Senin, 13 Juli 2020 | 23.48 WIB
Metro24Jam>News>Pemkab Deliserdang akan Seragamkan Pakaian Honorer, Tidak Sama dengan ASN

Pemkab Deliserdang akan Seragamkan Pakaian Honorer, Tidak Sama dengan ASN

Jumat, 14 Februari 2020 - 13:54 WIB

IMG-88720

Wabup Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar dan staf dengan pakaian Korpri. (Fani Ardana/metro24jam.com)

Loading...

DELISERDANG, metro24jam.com – Pemerintah Kabupaten Deliserdang akan menyeragamkan pakaian yang dikenakan tenaga pembantu atau honorer. Kabag Organisasi Deliserdang, Remus Pardede mengatakan, seluruh honorer tidak lagi mengenakan seragam yang memakai lambang dan atribut PNS.

“Tahun ini semua nantinya honorer tidak lagi memakai seragam seperti ASN atau memakai atribut, seperti pin dan lambang ASN. Ini akan diberlakukan, mudah-mudahan rampung tahun ini, sehingga nanti di Pemkab bisa dibedakan, mana ASN dan honorer,” kata Remus.

Untuk membahas hal itu, pihaknya sudah memanggil dan mengundang seluruh sekretaris masing-masing dinas, badan ataupun pihak kecamatan.

“Untuk honorer, tidak boleh pakai atribut di bagian lengan baju dan dilarang pakai atribut seperti yang dipakai ASN. Kalau untuk papan nama tetap boleh untuk dipakai. Tapi ini bertahaplah diterapkan karena bisa belang juga bajunya kalau langsung dicopot atributnya,” sebutnya.

Ke depannya, lanjut Remus, ASN ataupun tenaga honorer wajib memakai badge nama. Penggunaan itu diwajibkan ketika berada di lingkungan kantor.

“Tapi, yang honorer nanti warna badge namanya beda dengan staf. Kemudian untuk staf juga berbeda warnanya dengan yang punya jabatan. Kartu pengenal ini wajib dipakai jadi ketika ada yang datang ke kantor, orang bisa tau identitasnya dan sebagai apa dia. Identitas publik tidak boleh disamarkan,” tegas Remus.

Diakuinya, penerapan peraturan itu tidak bisa bisa langsung serentak dijalankan, karena berbagai alasan.

“Sekarang ini, kan pakaian seragam ASN ataupun honorer warnanya belum sama. Kalau hari Senin dan Selasa, ada yang warnanya agak gelap dan ada yang terang,” sebut Remus.

“Kita ini tidak seperti TNI dan Polri yang pengadaan pakaiannya satu saja, makanya bisa berbeda-beda warnanya. Biar jangan bias, makanya kita buatlah pertemuan ini dan bisa diatur. Tidak langsung diberlakukan, karena ada yang sudah jahit pakaian. Pemborosan anggaran nanti,” katanya.

Sementara itu, untuk sekuriti yang ada di beberapa kantor, ke depannya tidak diperkenankan lagi memakai baju safari.

“Disepakati, bahwa ke depan harus memakai seragam sekuriti supaya bisa dibedakan dan mudah diketahui tamu. Untuk Rabu pakaian putih hitam dan untuk Kamis dan Jumat memakai pakaian batik tenun khas daerah. Jadi pemakaian baju dinas ASN memang sudah diatur oleh Permendagri nomor 6 tahun 2016,” tandasnya. (fan)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Kontak dengan Rektor USU di Acara Rapid Massal, Hasil Swab Bupati Deliserdang Negatif

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan menjalani swab test setelah sempat melakukan kontak fisik dengan Rektor USU Prof Runtung Sitepu, yang ...
Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Longsor Landa Desa Damak Maliho Bangun Purba, 4 Rumah Rusak, Seorang IRT Terluka

Curah hujan yang tinggi mengakibatkan longsor di permukiman warga di Dusun III dan V, Desa Damak Maliho, Kecamatan Bangun Purba, ...
Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Artis FTV Diamankan Bersama Pria di Hotel Bintang 5, Diduga Terlibat Prostitusi Online

Personel Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan artis FTV Hana Hanifah dari salah satu kamar hotel berbintang 5, Minggu (12/7/2020) di ...
Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga Minggu Foya-foya, 2 Pembobol Rumah di Jalan Pancasila Ditangkap Polisi

Tiga pekan berfoya-foya dengan hasil jarahannya, 2 pembobol rumah di Jalan Pancasila, Gang Sekolah, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan ...
3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

3 Jam Usai Curi Motor dari Depan Toko Ponsel di Lubukpakam, Pria Ini Ditangkap di Medan

Pria berinisial HP (27) ini--warga Dusun II, Desa Jati Seronoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang--tak sempat menikmati hasil kejahatannya. Personel Sat ...
Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Polair Polres Tanjungbalai Amankan Kapal Pembawa 500 Balpress di Kuala Sei Baru

Tim Gabungan Polair Polres Tanjungbalai dan BKO Pol Airud Poldasu bersama Bea Cukai Tanjungbalai dan BC Tanjungbalai Karimun mengamankan satu ...
Loading...
Awie

Loading…