Senin, 6 April 2020 | 02.31 WIB
Metro24Jam>News>Polsek Delitua Tahan 10 Terduga Usai Grebek Narkoba dan Judi, 4 Dipulangkan Diam-diam?

Polsek Delitua Tahan 10 Terduga Usai Grebek Narkoba dan Judi, 4 Dipulangkan Diam-diam?

Selasa, 24 Maret 2020 - 11:21 WIB

IMG-91251

RS (pakai jaket jeans biru) saat diamankan seusai penggrebekan, Kamis (5/3/2020) lalu. (ist/metro24jam.com)

Loading...

DELITUA, metro24jam.com – Empat dari 10 orang yang sempat diamankan personel Polsek Delitua dalam satu penggrebekan narkoba dan judi, dikabarkan sudah bisa kembali beraktifitas seperti biasa di rumah.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, Senin (23/3/2020) siang, salah satu terduga yang sebelumnya sempat ditahan adalah wanita berinisial RS, warga Jalan Bunga Rinte Ujung, Kelurahan Simpang Selayang, Medan Tuntungan.

Perempuan berperawakan gemuk ini sebelumnya diamankan personel Polsek Delitua yang saat itu melakukan giat Grebek Kampung Narkoba (GKN), Kamis (5/3/2020) sekira pukul 15.30 Wib.

Ketika itu, polisi mengamankan 10 orang di lokasi perjudian tembak ikan. Tiga di antaranya adalah wanita, termasuk RS. Selain itu, petugas juga mengamankan 2 unit mesin judi tembak ikan.

Hal itu sebelumnya diungkapkan Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Harahap dalam keterangannya, Kamis (5/3/2020) malam. Namun, beberapa hari kemudian, RS dan 3 orang lainnya ternyata sudah dipulangkan oleh oknum penyidik Unit Reskrim Polsek Delitua.

Hal itu diungkapkan salah seorang keluarga dari seorang terduga lain, yang sebelumnya ditahan bersama RS.

Wanita yang disebut-sebut sebagai penyedia tempat perjudian tembak ikan itu dikatakan dipulangkan dari sel tahanan Polsek Delitua setelah memberi sejumlah upeti kepada oknum penyidik.

“Masa cuma anak kami MR yang ditahan. Yang punya mesin-mesin tembak ikan itu dilepas. Padahal dianya (RS) yang kerjakan anak kami itu di situ. Dia sebenarnya yang punya lapak itu, tapi kok dilepas,” ungkap EP (52), keluarga dari tersangka Mawar.

Tak sampai di situ, mereka juga mengatkaan 3 tersangka lainnya juga sudah dipulangkan menyusul RS. Ketiga terduga disebut dipulangkan dengan alasan tidak terbukti ikut serta dalam perjudian tembak ikan tersebut.

“Padahal si RS ini bandar [narkoba] ini. Dia yang jadi target sama suaminya,” sebut EP lagi.

Kapolsek Delitua AKP zulkifili ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsap membantah bahwa RS adalah penyedia tempat judi tembak ikan. “Nggak benar itu,” jawabnya singkat, Senin (23/3/2020) sore.

Namun ketika ditanya kenapa RS tetap dipulangkan meski ditangkap di lokasi judi tembak ikan tersebut, mantan Wakapolsek Helvetia ini, tak lagi memberikan penjelasan. (Sam)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...