamin Ginting

Keluarga Siapa? Wanita Ini Ditemukan Tewas di Kawasan Fly Over Jamin Ginting

Kamis, 26 Maret 2020 - 19:55 WIB

IMG-91355

Wanita tanpa identitas saat ditemukan di seputaran Fly Over Jamin Ginting. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Warga di seputaran persimpangan Jalan Jamin Ginting/AH Nasution, tepatnya di bawah Fly Over Jamin Ginting, dikejutkan dengan temuan sesosok mayat wanita tanpa identitas, Kamis (26/3/2020) sekira jam 02.30 Wib.

Temuan itu membuat warga semakin was-was, karena dari mulut wanita yang mengenakan kaos warna coklat dengan celana jeans tersebut, terlihat mengeluarkan darah.

Sontak, kondisi tersebut membuat sejumlah warga berspekulasi bahwa wanita itu diduga meninggal dunia karena terinfeksi Covid-19 yang tengah mewabah.

Salah satu warga di sekitar lokasi mengatakan, sebelum ditemukan tewas, wanita itu terlihat duduk bersama dua pria yang tak dikenalnya.

“Perempuan itu bersama 2 laki-laki bertengkar. Cuma aku gak mau mencampuri mana tau mereka keluarga dan suami istri. Jadi aku gak hiraukan. Tiba-tiba aku balik lagi, sudah ada mobil patroli polisi di situ dan dia sudah meninggal,” kata pria paruh baya yang mengaku saat itu sedang ronda di sekitar lingkungan tersebut.

Personel Unit Sabhara Polsek Delitua yang sedang patroli di seputar lokasi kemudian menemukan wanita itu sudah terkapar. Selanjutnya petugas yang menemukan langsung melaporkan temuan itu ke atasannya dan berkoordinasi dengan tim Inafis Polrestabes Medan untuk melakukan olah TKP.

Tim Inafis Polrestabes Medan yang tiba di lokasi kemudian memastikan bahwa wanita itu meninggal dunia. Namun, dari pakaiannya tidak ditemukan satu pun identitas diri maupun ponsel.

Selanjutnya, jasad wanita itu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk proses otopsi.

Kapolsek Delitua, AKP Zulkifli Harahap, saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020) siang mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian tersebut.

“Belum tau kita, dibunuh atau jatuh. Kita masih selidiki dan cari tau identitasnya. Karena sampai sekarang identitasnya belum diketahui dan belum ada pihak keluarga yang datang ke rumah sakit Bhayangkara Medan,” katanya.

“Saat ini jenazah masih di RS Bhayangkara Medan. Kita juga masih mencari saksi karena belum ada saksi yang diperiksa,” pungkas mantan Wakapolsek Medan Helvetia dan Kanit Reskrim Polsek Percut Sei Tuan itu. (asn)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...