Senin, 6 April 2020 | 01.40 WIB
Metro24Jam>News>Sempat Dirawat di RSUP Adam Malik, Asisten Pemerintahan Setdako Medan Meninggal Dunia

Sempat Dirawat di RSUP Adam Malik, Asisten Pemerintahan Setdako Medan Meninggal Dunia

Kamis, 26 Maret 2020 - 08:26 WIB

IMG-91330

Drs Musaddad Nasution semasa hidup. (pemkomedan.go.id)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Asisten Pemerintahan Setdako Medan Musaddad Nasution, meninggal dunia Rabu (25/3/2020) sore, setelah sebelumnya sempat mendapat perawatan selama beberapa hari di RSUP Adam Malik.

Kabag Humas Pemko Medan, Arrahman Pane mengatakan, sebelum meninggal, almarhum diopname di RSUP Adam Malik Medan karena mengalami demam, batuk dan sesak nafas.

Informasi yang dihimpun, almarhum Musaddad dirawat di sana dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Meski begitu tidak ada penjelasan rinci terkait penyakit yang diderita, serta berapa lama Almarhum Musadddad dirawat di rumah sakit yang menjadi rujukan Covid-19 tersebut.

“Iya Pak Musaddad meninggal tadi sekira pukul 17:00. Untuk lanjutnya saya tidak tahu,” ujar Arrahman, mengutip Waspada, Rabu (25/3/2020).

Jenazah kemudian langsung dikuburkan pada Rabu (25/3/2020) malam. Petugas dari kecamatan kemudian menunggu di Perkuburan Muslim Sei Mati.

Sebelum dirawat di RSUP Adam Malik, almarhum disebut baru saja pulang melakukan perjalanan dinas ke Jakarta.

Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh Metro24jam.com dari warga di sekitar kediamannya di Komplek TVRI, Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung, almarhum baru saja pulang dari Inggris.

“Baru pulang dari Inggris menjenguk anaknya yang kuliah di sana,” katanya.

Sekadar informasi, sebelum menjabat Asisten Pemerintahan, almarhum Drs Musaddad menduduki beberapa jabatan penting, antara lain Kasat Pol-PP dan Plt Kadis Perdagangan.

Arrahman Pane menambahkan, 17 Maret 2020 lalu, almarhum Musaddad masih ikut apel di halaman Kantor Walikota Medan.

“Waktu apel 17 Maret lalu almarhum masih ikut. Waktu itu beliau sudah ada keluhan sakit demam dan sudah berobat. Senin (23/3/2020) kemarin dirawat di [RSUP] Adam Malik dan tadi sore meninggal dunia,” katanya.

Plt Walikota Medan Akhyar Nasution juga disebut telah menginstruksikan agar ASN Sekretariat Pemko Medan yang belakangan ini sempat melakukan kontak dengan almarhum Drs Musaddad untuk segera diisolasi. Pasalnya, Almarhum Drs Musaddad diketahui masih kerja dan ikut apel di halaman Kantor Walikota Medan, Selasa (17/3/2020) lalu.

“Bagi ASN Pemko Medan yang belakangan ini ada berhubungan langsung dengan almarhum Drs Musaddad supaya diisolasi di rumah ataupun rumah sakit,” kata Kabag Humas Pemko Medan Arrahman Pane, kepada Waspada.co.id, Rabu (25/3/2020).(*/red)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...