Rabu, 26 Februari 2020 | 13.36 WIB
Metro24Jam>News>Wabup Deliserdang Perintahkan Camat Pro Aktif Soal Sampah

Wabup Deliserdang Perintahkan Camat Pro Aktif Soal Sampah

Sabtu, 15 Februari 2020 - 12:02 WIB

IMG-88763

Wabup Yusuf Siregar saat memberikan penjelasan soal sampah kepada wartawan. (Fani Ardana/metro24jam.com)

Loading...

DELISERDANG, metro24jam.com – Wakil Bupati HM Ali Yusuf Siregar merintahkan kepada seluruh camat agar proaktif soal sampah. Persoalan sampah sangat serius dan harus segera diatasi dengan cepat .

“Ya tadi kita usai rapat soal sampah, ada beberapa camat tadi yang kita panggil dan OPD terkait. Saya meminta agar persoalan sampah ini semua harus proaktif dan segera diatasi,” tegas Yusuf Siregar usai memimpin rapat soal sampah di Kantor Bupati Deliserdang, Jum’at (14/2/2020).

Ia mengatakan bahwa rapat tersebut untuk menyelesaikan persoalan sampah yang sekarang agak terkendala karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang di Desa Tadugan Raga, Kecamatan STM Hilir terpaksa ditutup karena sudah penuh dan dialihkan ke Desa Namurube Julu, Kutalimbaru.

“Kendala dari kecamatan, jarak untuk membuang sampah semakin jauh. Sehingga kendaraan sampah agak lama sampai ke TPA. Ada juga kecamatan yang unit kendaraan sampahnya sedikit, belum lagi BBM-nya pasti nambah serta perawatan mobil sampah tersebut. Untuk itu kita berharap agar persoalan sampah ini bisa cepat teratasi,” sebutnya.

Yusuf juga mengatakan bahwa di TPA yang lama di STM Hilir juga akan dibangun TPA baru yang anggarannya dari kementerian.

“Tadi, kami juga membahas bagaimana mendorong agar kementerian segera membangun TPA di dekat lokasi yang lama di STM Hilir juga,” tandas Yusuf.

Senada dengan Wabup, Kadis Lingkungan Hidup Artini Marpaung juga membenarkan bahwa TPA yang lama sudah over kapasitas.

“Sudah tidak bisa lagi untuk TPA yang di Tadugan Raga. Sudah ditutup karena kami tidak ingin terjadi hal hal yang tidak diinginkan, tapi sudah kita pindahkan ke Kecamatan Kutalimbaru,” kata Artini.

Sementara itu, Kadis Perkim Herry Lubis mengatakan bahwa pihaknya dalam hal ini sebagai penyedia alat untuk mengatasi sampah, seperti roll truck.

“Roll truck ini rencana akan disediakan, roll itu kalau gak salah ratusan jutaan anggarannya. Kami selalu mendukung untuk mengatasi persoalan sampah ini,” katanya.

Terpisah, Camat Lubukpakam Kurnia Boloni Sinaga mengatakan, bahwa kendala persoalan sampah adalah TPA yang begitu jauh, kendaraan serta optimalisasi terhadap Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Menurut Camat Kurnia, kendaraan sampah yang ada di Lubukpakam kondisinya 80 persen sudah rusak dan perlu perawatan. Saat ini ada 12 unit truk sampah untuk Kecamatan Lubukpakam.

“Jenis Fuso ada 3, Colt Diesel ada 8 dan satu pick up. Namun kondisinya 80 persen rusak sehingga ini sangat menjadi kendala kita,” tandasnya. (fan)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...