Senin, 6 April 2020 | 03.13 WIB
Metro24Jam>News>Sudah Divonis 15 Tahun Penjara, Mafia Narkoba Medan Dijerat UU TPPU, Harta Rp8 M Disita

Sudah Divonis 15 Tahun Penjara, Mafia Narkoba Medan Dijerat UU TPPU, Harta Rp8 M Disita

Jumat, 20 Maret 2020 - 11:01 WIB

IMG-90980

Kombes Pol Edizon Isir saat memapatkan harta benda milik Zakir Husin yang disita. (ist/metro24jam.com)

Loading...

MEDAN, metro24jam.com – Satres Narkoba Polrestabes menjerat bandar narkoba Zakir Husin alias Zakir Usin alias ZH (47) dengan Undang-undang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Berdasarkan penyelidikan, polisi akhirnya menyita seluruh harta benda milik Zakir yang ditaksir mencapai Rp8 miliar.

Dengan ditetapkannya pria yang beralamat di Jalan Pelaminan, Kecamatan Medan Tuntungan/Jalan T Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Medan Polonia itu sebagai tersangka dalam tindak pidana pencucian uang, Zakir kembali terancam 20 tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jhonny Edizon Isir menjelaskan, harta benda yang disita dari Zakir Husin berupa 6 unit rumah dan bangunan. Sedangkan aset bergerak berupa, mobil.

“Aset tersangka yang di eksekusi yaitu, rumah di Jalan Flamboyan Medan Selayang, rumah di Jalan Setia Budi Baru, Komplek Arcadis Regency Medan Helvetia, rumah di Jalan Setia Budi Baru, Komplek Atria Regency Medan Helvetia, rumah di Jalan Balai Desa, Medan Polonia, eksekusi aset rumah di Jalan Starban Medan Polonia, tanah kosong di Jalan Balai Desa Medan dan 2 aset bergerak berupa 1 unit mobil, nopol BK 1831 QH, serta 1 unit mobil nopol BK 1691 OB,” rincinya.

Saat ini, lanjut Kombes Isir, berkas kasus TPPU Zakir dinyatakan telah lengkap (P21), sehingga tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke kejaksaan untuk menjalani proses persidangan.

“Di sini yang kita amankan ada 10 buku tabungan dari tersangka dan telah diblokir. Isinya sudah kosong,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Medan juga menerangkan kalau eksekusi aset milik bandar Narkoba ini merupakan kesuksesan pertama dalam pengungkapan TPPU kasus Narkoba pada tingkat Polres di Sumatera Utara.

Di samping itu, keberhasilan ini merupakan proses pengungkapan kolaborasi efektif dari Kejari Medan, PPATK dan penyedia jasa keuangan.

“Proses pengungkapannya gotong royong hingga asset yang diduga hasil tindak pidana bisa dikumpulkan dan akan dibuktikan pada persidangan nantinya,” pungkasnya.

Zakir Husin sebelumnya dikenal sebagai bandar besar yang memasok narkoba di 4 wilayah Kota Medan, yaitu Kampung Sejahtera (Eks Kampung Kubur), Mangkubumi, Masjid Taufik dan Polonia.

Pria itu ditangkap Timsus Satres Narkoba Polrestabes Medan di Jakarta pada 27 September 2018 silam.

Selanjutnya, Zakir divonis bersalah oleh hakim di Pengadilan Negeri Medan yang menjatuhkan hukuman 15 tahun pidana penjara dan denda Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan, Rabu (3/7/2019) lalu.

Meski sempat mengajukan banding, hakim di Pengadilan Tinggi Medan akhirnya mengukuhkan hukuman itu sesuai putusan PT Medan Nomor: 925/Pid.Sus/2019/PT MDN Tahun 2019 dan dibacakan pada tanggal 4 September 2019. (asn)

BACA JUGA:
Vonis Bertambah Jadi 15 Tahun Penjara, Bandar Narkoba Medan Ajukan Banding

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

PHDI Sumut & Medan Bagikan 1000 Botol Hand Sanitizer, 1 Ton Beras dan Semprot Disinfektan  

Dukung program pemerintah memerangi wabah Corona Virus Disease (Covid-19), Keluarga Besar Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut dan Medan membagikan ...
Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Di Tengah Wabah Covid-19, 2 Bandar Judi Togel Asal Medan Disebut Launching di Simalungun

Sejumlah warga di Kabupaten Simalungun mengaku resah dengan semakin maraknya judi Toto Gelap alias Togel dan KIM Hongkong. Para bandar ...
Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Pembunuhan di Dolok Sanggul, Pelaku Diduga Psikopat Sempat Sodomi Korban

Tak terlihat penyesalan dari Juprianto Munthe saat ditangkap polisi usai membunuh Dimpu Munthe (13), Kamis (2/4/2020) kemarin. Ketika disidik maupun ...
Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Pulang Beli Sabu dari Jalan Jermal XV Dibuntuti Tekab Medan Baru, Pria Ini Gagal ‘Fly’

Tom Paulus Situmorang (28) terpaksa tepuk jidat. Bagaimana tidak? Pria yang beralamat di Jalan Tangguk Bongkar 6, Medan Denai itu, ditangkap ...
Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Pengelola e-Waroeng di Batubara Akui Terpaksa Terima Pasokan Bahan Pangan Kedaluarsa

Sejumlah pihak di Kabupaten Batubara diduga telah memanfaatkan rakyat miskin untuk meraup keuntungan ratusan juta setiap bulannya dengan mengatur pembelian ...
Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Remaja 13 Tahun Dibunuh di Dolok Sanggul, Dubur Ditusuk Kayu Lalu Dibenam ke Lumpur, Ini Motifnya!

Dalam waktu singkat, tim gabungan dari Sat Reskrim Polres Humbahas dan Unit Reskrim Polsek Dolok Sanggul berhasil mengungkap kematian Dimpu ...
Loading...