Rabu, 26 Februari 2020 | 13.04 WIB
Metro24Jam>News>SD YPK Siantar Dibobol, 6 Laptop dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

SD YPK Siantar Dibobol, 6 Laptop dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

Jumat, 14 Februari 2020 - 11:16 WIB

IMG-88700

Pelaku pencurian yang terekam CCTV. (Zega/metro24jam.com)

Loading...

SIANTAR, metro24jam.com – Ruang guru dan ruang tata usaha SD Yayasan Pendidikan Keluarga (YPK) di Jalan Jawa, Kelurahan Banten, Siantar Barat, dibobol maling Kamis (13/2/2020), sekira pukul 01.00 Wib. Aksi pencurian itu pun, terekam kamera pengintai (CCTV) yang di pasang sekolah.

Informasi yang dihimpun Metro24jam.com, berdasarkan rekaman CCTV, awalnya pria itu berjalan sendiri dari arah Jalan Seram menuju ke SD YPK untuk memantau situasi sekitar. 

“Lewat dia (pelaku) jalan kaki dari jalan seram melihat ke arah sekolah.Pas kebetulan diatas gerbang sekolah ada kamera pengintai (CCTV) jadi terlihat bang,” kata salah seorang sekuriti sekolah, Iqbal.

Setelah menganggap situasi aman, pelaku yang terlihat memakai topi, jaket serta membawa tas ransel, memanjat pagar belakang sekolah. 

“Manjat dia dari belakang pagar belakang sekolah bang, habis itu dia langsung ke ruangan guru dan merusak jerjak jendela ruangan dengan gergaji. Setelah masuk ke dalam, ada 6 laptop milik guru, semua dimasukan ke dalam tas, sama chargernya,” ungkapnya.

Usai mengambil laptop itu, pelaku menggeser salah satu meja lalu diletakkan tepat di bawah jendela ruang tata usaha.

Selanjutnya, pria itu merusak jendela ruang tata usaha itu. Setelah masuk ke dalam, dari dalam ruangan tersebut, pelaku juga berhasil mengambil uang Koperasi Sekolah sebanyak Rp6.240.000.

Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya, membenarkan dengan adanya kejadian di SD YPK. 

“Tadi anggota sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat laporan dari pihak sekolah. Kita juga sudah memeriksa CCTV sekolah dan memang kita lihat pelaku sendirian saat melakukan aksinya. Untuk pihak sekolah juga telah membuat laporan tadi ke sini dan pelaku masih dalam lidik kita,” ucapnya. (zeg)

KOMENTAR ANDA
Loading...
Berita Lainnya
Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Belum Sempat Menjual, Wanita Asal Helvetia Ini Ketahuan Curi Perhiasan Majikan

Pariani (46), warga Jalan Mesjid, Medan Helvetia, yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Barat lantaran ...
Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Kecewa Ditinggal Putrinya, ‘Mandar Sabiji Pe Dang Adong Ditinggalhon’, Pria Asal Dairi Akhiri Hidup di Rumah Kontrakan

Warga Jalan Bunga Rinte, Lingkungan VIII, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, mendadak gempar, Selasa (25/02/2020) pagi, sekira pukul 06.30 Wib.‬  Pasalnya, ...
Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Kedapatan Bawa Test Pack, Siswi SMP di Lae Parira Ketahuan Dicabuli Ayah Tiri

Seorang pria di Desa Pandiangan, Kecamatan Lae Parira, Kabupaten Dairi diringkus personel Polsek Parongil setelah perbuatan bejar memperkosa anak tirinya ...
Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Heboh di Amplas! Jasad Bayi Dibungkus Kardus Mie dan Dibuang ke Tempat Sampah

Suasana di Jalan Tuar, Kecamatan Medan Amplas seketika heboh menyusul temuan sesosok orok bayi yang dibungkus dalam kardus mie instan ...
Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Sat Pol-PP Siantar Diminta Tata Ulang Lapak Pedagang di Parluasan

Lapak jualan para pedagang di Pasar Parluasan dinilai semrawut dan perlu penataan untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban di pasar tradisional ...
Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Modus Pacaran, Sering Beri Uang Jajan dan Diajak Jalan-jalan ke Siantar, Pria Ini Cabuli Gadis Putus Sekolah

Tua-tua keladi, begitu pepatah menggambarkan pria satu ini. Meski usianya sudah melewati setengah abad, JFM masih saja suka 'daun muda' ...
Loading...