Selasa, 7 Juli 2020 | 09.17 WIB
Metro24Jam>News>Hendak Hadiri Pesta di Siantar, Pasutri Asal Kalimantan Kehilangan Koper Pakaian dari Bagasi Bus Paradep, Manajemen: Berdoalah Kita

Hendak Hadiri Pesta di Siantar, Pasutri Asal Kalimantan Kehilangan Koper Pakaian dari Bagasi Bus Paradep, Manajemen: Berdoalah Kita

Jumat, 6 Maret 2020 - 20:38 WIB

IMG-89989

Wilmar (pakai topi putih) bersama istrinya di Loket Bus Paradep Siantar. (Zega/metro24jam.com)

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Wilmar Situmorang dan istrinya, merasa sangat kecewa dengan layanan yang diberikan Bus Paradep yang membawa mereka dari Bandara Kuala Namu ke Pematang Siantar.

Pasalnya, setiba di Kota Pematang Siantar, pasutri yang baru tiba dari Trenggano, Kalimantan Barat itu kehilangan sebuah koper berisi pakaian dari bagasi Bus Paradep yang mereka tumpangi, Jum’at (6/3/2020) sekira pukul 17.00 Wib.

Hal itu baru diketahui Wilmar saat dia dan istrinya turun dari Bus Paradep jurusan Bandara Kuala Namu-Pematang Siantar, di Jalan Sutomo, Kelurahan Pahlawan, Siantar Timur.

“Kami baru sampai dari Trenggano, Kalimantan Barat di Bandara Kuala Namu menumpang pesawat Lion Air.¬†Setelah sampai di Bandara kami membawa tas dan koper menaiki Bus Paradep, karena kami juga ditawarkan oleh kondekturnya,” kata Wilmar saat ditemui di Loket Bus Paradep.

Setelah menerima tawaran sang kondektur bus, Wilmar kemudian menyerahkan tas dan koper warna hitam miliknya, untuk dimasukkan ke bagasi Bus Paradep yang akan mereka tumpangi.

Menurut Wilmar, biasanya jika datang ke Siantar, dia selalu menumpang taksi dari Bandara. Kali ini kedatangan mereka untuk menghadiri acara pesta keluarga di Pematang Siantar.

“Karena saya ingin memberikan kejutan kepada keluarga saya, jadi saya naiklah. Lagian, sekali-sekalinya naik bus,” imbuhnya.

“Tapi pas sampai sini (Loket Paradep), saya minta koper saya yang warna hitam, kondekturnya bilang tidak ada koper saya. Kemudian mereka bilang kalau tas miliknya kemungkinan dibawa penumpang lain,” ujarnya.¬†

Menurut Wilmar, isi koper tersebut hanya jas dan kebaya yang rencananya akan dipakai pada saat pesta nanti.

Lantaran sang kondektur Bus Paradep merasa yakin jika koper milik Wilmar terbawa orang lain, dia pun coba mencarinya. Namun, ketika kembali ke Loket Bus Paradep, sang kondektur tetap tidak membawa apa-apa. 

Akibatnya, suasana pun sempat tegang, karena Wilmar merasa keberatan dengan kehilangan itu.

Salah seorang staf Paradep yang diketahui bernama Abdul kemudian berjanji akan mencari koper milik Wilmar dan meminta waktu satu hari.

“Berilah kami waktu sampai besok, berdoalah kita agar kopernya bapak ini ketemu. Kami pun tidak ingin kejadian ini menimpa sama kami,” kata Abdul kepada Wilmar. (zeg)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Saksi Pembunuhan Ditahan Selama 5 Hari, Warga Geruduk Mapolsek Percut Sei Tuan

Saksi Pembunuhan Ditahan Selama 5 Hari, Warga Geruduk Mapolsek Percut Sei Tuan

Ratusan warga Jalan Sidomulyo, Desa Bandar Klippa, berunjukrasa ke Mapolsek Percut Sei Tuan, Jalan Letda Sujono, Medan, Senin (6/7/2020) sore. ...
Ibu dan Anak Asal Balige Dinyatakan Positif, Pasien Covid-19 di Toba Bertambah 2 Orang

Ibu dan Anak Asal Balige Dinyatakan Positif, Pasien Covid-19 di Toba Bertambah 2 Orang

Dua warga asal Kelurahan Sangkar Nihuta, Kecamatan Balige, dinyatakan positif Covid-19, Senin (6/7/2020). Kedua pasien tersebut, RMS (43) dan RS ...
Fortuner Oleng Tabrak Pohon Lalu ‘Disambut’ Innova (Katanya Rombongan Sekwan DPRD SU), TKP: Jalinsum Batubara

Fortuner Oleng Tabrak Pohon Lalu ‘Disambut’ Innova (Katanya Rombongan Sekwan DPRD SU), TKP: Jalinsum Batubara

Dua unit mobil bertabrakan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Petatal, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Senin (06/07/2020), sekira pukul 16:30 ...
Tunggu Pembeli Sabu Sambil Jongkok di Jalan TVRI Siantar, Pria Ini ‘Pasrah’ Disergap Polisi

Tunggu Pembeli Sabu Sambil Jongkok di Jalan TVRI Siantar, Pria Ini ‘Pasrah’ Disergap Polisi

Satuan Narkoba Polres Pematang Siantar kembali menangkap seorang pengedar sabu-sabu, Minggu (5/7/2020) malam. Tersangka bernama Suranta (44), diciduk polisi tak ...
Tuntut Rekan Mereka yang Sudah Sebulan Dirawat Dipulangkan, Warga Tanjung Hataran Unjukrasa ke RSUD Perdagangan

Tuntut Rekan Mereka yang Sudah Sebulan Dirawat Dipulangkan, Warga Tanjung Hataran Unjukrasa ke RSUD Perdagangan

Ratusan warga Nagori (Desa) Tanjung Hataran, Kecamatan Bandar Huluan, berunjukrasa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan, Kecamatan Bandar, ...
Ditangkap Pegang Sabu-sabu, ASN Pemko Siantar Divonis 5,5 Tahun Penjara

Ditangkap Pegang Sabu-sabu, ASN Pemko Siantar Divonis 5,5 Tahun Penjara

Hakim Pengadilan Negeri (PN) Siantar menjatuhkan vonis 5 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa Nurita Ningsih Hasibuan alias Ningsih (52). Wanita ...
Loading...
Awie

Loading…