Senin, 6 April 2020 | 03.03 WIB
Metro24Jam>News>Kisruh DPRD Deliserdang, 6 Fraksi Mosi Tak Percaya ke Zakky, PPI Akan Lapor Polisi

Kisruh DPRD Deliserdang, 6 Fraksi Mosi Tak Percaya ke Zakky, PPI Akan Lapor Polisi

Senin, 23 Maret 2020 - 19:44 WIB

IMG-91207

Sebanyak 31 anggota DPRD Deliserdang menunjukkan surat mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD Zakky Shahri. (Fani Ardana/metro24jam.com)

Loading...

DELISERDANG, metro24jam.com – Kisruh pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPRD Deliserdang berbuntut panjang. Sebanyak 31 anggota DPRD Deliserdang yang tergabung dalam 6 fraksi melakukan mosi tak percaya terhadap ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri.

Hal itu diungkapkan saat rapat di aula Wing Hotel, Jalan Sultan Serdang, Kecamatan Batang Kuis, Deliserdang, Senin (23/3/2020).

Rapat dipimpin Wakil DPRD Deliserdang Amit Damanik, H Nusantara Tarigan Silangit dan Fraksi PDI-P, Golkar, PAN, NasDem, KBNR dan PPI.

Fraksi PKS sempat hadir dalam rapat tersebut, tetapi saat semua anggota DPRD Deliserdang lainnya menandatangani surat mosi tak percaya, mereka pulang satu persatu.

Setelah rapat selesai, sebanyak 31 Anggota DPRD Deliserdang menandatanganin surat mosi tidak percaya tersebut.

Wakil ketua DPRD Deliserdang Amit Damanik mengatakan, mosi tidak percaya ini dilakukan karena Zakky Shahri sebagai Ketua DPRD sejak pelantikan telah melanggar sumpah dan janji jabatan Tahtib dan kode etik DPRD.

Selain itu, Zakky dinilai tidak bekerja dengan sungguh sungguh dalam menegakan demokrasi, sehingga saat ini DPRD belum dapat melaksanakan tupoksi secara maksimal.

“Besok kami melaksanakan paripurna dan mosi tak percaya akan dibacakan. Dan perlu kami luruskan, paripurna 16 Desember 2019 lalu, Wakil Ketua DPRD Nusantara Tarigan bukan mengambil alih pimpinan sidang dari tangan Zakky, melainkan karena Ketua ‘Walk Out’. Kami Wakil DPRD bermusyawarah agar paripurna dipimpin Nusantara,” jelas politisi PDIP itu.

Sementara itu wakil Ketua DPRD Deliserdang Nusantara Tarigan Silangit mosi tidak percaya ini dilakukan karena sejak dilantik, Zakky dinilai tidak pernah berkoordinasi dan bekerjasama dengan anggota lainnya.

“Mosi tidak percaya ini nantinya akan menjawab polemik yang ada di DPRD Deliserdang agar masyarakat mengetahui,” tegas Nusantara.

Sedangkan Misnan Al-Jawi mengatakan Zakky Shari telah melangggar KUHP tentang pembohongan publik.

Misnan Al-Jawi mengatakan akan melaporkan Zakky Shahri ke pihak berwajib karena dianggap telah mencaplok dua anggota fraksinya untuk dimasukan ke AKD versi Zakky .

“Saya tidak pernah menyerahkan nama-nama anggota kami ke versi mereka. Dengan dicaploknya anggota kami, ini telah melanggar KUHP Pasal 226 tentang Pembohongan Publik. Kami telah menyusun draf dan akan kami laporkan,” tegasnya.

Sedangkan dari Imran Obos dari Fraksi PAN menyebutkan, bahwa paripurna yang digelar Zakky dinilai telah memainkan lembaga negara.

“Ini seperti menggelar paripurna pribadi dengan surat tanpa stempel, tidak ada mejanisme. Surat mosi tidak percaya ini akan kami kirim kepada yang berkompeten seperti Mendagri, Gubsu dan DPP Gerindra, agar Zakky Shahri dievaluasi,” tegasnya.

Terpisah, Zakky Shahri saat dikonfirmasi Metro24jam.com via WhatsApp mengaku tidak bisa memberikan tanggapan lebih jauh terkait hal itu.

“Apa yang saya lakukan. Kalau menurut kawan-kawan saya salah ikuti aturan dan arahan Dirjen Otda, ya gak tau lagi, apa yang mau ditanggapi,” jawabnya singkat. (fan)

BACA JUGA:
AKD Sah, 6 Fraksi Sesalkan Tindakan Ketua DPRD Deliserdang, Paripurna Memanas

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...