Rabu, 26 Februari 2020 | 14.33 WIB
Metro24Jam>News>Hanyut Saat Mandi Hujan di Saluran Irigasi, Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Hanyut Saat Mandi Hujan di Saluran Irigasi, Bocah 5 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Februari 2020 - 13:32 WIB

IMG-88780

Jenazah Andre saat ditemukan. (ist/metro24jam.com)

Loading...

SIMALUNGUN, metro24jam.com – Anderson Situmorang alias Andre (5), bocah yang sebelumnya dilaporkan hanyut di aliran irigasi Dusun II Nagori Palianaopat, Kecamatan Dolok Panribuan, Simalungun akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Sabtu (15/2/2020), sekira pukul 6.45 Wib.

Jenazah Anderson langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat untuk visum sebelum dibawa ke rumah duka untuk prosesi pemakaman.

Tragedi itu berawal ketika Anderson bersama abangnya Desmon Situmorang (7) dan seorang teman mereka Satrio Siahaan (8), mandi hujan di saluran irigasi, persis di depan kedai tuak Situmorang.

Kapolsek Dolok Panribuan AKP H Sinambela, dalam keterangannya mengatakan, saat sedang asyik mandi-mandi, tiba-tiba Anderson terpeleset dan terbawa arus air irigasi yang memang cukup deras karena sedang turun hujan.

Abang kandung Anderson yang sedang bermain di saluran irigasi tak sanggup menyelamatkan adiknya itu.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan pangulu dan diteruskan kepada pihak kepolisian dan koramil setempat.

Tim gabungan BPBD Simalungun, Basarnas, polisi dan TNI serta masyarakat Dusun II Nagori Palianaopat Kecamatan Dolok Panribuan melakukan pencarian sejak Jum’at (14/2/2020) sore kemarin.

“Diduga korban hanyut terseret arus air bawah irigasi. Korban ditemukan berjarak sekitar 600 meter dari lokasi awal dilaporkan hanyut. Pihak keluarga korban meminta agar kepolidian tidak melakukan otopsi jenazah,” jelasnya.

“Rencananya korban akan dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Nagori Palianaopat, Dolok Panribuan, Sabtu (15/2/2020) sekira pukul 14.00 Wib sore ini,” pungkas Sinambela. (Age)

BACA JUGA:
Mandi di Sungai Sibaragas Saat Hujan Deras, Bocah 5 Tahun Hanyut

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...